DRAGON CHAIN EMPEROR

DRAGON CHAIN EMPEROR
Chp 68: Kisah Riona


__ADS_3

Tubuh kami diselimuti oleh lingkaran sihir ungu sama seperti sebelumnya, dan kami berdua langsung kembali ke timeline asal kami.


"River, apa kau baik-baik saja? Wajahmu sangat pucat."


Finley langsung mengujarkan kekhawatirannya setelah kami kembali, dia kemudian menuntunku untuk duduk di sofa.


"Jadi bagaimana hasilnya?" tanya Raymond penasaran dibarengi dengan anggukan Riona.


"... Semua yang dikatakan Clarion benar, aku memang anak dari Dewa Kegelapan dengan seorang manusia..." kataku.


"Dengan seorang manusia...?" gumam Raymond terlihat lebih kebingungan.


Tapi aku tidak berniat untuk menjelaskannya lebih lanjut dan mengalihkan pandanganku kepada Clarion yang sudah kembali ke tempat duduknya.


"Jadi apa yang kau inginkan dariku sebagai anak Dewa Kegelapan?" tanyaku.


Sebelumnya dia berkata sudah lama menungguku, jadi pasti ada sesuatu yang ingin aku lakukan.


"Pertanyaan bagus. Sebenarnya bukan aku yang menyuruhmu melakukan hal itu, melainkan ayahmu sendiri. Aku hanya bertugas untuk memberikan pesan kepadamu."


Aku menaikkan satu alisku kebingungan, "Apa yang dia inginkan dariku?" tanyaku.


"Dia ingin kau membebaskan dirinya dan ibumu." kata Clarion menatapku sambil tersenyum, sementara aku sedikit terkejut ketika mendengarnya.


"M- mereka masih hidup?"


"Tentu. Seorang Dewa tidak akan pernah bisa mati, dia hanya dikurung oleh sistem dunia sama seperti ibumu."


Setelah aku mengingatnya lagi, sistem dunia memang tidak membunuh ibuku melainkan menyerapnya ke dalam Orb itu.


"Tapi untuk melakukan itu tentunya kau harus berevolusi terlebih dahulu karena musuh yang akan kau hadapi adalah para Dewa dan Dewi. Tapi ... kau juga bisa membuat mereka berada di pihakmu." lanjut Clarion sekali lagi membuatku kebingungan.


Para Dewa dan Dewi jelas tidak akan pernah ingin bekerjasama denganku untuk menjatuhkan pencipta mereka yang sangat mereka hormati.


Sistem dunia menciptakan mereka secara spesial, tapi bersamaan dengan itu juga ia merenggut kebebasan mereka.


Sekarang aku mengerti apa maksud perkataan Clarion, dia ingin aku membujuk para Dewa dan Dewi agar mau menjatuhkan sistem dunia bersamaku.


Jika itu berhasil maka mereka juga pasti akan mendapatkan kebebasan yang selama ini mereka impikan....


"Aku mengerti maksudmu." kataku sambil tersenyum.


Clarion juga tersenyum dan berkata: "Kalau begitu tidak usah buang-buang waktu lagi, kalian harus bergerak secepatnya ke pegunungan gelap dan menghabisi mengambil alih posisi Dewa Kegelapan palsu."


'Dewa Kegelapan palsu?'


Seolah tahu kebingunganku, Clarion langsung memberikan penjelasan.


"Semenjak Dewa Kegelapan mendapatkan hukumannya, tidak ada lagi orang yang bertugas untuk membawa malam hari ke dunia ini. Jadi sistem dunia mencari orang lain sebagai penggantinya dan kami menyebutnya sebagai Dewa Kegelapan palsu."


"Jadi aku harus mengalahkannya dan merebut posisinya?" ucapku menebak kelanjutan penjelasan Clarion.


"Itu benar ... tapi aku mendapat informasi jika orang itu telah mendapatkan dukungan dari salah satu Demon Ancestor-"


"Demon Ancestor Simon!" teriak Riona memotong perkataan Clarion.


"Bisakah kalian berhenti memotong perkataanku?" gerutu Clarion kesal.


Lupakan tentang itu, saat aku memikirkan perkataan Riona, aku mulai mengingat jika Demon Ancestor Simon pernah berkata jika ia menunggu kedatangan kami di Kekaisaran Dewa Kegelapan.

