
"GLORIA...!"
Gloria yang baru masuk langsung di sambut dari teriakan Juliando. Gloria menatap pria paruh baya yang mendekat ke arahnya itu.
"Kemana saja kamu jam segini ha...? Pulang-pulang bawah pria lagi di rumah ini? Kamu mau jadi pelacur ha...?"
"Kenapa tidak tanyakan pada anak kesayanganmu itu? Bukankah videonya baru saja tersebar di internet? Gara-gara ulah sifat murahan anak kesayanganmu itu membuat perusahaan mengalami penurunan saham..!" balas Gloria yang menatap tajam Juliando.
Juliando yang mendengar apa yang dikatakan oleh Gloria langsung terdiam lidahnya seperti langsung kelu setelah mendengar balasan Gloria yang lebih menohok.
"GLORIA JANGAN MENGALIHKAN PERBICARAAN..!" bentak Juliando yang tetap ingin menyalahkan Gloria.
Sedangkan Gloria yang mendengar apa yang dikatakan oleh Juliando langsung mengerutkan dahi. Memang sejak kapan dirinya mengalihkan pembicaraan pikir Gloria yang menatap aneh Juliando.
'Dasar aneh,'
"Lihat kamu bahkan membawa 3 orang pria sekaligus di dalam rumah ini, apa kamu pikier rumah ini adalah rumah singgah tunawisma ha...? Dimana otak kamu sehingga kamu berani membawa mereka ke dalam mension ini. Daddy tidak mau tahu suruh ketiga pria ini pergi dari rumah ini..!"
"Untuk apa? Untuk apa aku mengusir mereka?" sinis Gloria yang menatap Juliando.
Gloria baru menyadari jika ternyata di belakang Julisndo sudah ada Juana dan Fenia saudara tirinya tidak hanya itu disana juga sudah ada Gading dan Javier.
__ADS_1
"Kamu masih bertanya untuk apa? Tentu saja karena aku tidak mengizinkannya Gloria..! Kamu harus mendengarkan apa yang aku katakan karena aku adalah kepala keluarga di keluarga ini." bentak Juliando dengan suara yang lantang.
"Dengar Tuan Juliando yang terhormat, di hari anda membawa wanita selingkuhan anda yang itu. Sejak saat itu pula anda bukan lagi kepala keluarga di rumah ini. Semenjak mommyku mati karena ulah anda dan selingkuhan anda yang mur4h4n itu maka sejak saat itu anda tak punya hak di dalam rumah ini. Mungkin dulu ia karena anda dan wanita itu berhasil menyingkirkan aku tapi semenjak aku kembali semua kembali pada tempatnya. Jadi pahami posisi anda Tuan Julindo yang terhormat karena saat ini anda bukan lagi Juliando Leticia tapi Juliando tanpa ada embel-embel Leticia di belakang nama anda beitu pula dengan dua lalat kesayangan anda itu,"
Juliando yang mendengar ucapan Gloria langsung terdiam dengan kepalan tangan yang menguat. Matanya menatap tajam Gloria seperti siap untuk menelan hidup-hidup anak itu. Darahnya mendidih saat Gloria selaku putrinya sendiri begitu merendahkannya di depan orang asing itu.
"Gloria saya ini masih daddy kamu..,"
"Daddy yang membuang anaknya di hutan belantara? Oh lupa maksudnya daddy yang tega menjual anaknya di perdagangan manusia?" teriak Gloria dengan mata yang memerah menahan amarah dan kekecewaan yang begitu besar.
"Kamu...,"
Deg
SEmua langsung terdiam dengan mata yang langsung terpaku pada Gloria yang menatap Juliando penuh akan kebencian dan kemarahan yang sangat besar. Luis yang berdiri di samping Gloria pun merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan Gloria. Pria itu juga merasakan perasaan yang sakit untuk kekasihnya itu. Luis tak menyangka jika kehidupan kekasihnya itu akan semenderita itu.
