
Round 3 (malam berikutnya)
Karen tidak lagi menggunakan idenya sendiri yang selalu gagal itu. Dia mencari cara menggoda suaminya dengan mesin pencari Tugel. Dengan mengetikkan keyword 'how to seduce your husband', dia mencari cara yang menarik untuk menggoda suaminya.
Muncullah beberapa cara. Nomor satu adalah yang terklasik yaitu mengenakan pakaian tidur terbuka.
1. Wear sexy lingerie
Sama dengan metode Mami Seli.
Sebenarnya ini adalah cara yang mudah untuk pasangan menikah pada umumnya. Namun, bagi Karen, ini adalah hal yang lumayan sulit.
Jika dia tiba-tiba mengenakan baju tidur terbuka, pasti langsung ketahuan jika Karen sedang menggoda Daniel. Dia memikirkan cara bagaimana agar tidak terkesan dia yang menginginkan memakai lingerie.
~
Karen sudah mengenakan lingerie yang tidak begitu terbuka, hampir mirip dengan pemberian Mami Seli. Lingerie yang dikenakan Karen sekarang adalah kado pernikahan dari temannya yang pernah membuat acara buka kado menjadi heboh.
Daniel kaget ketika melihat Karen berpakaian seperti itu. Dengan cepar dia memalingkan wajah.
"Ren?"
"Kenapa?"
"Ba-bajumu?"
Karen memberikan ponselnya kepada Daniel. "Nih baca chat dari Mika. Dia dulu yang ngasih kado lingerie ini, sekarang dia nagih janji aku harus pake."
Daniel menerima ponsel itu sembari memalingkan wajah kemudian membaca chat dari teman Karen.
Benar, Mika memintanya mengenakan lingerie itu. Lebih tepatnya memaksa hingga chat itu dipenuhi tanda seru.
Daniel mengembalikan ponsel Karen.
Kemudian Karen memotret dirinya untuk dikirim kepada Mika.
Tanpa diduga, Daniel mengambil ponsel Karen dan menghapus foto itu.
"Kenapa sih?" protes Karen.
Daniel menarik napas panjang dan gemetar ketika memulai bicara. "Kamu jangan kirim foto dengan baju begitu ke orang lain."
"Tapi kan dia temenku, sesama cewek juga!"
"Dia punya suami?"
"Iya, punya. Jangan kuatir! Dia suka lawan jenis kok."
"Bukan itu, gimana kalau suaminya buka handphone-nya terus lihat foto kamu?"
"Oh iya ya. Terus gimana donk? Nagih ni dia."
Akhirnya Karen mengirim foto dirinya sedikit di bagian atas kemudian beberapa menit setelahnya foto itu ditarik kembali dengan fitur retract message.
Daniel berlari keluar kamar sembari memegang dadanya dan masuk kembali setelah meminum air mineral.
Karen berbaring di sana. Daniel tetap berusaha mengalihkan pandangan meski sesekali tetap saja terlihat. Lalu, dia menyelimuti badan Karen dengan selimut.
Bajindul malah diselimutin. (Karen).
Karen pun menendang selimut itu jauh-jauh.
"Ren?"
"Apa? Cuacanya panas, nggak mau pake selimut."
"Panas?"
"Iya."
"Oke." Daniel pun menurunkan suhu AC, tapi dia sendiri menggunakan selimut karena sebenarnya cuaca sedang lumayan dingin.
Dia mengira dirinya mungkin sedang meriang sehingga merasa kedinginan.
~
Paginya
Karen bersin-bersin karena semalam masih bertahan dengan acting kepanasannya.
Berhasil-kagak, hidung meler-iya. Kecoak buntung! Cara itu udah nggak bisa dipake. Kan alasan nagih janji pake lingerienya juga cuma sekali. (Karen).
***
Round 4 (malam berikutnya).
2. Change your wardrobe
__ADS_1
3. Act sexy
Karena tidak mungkin mengenakan lingerie lagi, dia langsung pada tips kedua dan ketiga yaitu mengganti model baju dan berlaku seksi. Model baju yang dimaksud tentu saja yang lebih menarik dan lebih menggoda.
Karen segera membeli baju-baju rumahan yang pendek dan seksi. Dia menggunakan celana pendek dan kaus berlengan pendek dengan lubang leher yang lebar. Ketika duduk, dia sengaja menyilangkan kaki seperti yang disarankan.
