Gadis Kecil Kesayangan CEO

Gadis Kecil Kesayangan CEO
90.Menjadi Chef Dadakan


__ADS_3

Khusus part ini..Author akan hadirkan yang manis-manis dan yang lezat-lezat untuk memanjakan mata para Reader.


Para Reader jangan sampai kena diabetes yaaak? 😁😁😁😁


Happy Reading


🙏🙏🙏🙏🙏🙏


.


***


Pagi itu..di mansion tuan Stephano..tepatnya di halaman samping mansion..berjejer rapi 7 buah mobil Fiat 500L terbaru kiriman opa Enzo khusus dari Italia


.



(Gambar hanya pemanis)


.


Mobil itu tengah menunggu pemiliknya untuk dibawa pulang. Yaitu teman-teman Kanaya..termasuk Marcela dan Utari


***


Sementara itu sang tuan rumah sedang asyik di dapur mansion ayahnya..dengan berbalut apron di dadanya..Kanaya tengah mencoba resep baru pemberian oma Izel sewaktu di Italia. Pak Dan sudah meminta pada Kanaya untuk menyerahkan semuanya pada Chef yang bertugas hari ini..tapi Kanaya bersikeras untuk mencoba membikinnya sendiri. Kanaya meminta para Chef dan pelayan hanya mengawasinya saja


Ting


Bunyi bel dari sebuah oven besar yang menandakan kalau sesuatu yang didalam oven telah matang


"Waaaaah..akhirnya jadi juga..ayo pak Dan..paman..bibi..kita coba kue buatan aku.." ajak Kanaya yang membawa loyang kue dari dalam oven


Para Chef kalang kabut ketika Kanaya dengan tangannya sendiri mengambil loyang dari dalam oven dan dia bawa ke meja. Para Chef dan pelayan takut dengan tatapan tajam pak Dan yang menyalahkan keteledoran mereka karena Kanaya sampai mengambil sendiri loyang dari dalam oven


"Nonaaa..biar saya saja yang bawa..nanti tangan nona kepanasan.." pinta salah satu Chef yang langsung mengambil sebuah sarung tangan tebal dan meminta Kanaya menyerahkan loyang yang dia pegang ke tangannya


"Biar saja paman..tanggung.." jawab Kanaya yang menaruh loyang di meja


Para Chef segera mengambil roti yang sudah matang dari atas loyang dan ditaruh di atas sebuah piring. Mereka tidak mau kecolongan lagi karena Kanaya ingin mengambil sendiri rotinya yang baru matang dari atas loyang


.



.


(Gambar hanya pemanis)


.


"Nona suka roti-roti dari Italia?" tanya salah satu Chef setelah melihat roti hasil bikinan Kanaya


"Iya paman..kemarin waktu aku di rumah oma..oma mengajari aku bikin roti ini.." jawab Kanaya


"Bagaimana kalau sekarang giliran kami yang buat roti dari Italia buat nona?..nona mau kan?" tanyanya lagi


"Waaah..terima kasih paman-paman Chef semua..mau..aku mau paman..kebetulan hari ini teman-teman aku mau datang ke sini.." jawab Kanaya dengan matanya yang berbinar


"Terima kasih nona..silahkan nona tunggu yaah?..kami akan segera membuatnya.."


Para Chef itu segera membagi tugas untuk membuat roti dan aneka kue khas dari Italia


"Bibi..ayo dicoba roti buatan aku..ayo mbak Ima.." ajak Kanaya kepada para pelayan yang berdiri di dekat pintu dapur


Setelah mendapatkan anggukan kepala dari pak Dan..mereka menghampiri Kanaya


"Ini namanya roti apa nona?" tanya Rohima sambil membelah roti dan di makan


"Cornetto mbak.." jawab Kanaya


"Kayak nama es krim nona?.." tanya Rohima lagi


"Iya..kata oma Izel..namanya sama seperti es krim..pak Dan..ayo pak..sini cobain roti buatan aku.." ajak Kanaya


Pak Dan menghampiri meja dan mengambil satu buah roti yang ada di piring


"Terima kasih nona Sandra.." ucap pak Dan sambil mengangguk hormat


"Non Sandra mau kopi?" tanya Rohima


"Boleh deh mbak..Capuccino yaah?" jawab Kanaya


"Baik non.."


