
Dari aura yang dipancarkan oleh simbol itu aku bisa tahu jika itu merupakan kutukan tingkat tinggi yang sangat berbahaya.
'Tch! Siapa orang yang tega memberi kutukan berbahaya seperti itu pada seorang gadis kecil?' Aku bersumpah akan membunuh siapapun itu orangnya!' batinku merasa sangat kesal.
'Sebaiknya aku mencoba melepaskannya.'
Aku berjalan menghampiri gadis kecil itu masih dengan mata tertutup kain, sampai disana aku langsung saja menyentuh simbol kutukan di antara dadanya tersebut.
"A- apa yang kau lakukan River!"
Aku bisa mendengar teriakkan Finley yang terdengar sangat terkejut.
"Tunggu, coba lihat sesuatu di antara dadanya itu."
"I- itu kutukan?"
Untungnya Riona langsung memahami alasan kenapa aku melakukan hal ini, itu sangat membantuku untuk menenangkan Finley.
「Dark God Magic : Curse Absorber!」
Aku tidak bisa menyembuhkan kutukan ini, jadi aku menyerapnya ke dalam diriku.
Tak lama kemudian setelah aku menggunakan sihirku, simbol kutukan itu berubah menjadi asap hitam dan ke tanganku yang menyentuhnya.
"Akh!"
Seketika aku merasakan rasa sakit yang luar biasa karena kutukan kuat itu yang memasuki tubuhku.
""River, ada apa denganmu!""
Riona dan Finley sangat panik dengan kondisiku, tapi tak berselang lama kemudian kondisiku mulai pulih dengan sendirinya.
Itu karena ada Zetton yang menetralisir kutukannya, oleh sebab itu aku tidak ragu untuk menyerap kutukan kuat itu.
"Aku baik-baik saja," kataku sambil menghela nafas panjang.
"Mou ... kau membuat kau khawatir," kata Finley kemudian memelukku.
"Jadi, apa kutukan yang tadi?"
Aku bisa melihat wajah kesal Riona, tapi tampaknya dia mengabaikannya dan bertanya tentang kutukan tadi.
"Entahlah..."
'Zetton bagaimana dengan kutukan itu? Apa kau tahu sesuatu?' tanyaku kepada Zetton yang menetralisir kutukannya.
{Itu adalah kutukan yang sangat kuat ... kutukan itu bukan menyerang tubuh fisik melainkan langsung menyerang jiwa, kemungkinan besar si pemberi kutukan memasang kutukan itu untuk mencegah gadis kecil itu membocorkan suatu informasi...}
Jadi begitu, setelah dilihat-lihat gadis kecil yang bernama Yui itu terlihat sangat senang namun tak percaya dengan hilangnya kutukan dari tubuhnya itu.
"Sekarang kau sudah baik-baik saja, tidak ada yang perlu kau takutkan sekarang. Jadi katakanlah apapun yang ingin kau katakan," kataku dengan lembut.
Entah kenapa melihat Yui mengingatkanku pada adikku di desa Lumise. Aku sudah meninggalkannya selama kurang lebih 5 tahun, dia pasti menjadi anak yang hebat sekarang....
__ADS_1
"Hm, Yui sudah merasa baikkan, terima kasih kak..."
"Uwaah!! Yui sangat imut!!" ujar Finley lalu memeluk Yui erat-erat.
"Kakak, aku tidak bisa bernafas..."
Kau tahu pemandangan apa yang kulihat saat ini? Itu adalah pemandangan dua gunung besar yang sedang menekan pegunungan kecil nan mungil....
"Sampai kapan kau akan memperhatikannya?" tanya Riona dengan tatapan penuh intimidasi.
Aku menghiraukannya dan berkata, "Sebaiknya kau belikan dia pakaian jika tidak ingin aku melihatnya."
"Uh ... baiklah, tunggu disini, aku akan segera kembali!" kata Riona lalu pergi untuk membeli pakaian untuk Yui kecil.
Aku rasa tidak baik melanjutkan interogasi dalam situasi ini. Maksudku, gadis kecil itu sedang tidak berpakaian sekarang.
Jadi ada baiknya menunggu kedatangan Riona yang pergi untuk membeli pakaian.
...
...
...
Setelah beberapa saat Riona akhirnya datang dengan membawa dua tas besar di tangannya yang isinya penuh dengan pakaian berkelas.
"Kau membeli semua ini?" tanyaku.
"E- em ... ya, tentu aku membelinya..." jawab Riona sambil mengalihkan pandangannya seolah menyembunyikan sesuatu.
Lupakan tentang itu, lebih baik sekarang kita memakaikan pakaian kepada gadis itu.
"Finley, tolong pakaikan Yui dengan pakaian ini, pilih saja pakaian yang menurutmu paling cocok digunakan olehnya."