Kemudian ketika tidur, dia meringkuk dengan posisi menghadap kepada Daniel, memeluk guling yang di tengah mereka dengan posisi kaki mengarah ke wajah Karen. Posisi itu membuat paha mulusnya terlihat.
Namun, seperti malam yang lalu, Daniel memalingkan wajah. Dia tidak ingin melihat keindahan-keindahan pada diri sang istri. Dia pun tidur membelakangi Karen.
Kecoak buntung! Segitu nggak menariknya kah aku ini heh? (Karen).
***
Round 5 (malam berikutnya)
4. Watch romantic movie together.
Karen meminjam 4 CD dari persewaan. Semua film yang dia pinjam bergenre romantis. Sebagian bahkan menampilkan adegan panas di dalamnya.
1. The Vow
2. Titanic
3. Friends With Benefit
4. Original Sin
"Niel, sini nonton film!"
Karen duduk di lantai, bersandar di tempat tidur dan siap menonton di layar samping tempat tidur. Daniel diam saja dan tidak merespon sama sekali.
"Aku istrimu minta suamiku nemenin nonton film!"
Daniel bergegas duduk di sebelah Karen.
Karen mengambil salah satu CD secara acak kemudian memutarnya. Yang terpilih adalah The Vow.
Film itu berkisah tentang suami istri yang menghadapi musibah yaitu kecelakaan mobil yang membuat sang istri hilang ingatan sebagian.
Sang suami berjuang keras memulihkan ingatan sang istri. Film itu berhasil menguras air mata Karen.
Normalnya, saat menonton film yang mengaduk emosi, pasangan akan menawarkan bahu untuk bersandar.
Aku udah berurai air mata gini kok nggak ada yang nawarin bahu? Kalau pun kamu nggak nawarin bahu, biar aku yang nyeret bahumu buat aku nangis. (Karen).
Dia pun menengok ke arah Daniel. Ternyata suaminya itu sudah tertidur. Karen salah pilih film. Seharusnya dia memilih film adventure yang di dalamnya mengandung adegan romantis. Atau seharusnya film kesukaan Daniel.
Karen sedikit kesal. Namun, melihat wajah suaminya, dia malah tertawa. Dia pun mengambil kesempatan untuk menyandarkan kepala di bahu Daniel meski suaminya itu sedang tertidur.
Tengah malam, Daniel terbangun. Lengannya sedikit kesemutan karena kepala Karen berada di bahunya beberapa lama. Dengan hati-hati Daniel mengangkat badan Karen dan memindahkan ke tempat tidur.
Setelah itu Karen memeluk Daniel. Reflek badannya memang seperti itu karena terbiasa memeluk guling sedangkan gulingnya saat itu sudah dipindah entah ke mana (*oleh Karen, *dengan sengaja tentunya, *hehe, *ting).
Dokter itu berusaha melepaskan tapi karena dia sudah terlalu mengantuk dengan bahu yang tadi kesemutan ditambah terasa pegal setelah mengangkat Karen, dia pun terlelap.
~
Saat pagi telah datang, Daniel membuka mata terlebih dahulu. Dia bersiap dan menuju meja makan.
Karen pun membuka mata.
Dia mendadak kecewa melihat dia sudah berada di ranjang. Itu berarti semalam Daniel menggendongnya saat dia tertidur. Alhasil, dia tidak merasakan pelukan Daniel. Dia juga tidak tahu bahwa semalaman dia tidur sembari memeluk suaminya.
***
Kantor Ren's Writer
"Cat Woman, ehm, aku punya temen. Dia itu lagi usaha godain suaminya sendiri. Dia browsing di Tugel, udah ngelakuin yang disaranin tapi belum berhasil. Kamu punya saran nggak?"
"Wah, kalau tips dari mbah Tugel aja nggak mempan, mungkin emang impot- ehm ... disfungsi?"
"Hah? Masak sih?"
"Atau kemungkinan lainnya dia tertarik sama sesama jenis."
"Hah, aku nggak siap menghadapi kalau kenyataannya kayak gitu."
"Lhoh, kok Bos yang nggak siap?"
