Gadis Kecil Kesayangan CEO

Gadis Kecil Kesayangan CEO
30.Nggak Salah Memilih


__ADS_3

Kanaya menghampiri Stu yang tengah berkutat dengan laptopnya di ruang keluarga


"Kak Stu nyari aku?" tanya Kanaya sambil duduk di bawah..sebelah Stu


"Iya..kamu beresin baju-baju kamu yaah?..besok kita balik ke Indonesia.." jawab Stu


"Hah?..beneran kak?"


"Iya..ada urusan kantor yang musti saya beresin.." ujar Stu sambil mengetik di laptopnya


"Tapi..anu kak..hmmmm..aku.." ucap Kanaya sambil memilin jari-jari tangannya


Kanaya merasa sungkan untuk mengutarakan maksudnya ke Stu


"Kenapa Naya?" tanya Stu


"Kak Stu..anu..sebelum kita pulang ke Indoneisa..aku mau maen ke danau yang didepan boleh tidak?" tanya Kanaya malu-malu


"Boleh.."


"Tapi kakak temenin yaah?..aku takut kalau kesana sendirian.." pinta Kanaya


Stu mengulas senyumannya..dia pun menganggukan kepalanya


"Terima kasih kak..aku sholat dulu yaah?..habis itu kita ke danau.."


Kanaya segera beranjak ke kamarnya


Stu kembali berkutat dengan laptopnya


Mommy Angel menghampiri ruang tengah sambil membawa segelas wine


"Besok kau sudah mau balik ke Indonesia Stu?" tanya mommy Angel sambil duduk di sofa


"Iya mom..kata Riko ada masalah di kantor yang musti Stu tangani sendiri mom.." jawab Stu sambil menutup laptopnya dan pindah ke sofa sebelah mommy Angel


"Tidak bisakah kau tunda dulu..satu atau dua hari lagi..mommy masih kangen sama kamu sayang.." rajuk momny Angel sambil membuka kedua tangannya


Stu yang paham maksud mommy nya..menghampiri mommy Angel dan menelusup ke pelukan mommy nya


"Stu juga masih mau lama-lama disini mom..tapi kerjaan Stu nggak bisa ditinggal.." jawab Stu di pelukan mommy Angel


Momny Angel hanya diam dan mencium pucuk rambut anak semata wayangnya


"Selain mommy masih kangen sama kamu..mommy masih ada beberapa projeck dengan Naya disini Stu.."


"Projeck apa mom?"


"Mommy mau menyulap Naya seperti mommy dulu..menjadi fotomodel profesional"


"Tapi Naya masih sekolah mom.." ucap Stu


"Justru di usianya Naya yang sekarang ini..mommy akan mendidiknya dari dasar..Naya mempunyai semua kriteria untuk menjadi fotomodel Stu.."


Interaksi antara mommy Angel dan Stu di sofa ruang keluarga..tengah diperhatikan oleh Kanaya dari lantai dua


Kanaya merasa iri melihat Stu yang tengah bermanja-manja dengan mommy nya..yaa..dia dari kecil tidak pernah merasakan kehadiran seorang ibu disisinya yang menjadi tempat untuk bermanja-manja dan berkeluh kesah


"Bahagianya kak Stu masih punya orangtua yang lengkap..sedangkan aku?.."


"Naya?..sini sayang..kenapa kamu bengong disana?" panggil mommy Angel yang tahu kehadiran Kanaya dari tempat dia duduk


Kanaya yang tersadar dari lamunannya..segera menghapus airmata yang mulai menggenang di ujung matanya


"I..iya myh.." jawab Kanaya sambil turun menghampiri ruang keluarga


Stu segera melepaskan pelukannya begitu Kanaya sampai di ruang keluarga


"Berangkat sekarang?" tanya Stu


Kanaya menganggukan kepalanya


"Kalian mau kemana?" tanya mommy Angel


"Naya mau minta ditemani kak Stu pergi ke danau yang didepan myh.." jawab Kanaya


"Ooh..ya sudah..hati-hati ya sayang.."


"Iya myh.."


