Gadis Kecil Kesayangan CEO

Gadis Kecil Kesayangan CEO
111.Ke Bandung


__ADS_3

Pagi hari di mansion tuan Stephano..kegiatan rutin seperti biasa di meja makan utama..keluarga tuan Stephano tengah sarapan


"Sandra?.." panggil nyonya Delores


"Iya bu?.." jawab Kanaya


"Kamu nanti mau ikut ibu tidak?..ibu sama kakakmu mau fitting gaun pengantin buat Cindy dan kakakmu?.." tanya nyonya Delores


"Nggak bu..aku sama kak Ambar mau jalan keluar..soalnya aku sudah janjian sama kak Ambar kemarin.." jawab Kanaya


"Mau pergi kemana sayang?.." tanya nyonya Delores lagi


"Kak Ambar mengajak aku ke Bandung bu.." jawab Kanaya


"Tapi kamu harus fitting seragam juga buat acara resepsi kakakmu nanti Sandra.."


"Besok saja ya bu?..gimana?.." usul Kanaya


"Ya sudah kalau itu mau kamu.." jawab nyonya Delores


"Nanti ibu booking tempatnya buat kamu besok.." sambung nyonya Delores


"Kamu nanti di Bandung..ke tempat siapa dek?.." tanya Alf


"Kata kak Ambar..ke rumah orangtua temannya kak Ambar kak.." jawab Kanaya


Setelah selesai sarapan..Kanaya segera bergegas ke kamarnya..untuk mempersiapkan bawaan yang akan dia bawa selama perjalanan ke Bandung. Dengan di bantu seorang pelayan..Kanaya memberesi tas backpacknya


"Nona muda mau bawa jaket?.." tanya pelayan itu


"Bawa nggak ya mbak?.." jawab Kanaya bingung menimbang-nimbang


"Lebih baik bawa nona muda..soalnya sekarang kan lagi musim hujan..takutnya nanti disana nona muda kehujanan.." usul pelayan itu


"Ya sudah deh mbak..aku bawa saja jaketnya"


Pelayan itu memasukan jaket ke dalam backpack Kanaya


"Terima kasih ya mbak.." ucap Kanaya sambil menyanding backpacknya


"Iya nona muda..sama-sama.."


Kanaya keluar dari dalam kamarnya dengan diiringi pelayan di belakangnya. Dia lihat ibunya tengah menikmati teh hijaunya di ruang keluarga


"Ibu?..aku jalan dulu yaah?.." pamit Kanaya sambil mencium tangan nyonya Delores


"Ambar sudah datang sayang?.." tanya nyonya Delores


"Katanya lagi on the way kesini bu.." jawab Kanaya

__ADS_1


Nyonya Delores lalu mengiringi Kanaya yang berjalan ke teras mansion..karena Kanaya sudah berjalan terlebih dahulu ke teras. Tak begitu lama Kanaya dan ibunya menunggu di teras..masuklah sebuah sepeda motor Ducati Panigalle berwarna hitam dop berjalan pelan ke depan teras. Kanaya yang melihatnya hanya tersenyum..berbeda dengan nyonya Delores..nyonya Delores hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Setelah menstandarkan motornya..Ambar menghampiri Kanaya dan nyonya Delores yang menunggunya di teras


"Selamat pagi aunty Adel.." sapa Ambar setelah melepas helm full face nya


Ambar cipika cipiki dengan nyonya Delores


"Pagi sayang.." jawab nyonya Delores


Nyonya Delores lalu melihat-lihat penampilan Ambar pagi ini..mengenakan jaket dan celana kulit dan tak ketinggalan sepatu kulit berlaras panjang


"Kamu tuh ya Mbar..dari dulu nggak pernah berubah kalau pakai baju.." ucap nyonya Delores sambil menggeleng-gelengkan kepalanya


"Aaaah..aunty maah..Ambar kan nyamanan pakai baju seperti ini aunty.." jawab Ambar


"Kamu itu perempuan Ambar..nggak ada anggun-anggunnya sama sekali.." gemas nyonya Delores sambil menjembel kedua pipi Ambar


Kanaya tertawa geli melihat Ambar merajuk karena pipinya di jembel oleh nyonya Delores


"Kamu mau ajak Kassandra kemana sayang?.." tanya nyonya Delores sambil mengajak Ambar duduk di kursi teras