Rohima segera membuatkan Capuccino buat Kanaya


"Selamat pagi.." sapa nyonya Delores sambil masuk ke dalam dapur


"Selamat pagi nyonya.." jawab para pelayan sambil menyingkir dari meja dan menundukan kepala mereka memberi nyonya Delores jalan


"Lanjutkan makan kalian.." pinta nyonya Delores


"Baik nyonya.."


"Kamu bikin apa sayang?" tanya nyonya Delores sambil mencium pucuk rambut Kanaya


"Bikin Cornetto bu. " jawab Kanaya


"Kamu bisa?" tanya nyonya Delores sambil duduk di sebelah Kanaya


"Bisa dong bu..Naya kan diajari sama oma Izel kemarin..nih..ibu cobain roti buatan Naya." jawab Kanaya sambil menyodorkan piring roti ke nyonya Delores


"Hmmm..enak sayang..kamu pinter yaaah?" ucap nyonya Delores setelah menggigit roti Cornetto buatan Kanaya


Kanaya hanya tersenyum manis mendengar pujian ibunya


"Oma Izel pinter masak ya bu?..kemarin Naya sama teman-teman dimasakin sama oma aneka masakan khas Italia.." tanya Kanaya


"Iya sayang..oma Izel memang jago masak..mangkanya keahlian memasak oma Izel..menurun ke kakakmu.." jawab nyonya Delores


"Permisi nyonya..non Sandra..kopinya.." kata Rohima sambil menaruh cangkir Capuccino untuk Kanaya dan cangkir teh untuk nyonya Delores


"Terima kasih Ima.."


"Iya nyonya.." jawab Rohima


Pak Dan menghampiri meja


"Non Sandra..di depan ada nona Maria dan nona Jessica non.." kata pak Dan


"Suruh mereka kemari pak.." pinta Kanaya


"Baik non.." jawab pak Dan


"Chef sedang bikin apa?" tanya nyonya Delores melihat para Chef yang tengah sibuk memasak


"Kami membuat roti dan kue khas Italia untuk nona Kassandra nyonya besar.." jawab seorang Chef


"Agak banyakan yaah?..soalnya ada teman-temannya Kassandra yang mau datang hari ini.." pinta nyonya Delores


"Baik nyonya besar.."


Tak lama munculah Maria dan Jessica


"Selamat pagi tante.." sapa Maria dan Jessica berbarengan ke nyonya Delores

__ADS_1


"Pagi Jessica..Maria..ayo duduk..kalian coba nih..kebetulan Sandra baru bikin roti Cornetto..ayo kalian coba.."


"Baik tante.." jawab mereka berdua dan duduk di bangku yang ada


"Kamu yang bikin Nay?" tanya Jessica sambil menyomot satu roti Cornetto


"Iya Jess..enak nggak?" tanya balik Kanaya


"Hmmm..enak Nay..kamu bisa banget sih?" jawab Jessica


Kanaya hanya tersenyum menjawab pertanyaan Jessica


"Permisi nona..nona berdua mau minum apa?" tanya Rohima


"Hmm..samain kayak Naya aja deh mbak.." jawab Maria yang melihat secangkir Capuccino di depan Kanaya


"Saya juga ya mbak.." jawab Jessica


"Baik nona.."


Rohima segera undur diri dari sisi meja untuk membuat Capuccino


"Liona mana Maria?" tanya Kanaya


"Katanya lagi on the way " jawab Maria


"Sama Rita juga?" tanya Kanaya lagi


"Iya.."


Tak lama kemudian..orang yang sedang mereka omongi datang dan bergabung dengan mereka di dapur


"Nyonya..bukankah lebih baik..non Sandra menunggu di meja makan saja nyonya?" usul pak Dan ke nyonya Delores


"Iya Dan..Sandra?..ajak teman kamu ke meja makan yaah?..biar nanti pesanan kamu diantar kesana.." pinta nyonya Delores


"Baik bu..ayo teman-teman..kita pindah ke meja makan.." ajak Kanaya sambil turun dari bangku meja makan yang ada di dapur yang agak tinggi


Mereka pun pindah ke meja makan yang diikuti oleh Rohima yang membawakan nampan yang berisi Capuccino untuk keempat teman Kanaya


.