Mommy Angel mengiringi dengan pandangannya tak kala Stu menggandeng Kanaya keluar menuju ke depan halaman mansion


________________


Semenjak menjejakan kakinya di tepi danau Ontario..Kanaya terus menyunggingkan tawanya di bibirnya


Dirinya merasa senang sekali begitu melihat danau yang ada di depan matanya..kakinya langsung berlari-lari riang di pinggir danau


Stu tidak mau melewatkan moment ini..dia rekam aktivitas Kanaya yang bermain-main di pinggiran danau


"Kak Stu!..sini kak!!.." panggil Kanaya sambil melambaikan tangannya ke arah Stu


Stu segera bangun dan menghampiri Kanaya


"Hei!.." teriak Stu ketika Kanaya memercikan air ke arahnya


Kanaya hanya tertawa dan kembali memercikan air ke arah Stu yang kalang kabut menghindari cipratan air Kanaya


Stu langsung membalas dengan menyiramkan air ke Kanaya..tapi Kanaya kangsung berkelit hingga cipratan air Stu tidak mengenainya


"Enggak kena..weeeek.." ledek Kanaya sambil memeletkan lidahnya


"Eeeeh..jangan lari kamu!!"


Stu mengejar Kanaya yang sudah berlari menghindari dirinya


"Kejar aku kak..kalau bisa..hahahahha.."


Stu segera melebarkan langkahnya mengejar Kanaya


Greeeeb


"Kena kamu!!..hahaha..mau kemana hah!!"


Stu berhasil menangkap Kanaya dan dia angkat badan Kanaya tinggi-tinggi


"Ampun kak!!..hahaha..ampun!!" teriak Kanaya di pelukan Stu


Kanaya memberontak agar Stu melepaskan pelukannya..tapi Stu makin mengeratkan pelukannya di badan Kanaya..hingga tanpa sengaja..bibirnya menyentuh tengkuk Kanaya yang putih jenjang


Aroma harum langsung menelusup ke rongga hidung Stu..ingin dia mengexplore lebih ke leher Kanaya yang begitu menggodanya


"Kak!!..lepasin kak..aku minta ampun..."


Ucapan Kanaya sontak membuyarkan lamunan Stu dan langsung menurunkan Kanaya

__ADS_1


"Kak?" tanya Kanaya yang melihat muka Stu yang memerah


"Kakak kenapa?..sakit?" tanya Kanaya sambil meraba kening Stu


"Iya..aku sakit..sakit gara-gara kamu.." jawab Stu sambil memegang tangan Kanaya


"Hah?" tanya Kanaya heran


Sru lalu menggandeng Kanaya untuk duduk di hamparan rumput yang ada di pinggir danau dan duduk disana


"Naya.." panggil Stu lembut


"Iya kak.."


"Aku mau tanya sama kamu"


Kanaya keningnya berkerut


"Nanya apaan kak?"


"Kamu..selama tinggal di tempatku..perasaan kamu bagaimana?" tanya Stu sambil menatap Kanaya intens


"Bagaimana kak?..aku nggak ngerti.."


"Perasaan kamu ke aku Naya?.." tanya Stu


Kanaya makin bingung dengan pertanyaan Stu


"Naya..kalau aku boleh jujur..selama kamu tinggal di tempatku..pelan-pelan menghapus ingatanku akan orang yang pernah aku kasihi..orang yang sempat mengisi ruang hatiku..lalu kepergian dia membuat hatiku ini sakit dan tertutup rapat oleh apa itu yang namanya cinta.."


Stu menggenggam erat tangan Kanaya dan mengecupnya dengan lembut punggung tangan Kanaya


"Karena kehadiranmu di sisiku..hatiku ini pelan-pelan membuka dan menerima kembali apa yang namanya itu cinta..Naya?..maukah kamu jadi kekasihku?"


Deg...


"Kekasih..kak Stu mau jadi kekasihku?"


Kanaya hanya bisa diam..dia tundukan kepalanya..dirinya bingung dengan pemintaan Stu yang masih asing di telinganya..yaa..Kanaya masih asing dengan istilah apa itu yang namanya kekasih..pacar


"Naya?.." panggil Stu sambil menaikan dagu Kanaya


"Jawab Naya..mau tidak kamu jadi kekasihku?"


"Ak..Aku bingung kak.." jawab Kanaya


"Kok bingung?..kenapa?"


"Sebenarnya..aku juga senang dengan kak Stu..apa itu juga yang dinamakan jatuh cinta kak?" tanya Kanaya polos


Stu hanya tersenyum menjawab pertanyaan Kanaya..ternyata Kanaya juga suka dengan dirinya


"Terus?..kamu mau nggak?"


"Kak Stu nggak salah?..milih aku buat dijadiin pacar?..aku kan orang kampung kak..orangtuaku saja nggak jelas dimana?.." tanya Kanaya


"Nggak Naya..aku nggak salah memilih kamu..orangtuaku sangat senang saat bertemu denganmu..terutama mommy..kamu tahu nggak?..mommy sudah menganggap kamu itu sebagai calon menantunya.." jawab Stu


"Haah?..calon menantu mommy?.."


