DRAGON CHAIN EMPEROR

DRAGON CHAIN EMPEROR
Chp 95: Kehancuran Kerajaan Underland


__ADS_3

River dan yang lainnya tengah sarapan bersama di meja makan yang berbentuk persegi panjang itu, hanya saja mereka punya anggota baru yaitu Zetton dan Evelyn.


Para pelayan membawakan berbagai jenis makanan dan meletakkannya di meja makan sementara Finley merasa aneh dengan Yui yang belum tiba di ruang makan.


"Apa Yui masih bersedih karena peristiwa itu?" tanya Finley.


"Kurasa begitu. Jadi sebaiknya kita biarkan dia menyendiri untuk beberapa saat." jawab River.


Semenjak kembali dari bumi kemarin, Yui menjadi sangat murung setelah mengetahui tentang peristiwa yang menimpa keluarganya itu.


Dia masih sedih sampai sekarang dan tidak ingin keluar dari kamarnya bahkan untuk sarapan bersama.


Sementara Evelyn, gadis itu tidak punya pilihan lain selain tinggal di kastil yang dipenuhi oleh makhluk menyeramkan seperti iblis dan Naga itu.


Lagipula dia tidak bisa kembali ke dunianya karena masih merupakan buronan kepolisian. Untungnya River berbaik hati mau memberikan Evelyn tempat tinggal walaupun kurang nyaman bagi manusia sepertinya.


>Skip


Setelah usai makan River bergegas untuk pergi dari turun ke benua iblis karena masih harus memastikan suatu hal yang menggangu pikirannya beberapa hari ini.


Namun sebelum itu River melirik ke arah Evelyn yang terlihat lumayan menyukai makanan di tempatnya.


"Kau bebas kemanapun di tempat ini asalkan tidak mendekati portal teleportasi karena itu terlalu berbahaya. Finley, Riona bersikaplah dengan baik kepadanya."


""Baik!"" jawab Riona dan Finley bersamaan.


"Dan Neo kalau bisa cobalah untuk menghibur Yui." kata River mengalihkan pandangannya kepada Neo.


"Tentu!" jawab Neo lalu bergegas pergi.


"Kalau begitu aku akan ke dunia bawah terlebih dahulu."


"Apa kau tidak ingin aku menemanimu?" kata Zetton menawarkan dirinya.


River menggelengkan kepalanya, "Tidak. Aku bisa menjaga diriku sendiri."


"Baiklah kalau begitu."


River kemudian bergegas pergi setelah berbicara dengan semua orang.


Untuk berpindah ke dunia bawah River tidak membutuhkan portal teleportasi yang terhubung dengan Dark Mountain karena dia sudah bisa berteleportasi sendiri.


Dalam sekejap mata River menghilang dari tempatnya menuju dunia bawah, tepatnya benua Dyuraz wilayah kerajaan Underland.


Namun alangkah terkejutnya River ketika melihat pemandangan sebuah kerajaan yang hancur lebur ketika sampai di tempat itu.


Itu bukanlah tempat lain, tapi benar-benar kerajaan Underland yang telah hancur menjadi puing-puing bangunan.


Dari atas langit dia bisa melihat banyaknya korban jiwa yang ada di tempat itu.


"Apa yang sebenarnya terjadi disini..." gumam River bertanya-tanya.


Seharusnya River akan tahu setiap kejadian besar maupun kecil di wilayah kekuasaannya, tapi dia benar-benar tidak tahu dengan apa yang terjadi di tempat itu.


Satu satunya kesimpulan yang masuk akal adalah orang yang menyebabkan kekacauan menggunakan trik spesial atau melakukannya di saat siang hari, saat ketika matahari masih bersinar terang di langit.

__ADS_1


"Aku harus menemukan Clarion." gumam River lalu menggunakan kemampuan pendeteksinya.


Tak berselang lama River menemukan keberadaan Clarion yang sedang tertimpa oleh reruntuhan bangunan kastilnya.


River berteleportasi ke tempat itu dan mengibaskan tangannya hingga menerbangkan sekumpulan reruntuhan itu dan memperlihatkan sosok Clarion dengan tubuh yang tertusuk ribuan bilah hitam.


"Akhirnya kau datang juga..." ujar Clarion lega.


"Apa yang sebenarnya terjadi di tempat ini?" tanya River sembari mencabut bilah yang menusuk tubuh tubuh Clarion.


Sebelum Clarion menjawab pertanyaan River, tubuhnya sudah jatuh tersungkur lemas di tanah.


"Apa kau baik-baik saja?"


"Jangan diam saja dan cepatlah bantu aku, aku tidak bisa menggerakkan seluruh tubuhku karena lumpuh..." kata Clarion tanpa sopan santun sama sekali.


River tidak memikirkannya karena dia sudah menganggap Clarion sebagai sahabatnya sendiri. Tak butuh waktu lama bagi River untuk menyembuhkan kondisi tubuh Clarion yang lumpuh.


Setelah Clarion bisa menggerakkan tubuhnya, ia melihat ke sekelilingnya yang dipenuhi oleh mayat rakyatnya dengan ekspresi kebencian dan kemarahan.


