
"Astaga aku lupa kalau kamu seekor singa. Aku menjadi gila karena terlalu buruk" kata El pada diri sendiri.
Sedangkan Lion yang melihat kelakuan aneh dari El hanya menutup mata dengan malas andaikan bisa berbicara pasti Lion akan berkata, "kamu memang sudah gila dari dulu namun baru sadar sekarang"
Lion adalah saksi itu bagaimana El, pria itu menjadi gugup bahkan salah tingkah jika di dekat Gloria. Jika biasanya wanita yang salah tingkah maka berbeda dengan El. Ibaratkan El yang menjadi perempuan dan Gloria yang menjadi pria
Di tempat lain di sebuah ruangan terlihat dua insan yang berbeda kelamin yaitu pria dan wanita. Terlihat keduanya sedang terlibat dalam pembahasan yang serius terbukti dari wajah mereka yang terlihat begitu serius bahkan terlihat tegang.
"Apa kamu belum juga menemukannya?" Tanya seorang wanita pada sosok pria yang duduk di depannya.
Huuh
Terlihat pria itu menggelengkan kepalanya dengan lesu.
__ADS_1
"Aku sudah mencarinya di seluruh kota namun aku tak menemukan setitik saja petunjuk. Louis menghilang begitu saja bagaikan hilang ditelan bumi" ungkap pria itu dengan nada frustasi.
"Sampai kapan kita akan terus mencari tanpa arah seperti ini dan entah sampai kapan kita dapat bertahan melawan paman" ucapan wanita itu dengan suara Sendu tatapan matanya perlahan redup menjadi kosong.
Sudah 2 bulan mereka melakukan pencarian besar-besaran namun sudah dua bulan pula mereka harus menelan kekecewaan karena sosok yang mereka cari tak kunjung mereka temukan. Jangankan temukan bahkan jejaknya saja tidak ada sama sekali bagaikan hilang di telan bumi.
Melihat jika sosok wanita di depannya menangis pria itu segera berdiri lalu mendekat ke arah wanita yang menangis. Pria itu duduk bersimpuh di hadapan sang wanita tangannya terulur menghapus air mata sang Wanita.
"St.. jangan menangis, aku yakin Louis masih hidup dan kita akan menemukannya. Kita hanya perlu bersabar sedikit lagi" ucap pria itu menghibur sang wanita.
"Sampai kapan? Ini sudah dua bulan semua pencarian kita sia-sia tanpa arah" bukannya berhenti menangis wanita itu malah semakin menangis kencang.
Tak tahan melihat sang wanita itu terus menangis pria itu segera menarik wanita itu dalam pelukannya
__ADS_1
"Maafkan saya tuan karena berani memeluk kesayangan Anda Namun aku juga tidak tega membiarkan dia menangis seperti ini" ungkap pria itu dalam hati merasa bersalah karena telah lancang memeluk wanita yang berada dalam pelukannya itu.
"Tuan Aku berharap di manapun engkau berada engkau selalu baik-baik saja dan segera kembali" doa pria itu dalam hati dengan penuh harap.
Pria itu terus memeluk wanita itu hingga beberapa saat kemudian wanita dalam pelukannya tak lagi mengeluarkan suara.
"Ternyata dia sudah tidur" Guman pria itu saat melihat jika wanita dalam pelukannya Sudah terlelap.
Pria itu segera mengangkat sang wanita lalu dibawanya pada ranjang yang ada di ruang kerja miliknya.
"Maafkan saya tuan karena saya telah lancang mencintai wanita ini" kata pria itu dalam hati yang menatap damai wanita yang tengah tertidur lelap itu.
Walau sang wanita tertidur dengan keadaan yang berantakan wajah memerah dan mata sembab karena banyak menangis. Namun bagi sang pria wanita itu tetap terlihat cantik dalam keadaan apapun.
__ADS_1
"Sebenarnya ini bukan sepenuhnya salahku. Namun usahamu juga yang meninggalkannya terlalu lama membuatku dengannya semakin dekat dan rasa yang awalnya hanya simpati itu mulai berubah menjadi cinta"