__ADS_1


Jadi sudah pasti dia bersekongkol dengan Dewa Kegelapan palsu.


"Kurasa sudah cukup untuk hari ini. Sekarang hari sudah gelap, kalian bisa bermalam di istana ini dan melanjutkan perjalanan besok dengan ditemani oleh orang kepercayaanku." kata Clarion.


"Kalau begitu kami akan menerima tawaranmu dengan senang hati." jawabku.


Setelah menghabiskan malam dengan tidur di alam liar yang penuh dengan bahaya, akhirnya kami bisa tidur dengan nyenyak malam ini.


Walaupun aku tahu pasti tidak akan bisa tidur karena ingat dengan kejadian tadi yang sangat membekas di kepalaku.


...


...


...


Dan benar saja, "Aku tidak bisa tidur..."


Dengan membolak-balikkan tubuhku di kasur empuk itu, aku berniat mencari pose tidur yang nyenyak dan nyaman. Tapi aku tidak bisa melakukannya.


Mengingat harapan terakhir ibuku yang menginginkan kami hidup bahagia layaknya sebuah keluarga selalu menggangu pikiranku.


Aku mulai bertanya-tanya apakah aku bisa mengemban tugas besar untuk menyatukan kembali keluarga kami....


Padahal aku sudah berkembang pesat seperti ini, tapi musuh baru yang lebih besar selalu muncul berdatangan.


Awalnya aku mengira jika 5 entitas tertinggi adalah musuh utamaku, tapi ternyata itu salah karena masih ada yang jauh lebih kuat.


Itu adalah sistem dunia....


'Lebih baik aku mencari udara segar...' pikirku yang tidak kunjung bisa tidur.


Langit malam di tempat ini terasa lebih gelap daripada di tempat asalku, bahkan tidak ada satupun bintang di langit, yang ada hanyalah bulan merah darah yang menunjukkan kekejaman di dalamnya.


Itu sangat berbeda dengan bulan di tempat asalku....


"Riona?" ucapku ketika melihat Riona yang duduk termenung di bangku taman.


"Oh? River ... aku tidak bisa tidur jadi aku datang ke tempat ini untuk mencari udara segar..."


Riona membalas suaraku sambil mengusap wajahnya berkali-kali, dia berusaha bersikap tegar walaupun aku tahu jika ia baru saja menangis.


Aku menghampirinya dan duduk di sebelahnya.


"Bisa kau ceritakan tentang dirimu lebih lanjut?" tanyaku tanpa menatap wajahnya, melainkan menatap bulan merah di langit gelap itu.


Saat pertarungan kami di ibukota kerajaan Victoria, Riona sempat menyalurkan sebuah ingatan kepadaku.


Itu adalah ingatan dirinya yang sudah hidup lebih dari 5000 tahun lalu, tepatnya ketika benua utama belum dipisahkan menjadi 6 bagian dan sebelum pengkhianatan ayahku, Dewa Kegelapan.


Aku sudah tahu semuanya, tapi aku ingin mendengarnya langsung dari mulut Riona.


"Seperti yang kau tahu, aku adalah ras iblis jenis Fallen Angel yang merupakan keturunan langsung dari Demon Ancestor Laplace."


"Jika berbicara tentang asal-usul, awalnya Laplace adalah seorang malaikat bawahan Dewi Cahaya, tapi karena dia melakukan kesalahan besar yaitu mengintip Dewi Cahaya saat sedang mandi, akhirnya dia di lempar ke dasar neraka hingga menjadi Fallen Angel."


"Bertahun-tahun kemudian Dewa Kegelapan memungut Laplace dan menjadikannya bawahannya dengan gelar Demon Ancestor."


Riona menjelaskan panjang lebar, dan dari sini aku tahu jika Laplace adalah pria bejat dan sangat busuk.

__ADS_1


"Lanjutkan." kataku.


"Hmm... kisah selanjutnya mungkin akan sedikit sensitif bagimu. Bertahun-tahun menjadi bawahan Dewa Kegelapan, Laplace kembali membuat kesalahan yang sama dengan sebelumnya, yaitu mengintip seorang wanita yang sedang mandi."


"Dan tanpa dia sadari, wanita itu adalah wanita yang dicintai oleh Dewa Kegelapan atau ibu kandungmu. Dewa Kegelapan sangat murka dan kemudian membunuh Laplace."