Muka Kanaya bersemu merah membuat Stu gemas ingin rasanya menguyel-uyel kedua pipi cuby Kanaya yang menggemaskan


"Naya??..jawab dong.." pinta Stu setengah merengek ke Kanaya


"Hah?..apaan Naya?..aku nggak dengar?.." tanya Stu sambil tersenyum


Sebenarnya Stu mendengar ucapan Kanaya..tapi dia memang senang sekali menggoda Kanaya


"Iya kak..aku mau menjadi kekasih kakak.." ucap Kanaya sambil menegakkan kepalanya dan menatap Stu


"YEEEEESSS!!!..."


Stu langsung memeluk Kanaya sambil tertawa senang..hatinya senang bukan main..ternyata Kanaya mau menjadi kekasihnya


Eheeeeeeemm...


Stu yang tengah memeluk Kanaya menoleh ke samping..ke arah sumber suara deheman


Disana kedua orangtua Stu sudah berdiri sambil tersenyum melihat putranya memeluk Kanaya..Kanaya segera melepaskan pelukan Stu melihat daddy Tony dan mommy Angel menghampirinya


"Mommy?..daddy?.." sapa Kanaya sambil bangun dan menyapa kedua orangtua Stu


Mommy Angel segera memeluk Kanaya


"Terima kasih ya sayang..sudah mau menerima anak bandel mommy.." ucap mommy Angel


"Iya myh.." jawab Kanaya


"Daddy sama mommy kapan sampai disini?" tanya Stu


"From the time you were chasing.." jawab daddy Tony sambil tersenyum


Mommy Angel menuntun Kanaya ke sebuah bangku taman yang ada di pinggir danau Ontario yang diikuti oleh Stu dan daddy Tony


Pak Ken memerintahkan pelayan untuk menata makanan dan minuman di meja taman..setelah melihat Keluarga Wijaya duduk


Seorang pelayan menuangkan wine ke gelas kepunyaan daddy Tony dan mommy Angel


"Kamu mau nyoba Naya?" tanya Stu sambil tersenyum karena mata Kanaya terus melihat wine yang ada di gelas kepunyaan mommy Angel


"Bocah bandel!!.." marah mommy Angel ke Stu


"Kamu jangan mau ya sayang..kalau bocah bandel itu kasih minuman kayak gini ke kamu.." pesan mommy Angel ke Kanaya


"Memang minuman apaan sih itu myh?" tanya Kanaya yang penasaran


"Soalnya kemarin..Naya lihat ibu Delores minum juga.." sambung Kanaya


"Ini wine sayang..kamu belum boleh minum yaah?..nanti kalau sudah cukup umur baru boleh.." jawab mommy Angel


"Oooo" Kanaya membulat mulutnya


"Bikin mabuk ya myh?" tanya Kanaya lagi


"Iya sayang..kalau banyak-banyak.." jawab mommy Angel sambil membelai rambut Kanaya


"Stu bilang ke mommy..kamu suka mie ramen yaah?" tanya mommy Angel


"Iya myh.." jawab Kanaya


Mommy Angel melihat ke pak Ken..pak Ken menyuruh seorang pelayan untuk menyajikan semangkuk mie ramen ke Kanaya


"Ini..mommy pesanin mie ramen untuk kamu.."


"Waah..terima kasih ya myh.." ucap Kanaya dengan mata yang berbinar-binar

__ADS_1


Pelayan juga menyajikan steak dan smash potato sebanyak empat piring


"Silahkan dinikmati tuan..nyonya..mas Stu dan non Naya.." ucap pak Ken sambil menunduk hormat


"Terima kasih pak Ken.." sahut Kanaya


Gadis itu tidak lupa selalu mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah membantunya


"Mari kita makan.." ajak daddy Tony


"Bismillahhirohmannirohim.."


Tak lupa Kanaya mengucapkan doa sebelum dia makan..semua yang hadir tersenyum melihat Kanaya berdoa


"Enak Naya?" tanya mommy Angel


"Hmmm..enak myh..terima kasih ya myh.." ucap Kanaya setelah menyeruput mie ramennya


"Nanti kalau kamu kurang kenyang..kamu bisa makan steak kepunyaan kamu.." kata mommy Angel sambil memakan potongan daging ke mulutnya


"Baik myh.."