'Jadi ini alasan kenapa Gloria sangat membenci daddy-nya dan ingin sekali balas dendam? Aku tidak menyangka jika penderitaannya akan sesakit dan separah ini. Bagaimana bisa seorang ayah menjual putri kandungnya sendiri dan menyayangi putri yang jelas-jelas bukan miliknya?' batin Luis.
'Astaga aku tidak menduga jika ada seorang ayah yang seperti itu di dunia nyata ini. Aku fikir semua ini hanya bisa terjadi di dunia khayalan tidak tahunya semuanya sangatlah benar-benar nayata di kehidupan nyata. Seberapa menderitanya Nona Gloria menghadapi pria tua ini. Nona Gloria hebat bisa menghadapi orang yang membuangnya dengan jarak waktu yang sudah lama ini. Jika saja itu terjadi pada dunia nyata aku yakin pasti mereka sudah membunuh pak tua ini dengan tangan mereka sendiri.' batin Javier yang menatap Gloria dengan pandangan iba.
'Nona di jual? Bukannya Nona muda bilang jika dia di temukan di hutan dan di rawat oleh seorang kakek tua? Akan tetapi kenapa sekarang Nona muda mengatakan jika dirinya di jual? Apa itu hanya akting namun tidak mungkin, di lihat dari mimik wajah Juliando sialan ini menandakan jika apa yang di katakan oleh Nona muda adalah kebenarannya.' kata Gading dalam hati yang merasa bingun sendiri dengan pemikiran sang Nona Muda yang menceritakan kisahnya dalam dua versi yang berbeda.
__ADS_1
"Untuk apaa aku harus meminta izin anda untuk membawa siapapun masuk ke dalam rumah ini? Anda tidak punya hak untuk mengatur saya apalagi berfikir jika anda adalah kepala keluarga di rumah ini.Anda memang kepala keluarga tapi hanya untuk anak dan istri kesayangan anda yang di belakang anda itu. Sedangkan saya, jangan mengatur karena anda telah kehilangan hak anda."
"Sayang ayo naik ke lantai 2 kalian juga," kata Gloria yang mengajak mereka untuk naik di lantai 2.
"GLORIA DENGARKAN DADDY...,"
"JANGAN PERNAH SEBUT DIRI ANDA DADDY DI HADAPAN SAYA...!"
Juliando yang menerima bentakan dari Gloria langsung terdiam dengan kepala yang tertunduk menahan amarah.
"Sebenarnya untuk apa anda bersikap seperti ini? Ingin menunjukan jika saya anak durhaka kepada mereka? Atau anda ingin menunjukan jika anda adalah orang tua yang baik untuk saya di depan mereka semua? Jangan bercanda, bahkan tanpa aku membuka mulut mereka sudah mengetahui bagaimana bejatnya anda." Terus terang Gloria yang sudah sangat lelah berdebat.
"Heii Pak Tua tidak perlu sok baik saya mengetahui dengan begitu baik bagaimana anda yang hanya pria miskin tanpa apa-apa mendekati Nyonya saya hanya kereka dia kaya. Tak puas dengan mendapatkan apa yang anda inginkan bahkan dengan bejatnya anda juga berselingkuh dengan wanita busuk itu di belakang Nona saya bahkan sampai membunuhnya. Harusnya kalian semua sudah berada di penjara saat ini," ucap Gading dengan kata-kata pedas.
"Sayangnya penjara adalah hukuman yang paling ringan untuk manusia bejat seperti mereka. Daripada aku memenjarakan mereka lebih baik aku balas dendam dengan caraku sendiri. Ahh aku ingin bertanya bagaimana hadiah balas dendam yang telah aku siapkan, apa kalian menyukainya?"
"Apa maksudmu?"
"Ups nggak tahu ya? Maksud aku adalah...m, Video anak kesayangan kamu yang tersebar di internet itu adalah ulahku." Kata Gloria dengan tersenyum senang.
Deg
__ADS_1