Gadis Kecil Kesayangan CEO

Gadis Kecil Kesayangan CEO
10.Kembali Ke Sekolah


__ADS_3

Senin pagi yang cerah..mungkin sebagian orang mempunyai istilah


'I DONT LIKE MONDAY' '


Tapi tidak bagi seorang gadis kecil yang sedang mematutkan dirinya di depan cermin meja rias yang ada dikamarnya


Dia sisir rambut coklatnya dan dia ikat dengan model kuncir ekor kuda..membikin sang gadis makin terlihat cantik dan imut..seraya dia selipkan rambutnya yang tidak terkuncir di belakang telinganya


Dia lalu bangkit dan pindah ke cermin besar yang ada..dia rapikan baju putih abu-abu lamanya yang agak kusam warnanya..baju yang sempat tidak dia pakai lagi..semenjak dirinya dikeluarkan oleh pihak sekolah dikarenakan dirinya tidak bisa membayar iuran sekolah


"Non Naya.." panggil Tika dari luar kamarnya sambil mengetuk pintu kamar


"Iya mbak.." jawab Kanaya


"Non ditunggu di meja makan..untuk sarapan.."


"Iya mbak..sebentar.."


Kanaya segera mengambil tas ransel barunya sebelum keluar dari kamar


"SEMANGAT NAYA!!" kata Kanaya sambil mengepalkan tangan kanannya di depan cermin besar..menyemangati dirinya sendiri


"Selamat pagi non Naya.." sapa Tika begitu Kanaya keluar dari kamar


"Selamat pagi mbak.." jawab Kanaya


"Ayo non..non sarapan dulu sebelum berangkat..dan pagi ini..sarapannya bukan roti sandwich lagi non..saya sudah buatkan nasi goreng special buat non.." kata Tika yang mengiringi Kanaya


"Waah..saya jadi ngerepotin mbak Tika nih.." kata Kanaya malu-malu


"Nggak apa-apa non..sudah jadi tugas saya kok" sahut Tika sambil tersenyum


Sesampainya di meja makan..Sela dan Nuri sudah menunggunya


"Selamat pagi non Naya.." sapa Sela


"Selamat pagi bu Sela.." jawab Kanaya


Kanaya lalu duduk di kursi yang ada


Tak lama kemudian..sang tuan rumah muncul bersama Wati yang mengekor di belakangnya


"Waaaaah..kak Stu keren sekali kalau pakai jas itu..kayak direktur.."


"Pagi Naya.." sapa Stu


"Eeh..pagi kak.." balas Kanaya yang seperti tergugah dari lamunannya


Nuri segera menyiapkan sarapan untuk Stu dan Kanaya


"Sudah siap Naya?..buat sekolah lagi?" tanya Stu sambil menyeruput kopinya


"Insya Alloh kak.." jawab Kanaya sambil tersenyum manis


"Senyuman itu..manis sekali..eeh"


Stu mengerjapkan matanya dengan cepat untuk mengusir khayalan yang sempat melintas dipikirannya


Setelah sesi sarapan selesai..mereka berdua bergegas ke depan


"Pagi boss.." sapa Riko sambil membukakan pintu mobil untuk Stu


"Pagi Riko.." balas Stu sambil masuk dan duduk di kursi belakang


"Non Naya duduk di belakang yaah?..bersama tuan muda..biar saya duduk di depan sama mas Riko" kata Sela yang melihat Kanaya membuka pintu depan mobil


"Baik bu.." jawab Kanaya


Kanaya lalu masuk dan duduk di sebelah Stu


"Kak Stu.." panggil Kanaya ke Stu


"Hmmmm." jawab Stu yang tengah memainkan handphonenya


"Mereka siapa kak?" tanya Kanaya ke orang-orang yang berdiri di luar sebuah mobil SUV berwarna hitam yang menunggu di depan dan belakamg mobil yang dia naiki


"Pengawal saya.." jawab Stu singkat


Kanaya membulat bola matanya..berarti Stu termasuk orang hebat..sampai membutuhkan pengawalan segitu ketatnya


"Sudah boss?" tanya Riko setelah duduk di belakang kemudi


"Jalan.." jawab Stu


Iring-iringan mobil keluar dari halaman mansion mewah kepunyaan Stu


"Naya.." panggil Stu sambil memberikan sebuah tas kecil ke Kanaya


"Iya kak?" jawab Kanaya heran melihat Stu menyodorkan tas kecil ke arahnya


"Tas ini kamu pegang..isinya duit sama ATM buat kamu jajan di sekolah nanti" kata Stu


"Buat aku kak?" tanya Kanaya sambil menerima tas kecil itu


"Iya..nanti kalau kurang..minta lagi yaah?" jawab Stu


Kanaya tersentak kaget..begitu melihat isi tas kecil pemberian Stu

__ADS_1


Tas itu berisikan beberapa gepok uang pecahan lima puluh ribu dan seratu ribu serta beberapa lembar ATM


"Ii..ini banyak sekali kak..aku nggak bisa nerimanya.." ucap Kanaya yang rikuh


Kanaya merasa bingung dengan uang yang ada di dalam tas kecil pemberian Stu..karena selama di kampung nenek Ida tidak lebih memberikan Kanaya uang sebesar lima ribu rupiah untuk ongkos dirinya berangkat sekolah


"Nggak apa-apa..kamu pegang ajah.."