Pantas saja ayah membunuh iblis bejat itu, jika itu diriku maka aku juga akan melakukan hal yang sama dengannya, tidak, bahkan aku akan memberinya pelajaran yang jauh lebih kejam daripada kematian.


Aku sangat marah dalam hatiku. Dan tanpa aku sadari, aku juga pernah mengintip ibuku mandi...


Lupakan tentang itu, mari berpura-pura tidak melihat apa-apa.


"Semenjak itu, ras Fallen Angel menjadi ras yang dianggap paling bejat dan busuk, kami menjadi target buruan dari ras Iblis lainnya. Hingga suatu ketika Demon Ancestor Simon datang dan membantai kami tanpa belas kasihan..." lanjut Riona sambil menundukkan kepalanya.


Aku sudah melihat semuanya melalui ingatan yang disalurkan oleh Riona, pembantaian kejam yang dilakukan oleh Simon kepada ras Fallen Angel hingga membunuh kedua orang tuanya.


Simon tidak sendirian saat melakukan hal keji itu, dia juga membawa ras manusia yang memiliki keserakahan akan uang hasil membunuh ras Fallen Angel. Oleh karena itu Riona sangat membenci Simon dan ras manusia.


Riona yang masih kecil saat itu tidak bisa melakukan apapun selain berlari karena disuruh oleh orang tuanya, dia melompat ke sebuah sungai deras sehingga tidak bisa dikejar oleh orang-orang keji itu.


Seharusnya Riona sudah mati tenggelam di sungai deras itu, tapi seseorang tiba-tiba menyelamatkannya dari kematian.


Orang itu adalah Master atau yang pada saat itu dikenal sebagai Arions Florence.


Di bawah bimbingan Arions, Riona mempelajari banyak hal yang sebelumnya tidak pernah dia pelajari dari siapapun.


Mulai dari sihir hingga teknik berpedang, Riona mempelajari semua itu. Namun sayangnya Arions tidak mengajarkan teknik berpedang dewa kegelapan kepada Riona melainkan teknik berpedang Demon Ancestor yang sedikit di bawahnya.


Riona berguru pada Arions selama bertahun-tahun hingga dia menginjak usia remaja bagi ras Iblis yaitu sekitar berumur 50 tahunan.


Riona yang saat itu masih remaja memiliki tekad yang begitu kuat untuk membalaskan dendamnya, semua pelatihan keras yang ia lakukan semata-mata untuk balas dendam.


Arions pernah berpesan kepada Riona agar nanti mencari seseorang yang memiliki kekuatan Dewa Kegelapan, Riona menyetujuinya.


Dan keesokan harinya Arions tiba-tiba menghilang begitu saja, meninggalkan gadis remaja itu sendirian dalam kesepian.


Bersamaan dengan itu kabar tentang pengkhianatan Dewa Kegelapan mulai tersebar, semuanya menjadi kacau mulai dari sana hingga suatu ketika benua utama tiba-tiba terbelah menjadi 6 bagian.


Dan Riona terseret di benua Vergesne atau benua monster, itu adalah benua yang dipenuhi oleh monster kuat tanpa ras lain seperti iblis, manusia, elf, ataupun dwarf.


Keadaan yang begitu mendesak membuat gadis itu mau tidak mau harus bertahan hidup di benua mengerikan itu sendirian.


Setelah perjuangan selama ratusan atau bahkan ribuan tahun, Riona akhirnya bisa sampai di benua Dyuraz.


Disana ia mulai membentuk kelompok yang bernama sekte hitam dan mulai menginvasi benua sekitarnya, khususnya benua Lhigor.


Ia memanen banyak jiwa manusia agar bisa bertambah kuat demi membalaskan dendamnya kepada Demon Ancestor Simon.


Begitulah kisah Riona....


...****************...


Note: Untuk 2 sampai 3 chapter kedepan akan menceritakan POV Leyn dan Harley terlebih dahulu sebelum kembali ke MC yang sudah sampai di Dark Mountain karena timeskip



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...𝐿𝑖𝑘𝑒, 𝑉𝑜𝑡𝑒, 𝐴𝑛𝑑 𝐶𝑜𝑚𝑚𝑒𝑛𝑡 𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑀𝑒𝑛𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝐵𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎...

__ADS_1


...~Chp 68 : 1447 kata~...


__ADS_2