"Ke Bandung aunty.." jawab Ambar


"Pakai motor?..no..no..no...Ambar!..aunty nggak kasih ijin kalian untuk ke Bandung pakai motor.." cegah nyonya Delores


Kanaya dan Ambar saling pandang sambil menahan tawanya melihat nyonya Delores yang gusar


"Tentu tidak aunty..Kanaya sudah bicara dengan Ambar kemarin..kalau kita ke Bandungnya pakai mobilnya Naya aunty.." jawab Ambar sambil tersenyum


"Aku mau pakai mobil yang dari opa Enzo bu.." jawab Kanaya


Nyonya Delores menganggukan kepalanya


"Kalau begitu..kita jalan sekarang yuk Nay..takut macet kalau kita jalan siang.." ajak Ambar sambil melihat jam tangannya


"Ayuk kak.." jawab Kanaya


"Kamu nggak sarapan dulu Mbar?.." tanya nyonya Delores


"Tadi Ambar sudah sarapan di rumah aunty.." jawab Ambar


Nyonya Delores ikut bangun dan mengikuti Kanaya dan Ambar yang berjalan menuju ke garasi. Seorang Security yang berjaga di pos dekat garasi..menghampiri nyonya Delores


"Selamat pagi nyonya besar..ada yang bisa saya bantu?.." tanyanya ke nyonya Delores


"Pagi..tolong kamu ambilkan kunci mobilnya Sandra yang Fiat putih yaah?.." jawab nyonya Delores


"Baik nyonya besar.."


Security itu segera menuju ke lemari kecil yang menjadi tempat penyimpanan kunci-kunci mobil

__ADS_1


"Ini kuncinya nona muda.." kata Security itu memberikan kuncinya ke Kanaya


"Terima kasih paman.."


Mata Kanaya tertuju ke sebuah mobil yang terselubung dengan cover mobil yang terbuat dari bahan parasit


"Paman?..aku bisa minta tolong tidak?.." tanya Kanaya ke Security


"Bisa nona muda..apa yang bisa saya bantu?"


"Tolong paman buka kain di mobil itu yaah?..sepertinya aku mau pakai mobil itu saja.." jawab Kanaya


"Baik nona muda..sebentar"


Dengan di bantu oleh rekannya yang lain..Security itu membuka selubung mobil Kanaya yang ternyata selubung itu menutupi mobil Ferrari Kanaya yang baru


"Aku pakai Ferrari..nggak apa-apa kan bu?.." tanya Kanaya ke ibunya


"Boleh sayang..itu kan mobil kepunyaan kamu sendiri.." jawab nyonya Delores


"Ayo kak..kita pakai Ferrari saja.." ajak Kanaya ke Ambar


Ambar hanya tersenyum mendengar ajakan Kanaya


"Nih kak..kunci mobilnya.." kata Kanaya sambil memberikan kunci mobil Ferrari nya ke Ambar


"Kakak yang bawa?.." tanya Ambar


"Iya kak..aku belum begitu lancar bawa mobilnya kak..takut nabrak.." jawab Kanaya


Setelah menerima kunci dari tangan Kanaya..Ambar lalu menyalakan mesin Ferrari Larusso GT kepunyaan Kanaya


"Bu?..aku jalan sama kak Ambar dulu yaah?.." pamit Kanaya sambil mencium tangan nyonya Delores


"Iya sayang..hati-hati yah?.." jawab nyonya Delores sambil mencium kedua pipi Kanaya


Ambar pun mengikuti pamit dengan nyonya Delores


"Aunty..Ambar jalan dulu yaah?.." pamit Ambar sambil cipika cipiki dengan nyonya Delores


"Iya sayang..kalian hati-hati yaah?.."


Setelah pamit dengan nyonya Delores..Ambar dan Kanaya masuk ke dalam Ferrari Kanaya


"Daaaa ibu..assallamuallaikum..." kata Kanaya sambil melambaikan tangannya dari dalam mobilnya yang mulai bergerak keluar dari dalam garasi


"Daaaa sayaaang..selamat senang-senang yaah?.." jawab nyonya Delores membalas lambaian tangan Kanaya


Tak lama kemudian Ferrari Larusso GT meninggalkan mansion tuan Stephano

__ADS_1


.


.


__ADS_2