Mau nggak mau..Kanaya terima tas itu dan dia masukan ke dalam tas ranselnya


"Terima kasih ya kak.."


"Iya..pin ATM sudah saya tulis di ATM nya yaah.."


"Iya kak..terima kasih"


"Semua berkas-berkas keperluan Naya buat daftar sekolah sudah beres Sel?" tanya Stu


"Sudah tuan muda..non Naya hanya tinggal lapor diri ke bagian Tata Usaha dan langsung bisa sekolah hari ini.." jawab Sela sambil memutar dirinya menghadap Stu


"Bagus.."


"Terima kasih ya bu.." ucap Kanaya sambil menjorokan kepalanya ke arah Sela


"Iya non..sama-sama" jawab Sela sambil tersenyum


Tak lama kemudian..rombongan mobil Stu memasuki halaman gedung sekolah yang terlihat mewah dan modern


Yaa..inilah gedung Wijaya Education Centre..sebuah komplek pendidikan khusus hanya untuk kalangan berduit dan high class yang ada di ibukota


Tidak sembarangan orang bisa menyekolahkan anaknya disini


Beberapa orangtua siswa yang kebetulan mengantar anaknya berangkat sekolah bertanya-tanya..mobil mewah siapa yang masuk dan parkir di halaman sekolah beserta rombongan pengawalnya dan melihat sebagian pengurus sekolah tergopoh-gopoh berdiri dan bersiap menyambut kedatangan seseorang sang empu mobil mewah itu


"Saya perlu ke dalam tidak Sel?" tanya Stu


'"Tidak perlu tuan muda..cukup saya saja yang menangani..mari non Naya" jawab Sela


"Iya bu..kak Stu..aku masuk ke dalam yaah?" pamit Kanaya


"Iya Naya..sekolah yang rajin yaah?" kata Stu sambil mengusap pucuk rambut Kanaya


"Iya kak..pak Riko..saya pamit yaah?" pamit Kanaya ke Riko


"Iya dek..yang semangat yaah..sekolahnya"


"Iya pak.."


"Kamu nanti pulangnya di jemput sama Sela yaah" kata Stu


"Iya kak..assallamualaikum.." pamit Kanaya sambil keluar dari dalam mobil


"Terima kasih pak.." ucap Kanaya ke laki-laki tegap yang membukakan pintu mobil untuk dirinya


"Iya non..sama-sama" jawabnya


Stu tersenyum mendengar Kanaya mengucapkan terima kasih pada bodyguardnya


Gadis kecil itu selalu mengucapkan terima kasih atas bantuan yang datang kepadanya walaupun bantuan itu kalau dilihat hanya sekedar dibukakan pintu mobil untuk dirinya


"Jalan Riko.." pinta Stu


"Baik boss.."


Riko segera menjalankan mobilnya untuk meninggalkan gedung sekolah untuk menuju ke kantor


Kanaya berdecak kagum melihat begitu megahnya komplek gedung Wijaya Education Centre


"Waaah..gedung sekolahnya besar sekali.."


"Non Naya.." panggil Sela yang melihat Kanaya berdiri mengagumi megahnya gedung Wijaya Education Centre


"Eh..iya bu.." jawab Kanaya sambil menghampiri Sela yang menunggunya


Jajaran pengurus yang berdiri menunggu kedatangan Kanaya..mengangguk hormat begitu Sela dan Kanaya lewat dihadapan mereka


"Selamat datang bu Sela..non Naya.." sapa mereka


Kanaya yang namanya disebut hanya mengangguk hormat sambil tersenyum rikuh membalas sapaan mereka


"Mereka kok tahu namaku sih?"