***


.


Para Chef membawakan beberapa aneka kue dan roti bikinan mereka untuk Kanaya dan teman-temannya ke meja makan. Para Chef membikin aneka kue khas Italia..antara lain


.


Arancini



.


Rosetta



.


Bombolini



.


Lasagna



.



.


(Gambar hanya pemanis)


.


Air liur kelima gadis itu sudah menetes di ujung bibir mereka melihat hidangan aneka kue dan roti yang ada di meja makan


"Silahkan dinikmati nona Kassandra.." ucap salah satu Chef setelah menata kue di meja


"Terima kasih paman-paman sekalian.." jawab Kanaya sambil tersenyum


Para Chef menganggukan kepalanya


"Ayo teman-teman..kita makaaaaaan..." ajak Kanaya sambil mengambil sebuah roti Bombolini yang menggoda seleranya


"Chef Roni?.." panggil nyonya Delores


"Iya nyonya besar?.." jawab Chef Roni sambil sedikit membungkukan badannya


"Kalian bikinkan Kassandra Ossobuco untuk makan siang yaa?.." pinta nyonya Delores


"Baik nyonya besar..kebetulan kita baru saja kedatangan daging sapi dari Selandia Baru.." jawab Chef Roni


"Kentangnya frencfriesh atau smash potatto nyonya besar?" tanya Chef Roni


"Smash potatto saja.." jawab nyonya Delores


"Baik nyonya besar..kami permisi.." pamit Chef Roni


Nyonya Delores menganggukan kepalanya. Kemudian para Chef undur diri dari ruang makan utama


"Kalian nanti makan siang disini yaah?..tante sudah menyiapkan Ossobuco buat kalian.." kata nyonya Delores


"Terima kasih tante.." jawab keempat gadis itu


"Ossobuco?..steak khas dari Italia kan bu?" tanya Kanaya


"Iya sayang..kamu tahu?" jawab nyonya Delores


"Tahu bu..kemarin oma Izel juga menyajikan itu untuk kita di Italia.." ucap Kanaya


Pak Dan menghampiri meja makan utama


"Permisi nyonya..di depan ada nyonya Graham..dan beliau katanya sudah ada janji untuk konsul dengan nyonya.."


"Iya Dan..suruh dia tunggu di ruang kerja saya yaah?..nanti saya kesana" jawab nyonya Delores


"Baik nyonya.."


Pak Dan meninggalkan meja makan utama


"Anak-anak..tante tinggal dulu yaah?..nanti kita ketemu saat makan siang.."


"Baik tante.."


Nyonya Delores meninggalkan meja makan utama untuk menemui tamunya yang akan konsul ke dirinya


"Kita ke depan aja yuk?.." ajak Kanaya


Kelima gadis itu meninggalkan meja makan menuju ke teras mansion

__ADS_1


"Nay?..ini mobil buat kita kan?" tanya Rita


"Iya Rita..kan opa Enzo sudah ngomong kemarin.." jawab Kanaya


Setelah mendengar jawaban Kanaya..mereka langsung menghampiri mobil Fiat 500L yang terparkir rapi di halaman samping mansion meninggalkan Kanaya sendirian di teras. Kanaya hanya tersenyum geli melihat keempat temannya yang girang mendapatkan mobil baru


"Nona Kassandra?..kopi dan kuenya saya taruh disini yaaah?" kata Rohima sambil menaruh nampan kue dan Capuccino di meja teras


"Iya mbak Ima..terima kasih.." jawab Kanaya


Kanaya mendengar ponselnya berdering dan dia lihat Stu memanggilnya


"Halo kak?..selamat pagi.." sapa Kanaya


"Selamat pagi sayang..sedang apa kamu?"


"Aku lagi ngopi kak..sama teman-teman..ada apa kak?..kakak nelpon aku pagi-pagi?"


"Nanti malam kamu ikut kakak yaah?..kita makan malam diluar.."


"Boleh kak..nanti aku minta ijin sama ibu..kakak mau ajak aku makan dimana sih?"


"Terserah kamu sayang..malam ini kamu yang menentukan tempat mau makan dimana?"