"Aku pasti akan membalasmu dasar Iblis biadab..." ujar Clarion lirih.


River tahu kebencian Clarion atas kematian rakyatnya, tapi dia tidak bisa tidak bertanya tentang apa yang sebenarnya menimpa kerajaannya.


"Siapa Iblis biadab yang kau maksud?"


"... dia adalah Devon, orang yang mengantarmu dan teman-temanmu ke Dark Mountain." jawab Clarion berat hati.


River sedikit terkejut, "Maksudmu dia melakukan pengkhianatan padamu?"


Mendengar perkataan Clarion, River hanya menggeleng pelan. Sungguh tindakan yang bodoh dan berlebihan bagi seorang Iblis untuk memperbudak leluhur Iblis.


Walaupun Clarion adalah Raja Iblis tapi di hadapan Demon Ancestor dia tidak lebih dari Iblis rendahan.


River sebenarnya sedikit kagum dengan Clarion yang bisa selamat dari amukan seorang Demon Ancestor yang padahal bisa menghancurkan kerajaannya seorang diri.


Itu bukan suatu kebetulan semata karena sebenarnya Clarion menggunakan kemampuan spesialnya untuk berpura-pura mati dan berhasil mengecoh Demon Ancestor Clayman.


"Sebaiknya kau ikut denganku ke kastil bulan terlebih dahulu." saran River dibalas dengan anggukan Clarion.


River memang bisa menyembuhkan segala jenis luka, penyakit, ataupun kutukan dengan kekuatannya yang sekarang, tapi dia tidak bisa menghidupkan kembali orang yang telah mati karena itu bukanlah kemampuan utamanya.


Menghidupkan kembali yang dimaksud di sini bukan menjadikannya Undead seperti kemampuan Raymond, tapi menjadikannya sosok yang sempurna sama seperti ketika ia hidup.


Dan satu satunya yang bisa melakukan itu adalah Dewi Kematian Nolectre Thanaesah.


...


...


...


Keesokan harinya di kastil bulan atau kastil Dewa Kegelapan, tepatnya ruang pelatihan terlihat Evelyn yang tengah bersiap dengan sebuah panah di tangannya.


Diambilnya anak panah yang tersimpan di belakang punggungnya lalu memasangnya di panah merah darah miliknya.

__ADS_1


Matanya menyipit sebelah sambil mengarahkan panahnya ke target yang telah ditentukan. Tali panah ditarik kuat bersamaan dengan pandangan Evelyn yang fokus pada targetnya yang terdiri dari sebuah lingkaran papan.


* SWOOOSH!! *


Anak panah dilesatkan menembus angin dengan kecepatan yang jauh lebih kencang daripada panah di dunianya.


Anak panah itu tepat mengenai pusat dari papan berbentuk lingkaran itu, tapi bukannya menancap disana anak panah itu malah menghancurkannya berkeping-keping.


Evelyn menghela nafas malas mengingat ia harus membuat papan target untuk kesekian kalinya.


"Itu bidikan yang bagus."


Suara orang yang begitu dia kenali terdengar dari belakangnya, Evelyn tidak menoleh kebelakang karena sudah tahu jika itu adalah River.


"Aku adalah ketua klub pemanah di kampusku sebelumnya, jadi ini terlalu mudah untukku." jawab Evelyn.


River melihat panah yang Evelyn gunakan, itu adalah panah darah yang dia ambil dari kota tempat pertemuannya dengan Yui.


Setelah dipikir-pikir River belum pernah menggunakan panah itu sebelumnya tapi dia akan merelakan panah itu kepada Evelyn yang lebih pantas menggunakannya.


"Ngomong-ngomong kau belum bisa menggunakan sihir ya?" tanya River.


"Itu benar..." jawab Evelyn berat hati.


"Aku sudah tahu soal gadis bernama Yui yang memiliki sihir dan mana yang padahal dia juga berasal dari bumi sepertiku. Tapi kenapa aku tidak bisa?" lanjut Evelyn.


"Tentu saja kau tidak bisa menggunakan sihir karena kau memiliki kemampuan yang lebih unik dibandingkan sihir..." kata River membuat Evelyn sedikit kebingungan.


"Kemampuan yang lebih unik?" tanya Evelyn.


River tidak menjawab melainkan mengecek statistik kekuatan Evelyn yang sudah pernah dia lihat sebelumnya.


Itu adalah statistik unik yang tidak pernah River lihat sebelumnya.


...----------𝔖𝔱𝔞𝔱𝔦𝔰𝔱𝔦𝔨----------...


...Nama: Evelyn...


...Ras: Manusia...


...Usia: 18 tahun...


...Power: Qi...


...Kecerdasan: A+...


...Kekuatan: A...


...Strategi: B...


...Kelincahan: B...


...Ketahanan: C...


...----------𝔖𝔱𝔞𝔱𝔦𝔰𝔱𝔦𝔨----------...

__ADS_1


Sebuah statistik yang sangat aneh, tidak ada level ataupun nama sihir yang tercantum di dalamnya. Dan apa itu Qi? - pikir River.


__ADS_2