"Baik. Sini Yui, kakak akan mendandanimu dengan cantik."
...
...
...
Setelah memakai pakaian yang dibelikan oleh Riona, atau dicuri? Sekarang akhirnya Yui benar-benar memperlihatkan keanggunannya.
Gaun putih yang ia kenakan sangat cocok dengan rambut birunya yang indah, membuatnya jauh lebih cantik dan imut daripada sebelumnya.
Lupakan tentang itu, sekarang adalah saatnya melanjutkan interogasi!
"Jadi Yui, mengenai pertanyaan sebelumnya, bagaimana kau bisa berpisah dengan orang tuamu?" tanyaku.
Yui menundukkan kepalanya sesaat sebelum menjawabnya, "Yui tidak tahu jelas bagaimana Yui bisa berpisah dengan orang tua Yui. Tapi yang pasti saat kita sedang berkendara menggunakan mobil, sebuah portal aneh langsung muncul dan melahap tubuh Yui..."
"Mobil? Benda apa itu?" tanyaku kebingungan.
__ADS_1
"I- itu adalah sebuah kendaraan besi yang bisa mengangkut banyak orang di dalamnya lalu melaju dengan sangat cepat," kata Yui menjelaskan.
"Mungkin semacam kereta kuda," ucap Riona.
"Tidak, mobil sama sekali tidak digerakkan oleh kuda, dia bergerak menggunakan mesin," sangkal Yui.
"Kenapa kalian malah meributkan benda aneh itu. Yang terpenting adalah portal yang melahap tubuh Yui," kata Finley menyadarkan kita.
"Itu benar. Lalu apa yang terjadi denganmu ketika di lahap oleh portal misterius itu?" tanyaku lagi.
"Saat itu ... Yui tiba-tiba berada di hadapan seseorang, dia adalah laki-laki pendek yang menggunakan pakaian badut menyeramkan."
"Dia kemudian memasang kutukan yang sangat menyakitkan di tubuh Yui lalu memerintah Yui sesukanya." lanjut Yui.
"Pria pendek berpakaian badut ... bukankah itu orang yang menghubungi kita melalui kristal penghubung sebelumnya?" tanyaku pada Riona.
"Tidak salah lagi, dia adalah Demon Ancestor Simon," balas Riona.
Ternyata orang itu jauh lebih kejam daripada yang aku pikirkan, bukan hanya memisahkan seorang anak dari orang tuanya, tapi dia juga tega memasang kutukan sekejam itu.
"Yui sangat senang karena sudah diselamatkan oleh kakak kakak yang baik hati ini, dengan ini maka Yui tidak perlu lagi kembali kepada orang itu. Tapi bisakah Yui meminta satu hal lagi?"
"Tentu, katakan saja apa yang Yui mau."
"Sebenarnya bukan hanya Yui yang ditangkap oleh orang itu, tapi ada juga anak-anak lainnya yang memiliki nasib sama dengan Yui, yaitu diculik oleh portal aneh. Jadi kalau bisa Yui ingin kakak juga membebaskan mereka dari orang jahat itu..."
Aku mengelus rambut gadis kecil itu dengan lembut lalu berkata, "Kami pasti akan menyelamatkan mereka."
"Yui bisa tenang saja karena kita itu sangat kuat!" ucap Finley.
"Lagipula badut busuk itu juga adalah musuhku," lanjut Riona.
"Kakak...." ucap Yui sambil meneteskan air mata karena terharu.
"Sebaiknya kau ajak dia untuk tidur, ini sudah malam," kataku pada Finley.
"Baiklah. Yui akan tidur di kamarku malam ini, aku kakakmu ini akan membacakan dongeng sebelum tidur!"
"Terima kasih kak."
Setelah kepergian Finley yang membawa Yui beserta Riona, aku mulai memikirkan darimana sebenarnya gadis kecil itu datang.
Mustahil seorang manusia bisa berada di benua yang dipenuhi oleh Iblis ini, satu satunya kesimpulan yang bisa aku pikirkan adalah Yui telah dipindahkan ke tempat ini oleh Demon Ancestor Simon dengan menggunakan portalnya.
'Tapi ... dari mana Yui berasal sebenarnya?' batinku.
{Gadis itu berasal dari dunia lain.}
'Zetton! Kau tahu sesuatu?'
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...𝐿𝑖𝑘𝑒, 𝑉𝑜𝑡𝑒, 𝐴𝑛𝑑 𝐶𝑜𝑚𝑚𝑒𝑛𝑡 𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑀𝑒𝑛𝑑𝑢𝑘𝑢𝑛𝑔 𝐴𝑢𝑡𝒉𝑜𝑟 𝐷𝑎𝑙𝑎𝑚 𝐵𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑦𝑎...
__ADS_1
...~Chp 60 : 1166 kata~...