Mereka menikmati makan malam di pinggir danau Ontario sembari ditemani oleh semilir angin sore danau dan sunset yang perlahan-lahan tenggelam di ujung horizon danau Ontario


__________________


Setelah menunaikan sholat Isya..Kanaya memberesi baju-bajunya untuk dimasukan ke dalam koper


Dia mendengar handphonenya yang ada di atas nakas berdering..Kanaya segera ambil dan dia lihat..Alf menghubungi dirinya lewat video call


"Halo kak Alf?" sapa Kanaya begitu visual Alf muncul di layar handphonenya


"Halo dek?..lagi ngapain?"


"Ini kak..aku lagi beresin baju..besok aku sama kak Stu sudah balik ke Indonesia.."


"Haah!!..beneran dek?"


"Iya kak..kata kak Stu ada kerjaan di kantornya yang harus kak Stu sendiri yang nanganin"


"Eh dek..ibu kak Alf mau ngomong nih.."


Visual layar handphone Kanaya berubah menampilkan wajah nyonya Delores


"Halo Naya?..apa kabar sayang?"


"Kabar Naya baik ibu..ibu juga kabarnya gimana?"


"Kabar ibu baik-baik saja sayang..kapan kamu balik ke Indonesia?..ibu kangen sayang.."


Kanaya heran melihat nyonya Delores menitikan airmatanya..tapi segera dihapusnya


"Rencananya besok ibu.."


"Nanti kalau kamu sudah mendarat..telpon Alf yaah?..biar Alf jemput kamu buat ketemu sama ibu..mau kan kamu main ke tempat ibu lagi?"


"Mau ibu..nanti kalau Naya sudah mendarat..Naya pasti telpon kak Alf.."


Nyonya Delores menghapus dengan cepat airmatanya yang terlanjur meluncur di pipinya dan berusaha untuk tersenyum manis ke Kanaya


"Kemarin waktu di pesawat?..kamu mabuk nggak nak?"


"Naya takut ibu..soalnya Naya kan baru pertama kali naik pesawat..tapi alkhamdulillah..sama kak Stu..Naya dikasih obat anti mabuk.."


"Besok di pesawat..kamu minta obat lagi sama Stu yaah?..jangan lupa makan dulu ya nak..perut kamu jangan sampai kosong selama di pesawat..ya sayang yaah?"


"Ii..iya ibu.."


Kanaya merasa ada yang aneh..kenapa nyonya Delores begitu mengkhawatirkannya


"Bu?..sudah yaah?"


Suara Alf meminta nyonya Delores menyudahi panggilan videonya


"Sebentar Alf..ibu masih kangen sama Kasandra.."


"Iya..besok kan Kasandra sudah sampai disini..kasihan bu..disana sudah jam 10 malam..biar Kasandra istirahat dulu.."


Kali ini suara tuan Stephano menimpali permintaan Alf


"Kasandra?..siapa itu Kasandra?" batin Kanaya


"Sayang?..sudah dulu yaah?..soalnya disana jam 10 malam kan?"


"Iya ibu.."


"*Kamu sekarang istirahat yaah?..biar besok kamu nggak kecapekan..sudah yah?..selamat malam sayang*.."


"Selamat malam ibu.."


Visual berganti dengan wajah Alf lagi


"Sudah ya dek..biar kamu bisa istirahat.."


"Iya kak Alf.."


"Assallamuallaikum.."


"Waallaikumsallam.."


Kanaya taruh handphonenya di nakas..hatinya bertanya-tanya tentang nama Kasandra..nama yang diucapkan nyonya Delores


"Kasandra.."


Kanaya mengangkat kedua bahunya..berusaha untuk acuh..dia lalu merebahkan badannya dan meraik selimut menutupi badannya


________________


"Waallaikumsallam.."


Alf mematikan sambungan video call dengan Kanaya..dia melihat ibunya menangis di pelukan ayahnya


"Kasandra Yaaaah..ibu kangen sama Kasandra" tangis nyonya Delores


"Iya bu..besok kan Kasandra sudah terbang balik ke sini..kita doakan saja..supaya putri kita selamat sampai disini.." hibur tuan Stephano sambil mencium pucuk rambut nyonya Delores


"Iya Yah..amiiin.."


Perlahan..tangis nyonya Delores mereda dan menguraikan pelukannya


"Besok ibu ikut ya Alf?.."


"Tidak usah bu..ibu biar disini saja..biar Alf..yang jemput Kasandra" jawab Alf


Tuan Stephano mengusap-usap punggung nyonya Delores guna menghiburnya

__ADS_1


__ADS_2