"Oke..sampai nanti malam ya kak.."


"Iya sayang...daaaaaaaaa.."


"Daa kakaaaaak.."


Setelah memasukan ponselnya..Kanaya menghampiri para teman-temannya yang tengah mengagumi mobil baru mereka


"Nay?..terima kasih yaah?..kamu sudah memberikan kita-kita mobil baru.." ucap Jessica sambil memeluk Kanaya


Kanaya menguraikan pelukan Jessica dan tersenyum


"Yang memberi mobil ini opa Enzo Jess..bukan aku.." sahut Kanaya


"Tapi kan gara-gara kita ikut elu ke Itali..kita jadinya dikasih mobil sama opa Enzo.." sambung Liona


"Iya Nay..makasih yaah?.." ucap Rita


"Iya..sama-sama.." jawab Kanaya


Mereka pun saling berpelukan


"Eh iya Nay..mobil Ferrari lu yang baru mana?" tanya Maria


"Ada tuh..di garasi..kenapa memangnya Mar?" tanya balik Kanaya


"Nggak pernah lu pakai yaak?" tanya Maria


"Nggak.." jawab Kanaya


"Kenapa?" tanya Liona


"Aku kan belum bisa bawa mobil Li.." jawab Kanaya polos


Keempat gadis itu serentak menepuk keningnya masing-masing


.


***


.


Saatnya makan siang. Para pelayan mendorong troley yang memuat masakan siang berupa steak daging khas negara Italia..Ossobuco.


.


Ossobuco



(Gambar hanya pemanis)


.


Potongan daging disajikan dengan smash potatto sesuai permintaan nyonya Delores. Chef Roni yang dibantu oleh salah satu rekannya..menyajikan Ossobuco di meja makan


"Silahkan nyonya besar..nona Kassandra.." kata Chef Roni begitu selesai menyajikan makan siang


"Terima kasih Chef.." jawab nyonya Delores


"Terima kasih paman Chef.." jawab Kanaya


Kemudian mereka mulai menyantap Ossobuco yang disajikan welldone dalam pemanggangannya


"Gimana nona?.." tanya Chef Roni ke Kanaya


"Hmmm..enak sekali paman..persis bikinan oma Izel waktu aku di Italia.." jawab Kanaya sambil memberikan jempolnya ke Chef Roni


"Terima kasih nona.." jawab Chef Roni seraya membungkukan badannya


Setelah selesai menyantap Ossobuco..Chef Roni memanggil salah satu Chef untuk membawakan hidangan penutup. Chef itu mendorong troley yang berisikan dua tabung stainlest stell


"Nyonya besar..nona Kassandra..sebagai dessert..kami hadirkan ice cream Gelato yang khusus kami buat untuk nona Kassandra dan nyonya besar.."


Chef Roni menyendok tiga scoop ice cream Gelato ke dalam mangkok kecil


"Kami membuat dua jenis ice cream Gelato nona..Ice Cream Gelato Stracciatella dan Ice Cream Gelato Panno Cotta.." kata Chef Roni


.


Ice Cream Gelato Stracciatella



.


Ice Cream Gelatto Panno Cotta



.


(Gambar hanya pemanis)


.


Chef Roni menyajikan ice cream Gelato Stracciatella dan ice cream Gelato Panno Cotta ke masing-masing yang ada di meja makan


"Silahkan nyonya besar..nona Kassandra.."


Mereka lalu mulai meresapi dingin dan nikmatnya ice cream Gelato punya mereka masing-masing


"Hmmm..ya Alloooh..enak banget paman..manis banget..gurih..asin..ngumpul jadi satu semua.." puji Kanaya yang memejamkan matanya menikmati ice cream Gelato Stracciatella


"Terima kasih nona.."


"Waaah..habis ini..gua harus diet nih..nggak bisa dibiarkan..dari tadi makan yang manis-manis mulu.." ucap Maria


"Kamu jangan suka diet-diet yang nggak jelas gitu Maria..hidup cuma sekali jangan kamu bikin susah..makan aja apa yang ada..jangan pakai mantang!!.." kata Kanaya lalu mengemut sendok ice cream nya sambil melirik ke Maria


Semuanya yang ada di meja makan..tertawa geli mendengar perkataan Kanaya


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2