"Eh salah ngomong, maksudnya temenku. Ehm, kalau kamu biasanya gimana godain Soni?"
"Akh kalau dia mah aku sosor juga langsung on."
"Bukan yang modelan frontal gitu, Cat Woman, tapi yang subtle."
"Oh, coba suruh dia luluran pake lulur aroma green tea, habis itu pake feromon."
***
Round 6 (malam berikutnya)
__ADS_1
Karen mencoba resep dari Inda. Dia mandi dengan lulur beraroma green tea yang sangat segar. Setelah itu dia menggunakan semprotan feromon.
Daniel sedang membaca komik di atas tempat tidur.
Karen menyusul duduk di samping Daniel sembari melihat-lihat foto di aplikasi Outstagram.
Hm, aroma apa ini? (Daniel).
Daniel merasa ada aroma segar di sekitar. Hidungnya mengikuti sumber bau. Dia semakin mendekat dan mendekat kepada Karen. Kemudian hidungnya mendarat di bahu Karen yang langsung menyentuh kulit karena dia mengenakan baju tanpa lengan.
Wow, hebat banget efeknya. (Karen).
Tiba-tiba Daniel tersadar dari pengaruh harum badan Karen ditambah feromon yang membuatnya ingin mendekat.
"Maaf," kata Daniel, kemudian dia buru-buru keluar dari sana.
Kenapa akhir-akhir ini cobaanku makin besar aja ya Tuhan. Kalau nggak ingat kontrak yang dia bikin, bisa-bisa kebablasan aku. (Daniel).
"Sialan, padahal hampir berhasil. Kuat bener imannya," bisik Karen, kesal.
Daniel pun kembali ke tempat tidur dengan masker di wajahnya.
"Niel, kenapa pake masker?"
Daniel pura-pura batuk. "Uhuk uhuk."
"Niel."
"Hm."
"Kamu pernah pacaran?"
Dia mengangguk.
Karen tiba-tiba melotot "Mantan pacar kamu perempuan kan?"
Daniel juga melotot. "Iya!"
Mereka saling pandang dengan mata sama-sama melotot seperti dua orang yang sedang bersiap berkelahi.
To be continued...
Jogja, June 27th 2021
***
👰Karen: Piye sih thor, dia belum luluh juga
👸Author: Mi ayam!
👰Karen: Hash! Ngomong aja kalau kamu nggak bakat nulis adegan romantis.
👸Author: Heheh, kok tahu sih. Maap maap, author ini penulis dengan genre tidak jelas jadi nggak bisa nulis yang romantis dan bucin.
Padahal Daniel udah bucin dari awal tapi nggak kelihatan😂. Dia nggak mau kamu pake baju renang terbuka, nggak mau foto kamu pake lingerie dilihat orang, dia buang bunga pemberian Haris, cemburu sama Haris sampai nggak masuk kerja, dia hafal semua alergi kamu, dia tahu masalah pekerjaanmu.
👰Karen: Makanya tingkatkan level bucinnya thor biar eye-catchy👀.
👸Author: Mi ayam!
👰Karen: 🍜🍜🍜🍜🍜
👸Author: OKE, episode berikutnya sedih-sedih dikit ya. Kantormu lho ada tikusnya.
👰Keren: ☹️ hyah, terus?
👸Author: Habis itu boleh deh kamu dapat cup emuah dari Daniel👩❤️💋👨
👰Karen: Asyekkkkk (perawatan bibir dulu biar jontor💋)
PS:
q: thor thor, emang ada ya 3 bulan kagak runtuh gitu iman si laki?
a: di novel n film lain sih ada, Ketika Cinta Bertasbih (Habiburahman ES) Anna-Furqon. kalau di kehidupan nyata kagak tahu dah.
q: kalau author sendiri gimana?
a: kalau author mah sibuk tiap malem😂😂😂 (capek akh keramas melulu)
***
Epilog:
Karen menelpon Mika dan meminta dia mengirim pesan Chatsapp kepada Karen yang isinya memaksa dia mengenakan lingerie.
📞"Mik, aku mau minta tolong."
📞"Apa Ren?"
📞"Kamu chat aku yang isinya minta aku pake kado dari kamu."
📞"Hah?!"
__ADS_1
📞"Ssshhh nggak usah banyak nanya, oke?"
📞"Sip!"