___________


"Selamat pagi anak-anak..mohon perhatiannya sebentar..pagi ini kalian kedatangan seorang murid baru di kelas ini..mohon diterima kedatangannya..nah Naya..silahkan perkenalkan dirimu di depan teman-temanmu" pintu seorang guru wanita ke Kanaya


"Selamat pagi teman-teman..perkenalkan namaku Kanaya Puspa Alexandria.. teman-teman bisa memanggilku Naya.." sapa Kanaya di depan kelas sambil tersenyum


..Waah cakep banget


..Imut banget


..Kawaaaaiiii


..Boleh juga tuh


..Namanya cakep banget..kayak orangnya

__ADS_1


"Nah Naya..kamu bisa duduk dibangku sebelahnya Maria" tunjuk guru itu ke bangku yang kosong


"Baik bu..terima kasih"


Kanaya lalu menuju ke bangku yang sudah di tunjuk oleh gurunya


"Hai..kenalin..nama gua Maria..Maria Gita.." sapa Maria..teman sebangku Kanaya


"Hai Maria..salam kenal juga..namaku Naya.." jawab Kanaya sambil menyambut uluran tangan Maria


"Helo Naya..kenalin nama gua Rita..Rita Anggun Jelita.." sapa Rita yang duduk di depan meja Kanaya


"Kalau gua Liona..Liona Paquitta" sapa Liona yang duduk di sebelah Rita


"Hai..salam kenal juga..namaku Naya.."


Teman-teman yang lainnya bergantian untuk berkenalan dengan Kanaya..sampai guru menegor mereka agar melanjutkan sesi perkenalan di saat jam istirahat


Sepertinya Kanaya diterima dengan hangat oleh teman-teman barunya


Sela yang melihat dari jendela..tersenyum melihat interaksi Kanaya dengan teman-teman barunya


"Anak itu memang membawa aura yang positif dimana pun dia berada.."


________


Bel waktu istirahat berbunyi..seluruh siswa bergerombol keluar dari kelas menuju ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan


"Ayo Naya..kita ke kantin.." ajak Maria


"Ayo.." jawab Kanaya yang tidak lupa dia bawa tas kecil pemberian Stu


"Kamu sebelum disini..sekolah dimana Naya?" tanya Rita yang berjalan di sebelahnya


"Aku dulu sekolah di kampung.." jawab Kanaya


Rita dan Maria berkerut keningnya..mendengar jawaban Kanaya


Tapi sebelum mereka bertanya lagi..sebuah panggilan mengalihkan pandangan mereka


"Hai!!..anak baru..boleh kenalan nggak?" tanya seorang siswa laki-laki yang berlari menghampiri rombongan Kanaya


"Hai..nama gua Ryo.."


"Gua Hans.."


"Gua Mike.."


Sapa tiga siswa laki-laki kepada Kanaya


Sesaat Kanaya terpana melihat tiga siswa yang mau berkenalan dengan dirinya


"Halo..salam kenal..namaku Naya.."


"Naya mau kemana?" tanya Ryo


"Aku mau ke kantin...sama Rita dan Maria" jawab Kanaya


"Ooh..sama dong..kalau gitu bareng aja yuk.." ajak Ryo


Selanjutnya mereka berjalan menuju kantin


Sebagian siswa laki-laki melihat seorang siswa baru yang mengenakan seragam yang berbeda dengan mereka..menghampiri Kanaya untuk berkenalan


Benar dugaan Riko..Kanaya langsung menjadi kembang baru di sekolahnya ini


"Naya..kamu bukan asli orang Indonesia yaah?..muka kamu kayak orang indo gitu.." tanya Rita sambil mengaduk es campurnya


"Nggak Rit..aku asli dari kampung kok.." jawab Kanaya sambil menyedot juice sirsaknya


"Mosok siih?..rambut kamu ajah beda tuh..warnanya coklat brunette gitu..kamu cat yaah?"


Kanaya hanya tersenyum


"Nggak Rita..rambut aku warnanya begini sejak aku lahir.."


"Mosok siiih?" tanya Rita


"Ya Alloh..semoga teman-teman disini jangan menghina rambutku lagi ya Alloh.."


"Tapi cakep kan Rit?" potong Mike


"Whoooo!!..lu mah ada maunya..Naya..kamu jangan sampai kena gombalan tiga monyet ini yaah?" wanti-wanti Rita ke Ryo,Mike dan Hans


"Sembarangan lu kalau ngomong Rit!!" kesal Hans


"Yeeee..emang bener kan?" balas Rita nggak mau kalah


Kanaya tersenyum geli melihat kelakuan kedua teman barunya


"Kamu pakai skincare apa sih Naya?..muka kamu bisa glowing gitu.." tanya Liona


"Nggak..saya nggak pernah pakai skincare..di kampung mana ada yang jualan skincare.." jawab Kanaya sambil tersenyum


"Ya Tuhaaan..senyumannya manis banget" batin Riko yang sedari tadi hanya diam sambil memperhatikan Kanaya


"Terus?..kamu pakai apa?" tanya Liona lagi

__ADS_1


"Saya kalau cuci muka..cuma pakai sabun sama air sumur doang kok.."


"HAAAAAAHH???"


__ADS_2