Gadis Hutan Kesayangan Tuan Amesia

Gadis Hutan Kesayangan Tuan Amesia
Balas dendam?


__ADS_3

"Jadi kamu akan kembali di negara itu?" Tanya Luis yang sedang memeluk Gloria dari belakang di sebuah pantai yang indah.


"Yah, aku harus kembali karena masih ada yang harus aku kerjakan." Kata Gloria dengan mengusap tangan Luis yang memeluknya.


"Membalas dendam?"


Gloria yang mendengar apa yang di tanyakan oleh Luis hanya bisa terdiam kaku. Apa yang Luis tanyakan itu adalah jawabannya sendiri.


Sedangkan Luis yang melihat keterdiaman sang kekasih hanya mengecup lembut pucuk kepala Gloria. Tanpa dijawab sekalipun Luis tahu jika Gloria benar-benar akan membalas dendam kepada orang-orang yang menyakitinya.


Dulu Luis berpikir dirinya dan adiknya Luisa adalah anak yang paling menderita semasa kecil. Namun, setelah mengetahui kisah hidup Gloria membuat Louis tercengang. Nyatanya hidup Gloria lebih sulit dan menyedihkan dibanding hidupnya dengan Luisa.


Dia yatim piatu saat umur 15 tahun dan Luisa yang berumur 10 tahun. Akan tetapi, walau menjadi yatim piatu, ia dan sang adik bisa hidup nyaman dengan makanan serta harta yang melimpah walaupun senyawa yang menjadi taruhannya.

__ADS_1


Sedangkan Gloria, Gadis itu dibuang di tengah hutan saat berumur 10 tahun. Lebih menyakitkannya lagi adalah orang yang membuangnya tak lain dan tak bukan adalah Ayah kandungnya sendiri. Pria yang seharusnya menjaga dan melindunginya justru pria yang tega membuangnya di tengah hutan untuk menjadi mangsa hewan buas.


Semua kebahagiaan dan keluarganya di renggut oleh pria yang seharusnya dia panggil Ayah. Kakeknya dibunuh hanya karena sebuah harta yang membuat mata hati tertutup. Sedangkan Ibunya, ibunya mengalami kematian yang tragis yang lagi-lagi pelakunya adalah ayahnya sendiri dan suami dari ibunya ulah.


Luis tidak tahu harus berkata apa untuk menanggapi cerita dan kisah hidup wanita yang dicintainya itu. Hidup di dalam hutan saja penuh akan dengan bahaya dan kesepian.


Gloria.....


Gadis tak mempunyai keluarga dan tak mempunyai teman. Temannya bermain dan bercanda tawa hanyalah hewan-hewan hutan yang telah menjadi temannya. Lalu sebuah kisah kebenaran yang terungkap nyata di depannya jelas-jelas hal itu akan melukai hati polosnya.


Gloria bertanya kepada Louis dengan mendongakkan kepala ke atas hingga tatapannya langsung bertemu dengan tatapan mata tajam milik Luis.


"Aku akan mendukung apapun yang kamu lakukan, termasuk Jika kamu memutuskan untuk membunuh orang-orang itu. Jangan takut karena aku akan selalu berada di sampingmu mendampingimu di manapun jalanmu." Ungkap Louis yang begitu terdengar sungguh-sungguh wajah penuh dengan kasih sayang dan cinta.

__ADS_1


Luis tidak peduli bagaimanapun perilaku dan apa yang dilakukan oleh Gloria. Baginya Gloria tetaplah glorianya yang merupakan gadis polos dan sedikit bodoh. Cintanya tidak akan berubah hanya karena sebuah perilaku yang dilakukan oleh Gloria. Selagi Gadis itu mengatakan mencintainya maka Louis akan berdiri di samping Gloria hingga sampai titik darah penghabisan.


"Kamu tidak akan membenciku?" Tanya Gloria yang membalikkan badan hingga keduanya saling berhadapan.


Louis tersenyum menarik pinggang ramping Gloria dan memeluknya hingga keduanya berdempetan.


"Tidak, karena aku tidak akan sanggup bila harus membencimu." Jawab Louis yang melayangkan satu kecupan di sudut bibir Gloria.


"Jadi, jangan pernah meragukan perasaanku padamu apapun yang terjadi. Karena aku hanya akan mencintai dan mempercayai Apa yang kamu katakan. Jika kamu mengatakan A maka aku akan mempercayaimu tanpa memperdulikan jika di luaran sana orang mengatakan B"


Gloria yang bahagia mendengar ungkapan dari Louis langsung memeluk pria itu dengan erat menyembunyikan wajahnya di dada bidang Louis. Entah kenapa ungkapan yang dikatakan Louis terdengar begitu manis di pendengarannya membuat wajah Gadis itu memerah seperti tomat hingga menjalar ke kuping.


Luis yang melihat tingkah dari sang kekasih hanya bisa tersenyum tipis. Karena apapun yang dilakukan oleh Gloria tetaplah terlihat lucu dan menggemaskan di matanya.

__ADS_1


Bisa saja nanti melihat Gloria membunuh justru Louis merasa itu menggemaskan.


__ADS_2