Gadis Kecil Kesayangan CEO

Gadis Kecil Kesayangan CEO
27.Tertunda


__ADS_3

"Alf berhasil menemukan Kasandra"


"APAAAA!!.."


Kedua orang tua Alf..kaget mendengar perkataan putranya barusan


"Kau jangan bercanda Alf..ini tidak lucu!!.." bentak tuan Stephano


"Tidak ayah..Alf tidak bercanda..memang benar..Alf sudah berhasil menemukan Kasandra..adikku ayah..ibu.." jawab Alf yang kini menghapus air matanya yang luruh di pipinya


"Ibu pasti ingat dengan kalung ini.." kata Alf sambil menaruh kalung kepunyaan Kanaya di meja dihadapan kedua orangtuanya


Dengan tangan gemetar..nyonya Delores mengambil kalung yang di taruh oleh Alf


Kedua mata nyonya Delores sontak berkabut airmata..dia alihkan pandangannya ke suaminya


"I..ibu..kenal kalung..ini Yah..ini kalung..yang ibu pakaikan di leher Kasandra waktu dia bayi dulu.."


Tuan Stephano langsung memeluk istrinya yang mulai terisak menangis


"Ibu ingat Yah..hiks..kalung ini punya putriku..Kasandra..hiks"


"Dimana putri ayah Alf?" tanya tuan Stephano yang berusaha untuk tenang


"Iya Alf..dimana putri ibu..pasti sekarang dia sudah besar kan?..sudah jadi gadis yang cantik kan?..iya kan Alf?..antar ibu kesana Alf..antar ibu sekarang!.." ujar nyonya Delores yang memberondong Alf dengan berbagai macam pertanyaan


Alf hanya tersenyum untuk menjawab pertanyaan kedua orangtuanya


"Ayah serta ibu..sudah ketemu dengan Kasandra semalam.." jawab Alf


Sontak nyonya Delores menutup mulutnya dengan kedua tangannya


"Na..Naya?..apa Kasandra ibu itu Naya Alf?" tanya nyonya Delores


Alf menganggukan kepalanya


Pecahlah tangis nyonya Delores setelah mengetahui kalau dirinya telah bertemu dengan putrinya yang telah lama menghilang semalam di acara pesta ulang tahunnya


"Ya Tuhan..jalan takdir yang Kau rencanakan untuk dipertemukan aku dan putriku ternyata sangat unik..terima kasih Tuhan..Kau sudah mengembalikan Kasandra ku" batin tuan Stephano sambil memeluk istrinya dengan erat


"Benar dugaanku Yah..hiks..Naya itu..hiks..putri ku yang hilang..hiks..perasaan seorang ibu..hiks..tidak pernah salah..hiks.." isak nyonya Delores di pelukan suaminya


"Iya bu..kita harus bersyukur kepada Tuhan..karena putri kita akhirnya bisa ketemu"


Nyonya Delores mengurai pelukannya..dia pandangi wajah suaminya yang juga tengah bersedih


"Putri kita tumbuh jadi gadis yang cantik Yah.."


Tuan Stephano menganggukan kepalanya..dia usap air mata yang jatuh di pipi nyonya Delores dan mengalihkan pandangannya ke Alf


"Apa kau yakin Alf..kalau Naya itu Kasandra?" tanya tuan Stephano


"Yakin Yah..sangat yakin sekali..kalau Naya itu adalah Kasandra..teman Alf baru saja memberikan hasil test DNA Naya lewat email" jawab Alf


Alf taruh laptopnya di depan ayahnya..tuan Stephano membaca lampiran yang dikirim oleh Edward melalui email


"Bagaimana Yah?..apa benar?" tanya nyonya Delores ke suaminya


"Benar Bu..Naya adalah Kasandra..putri kita.." jawab tuan Stephano


"Alf mohon maaf sama ayah dan ibu..kalau belakangan ini Alf tidak memberitahukan kepada ayah dan ibu..kalau Alf sedang melakukan penyelidikan terhadap Naya..kalung itu secara tidak sengaja tertinggal di mobil ketika Alf mengantar Naya ke mall.."


"Kau sudah ketemu dengan Kasandra sebelumnya Alf?" tanya tuan Stephano


"Sudah ayah..sewaktu Alf ke rumah Stu.." jawab Alf


"Bagaimana bisa Alf?..putri ibu tinggal di kediaman Stu?" tanya nyonya Delores sambil melepaskan pelukan dari suaminya

__ADS_1


"Kasandra cerita ke Alf..semenjak nenek Ida meninggal dunia..Kasandra disuruh oleh nenek Ida untuk pergi ke ibukota bu..dan tanpa sengaja Stu bertemu dengan Kasandra..saat Kasandra hendak dilecehkan oleh sekumpulan anak-anak punk.." jawab Alf


Seketika..airmata mengalir kembali di pipi nyonya Delores..membayangkan putri yang langsung dihadapkan dengan kejamnya kehidupan di ibu kota..begitu kakinya menginjak ibukota


"Semalam kenapa tidak kau bilang ke ibu..kalau Naya itu Kasandra?" tanya nyonya Delores sedikit protes


"Alf masih belum yakin bu..kalau semalam Naya itu Kasandra..soalnya teman Alf baru ngasih kabar tadi pagi" jawab Alf sambil menggenggam tangan ibunya dengan lembut


"Alf nggak mau membikin ibu serta ayah kecewa untuk kedua kalinya..kalau dugaan Alf salah.." sambung Alf


"Alf..antar ibu ke tempat Stu..ibu akan ajak Kasandra pulang..ayo Alf.." pinta nyonya Delores sambil menggoyang-goyangkan bahu Alf


Alf tersenyum melihat ibunya yang seperti tidak sabar untuk bertemu dengan Kasandra


"Sabar ibuku sayang.." ucap Alf sambil mencium punggung tangan ibunya


"Kasandra nggak akan kemana-mana..ibu sama ayah lebih baik mandi dan ganti baju dulu..baru kita jemput Kasandra di rumah Stu"


Dengan nggak rela..nyonya Delores menganggukan kepalanya


"Nanti sekitar jam 9..kita ke tempat Stu bu.." kata Alf sambil melihat jamnya


"Kamu punya nomor Stu kan Alf?..video call dia Alf..ibu ingin melihat Kasandra" pinta nyonya Delores sedikit mengiba


"Alf punya nomornya Kasandra bu..biar Alf telpon dia.."


Alf lalu menghubungi Kanaya..dahi Alf berkerut karena Kanaya tidak mengangkat panggilannya


"Mana Alf?..sudah belum?" tanya nyonya Delores tak sabaran


Alf coba menelpon Kanaya lagi..kembali Kanaya tidak mengangkat panggilannya


"Kok tumben nggak di angkat..mosok jam segini belum bangun?" monolog Alf


"Kita lebih baik mandi dulu yuk bu..nanti kita baru ke rumah Stu.." ajak tuan Stephano


Tuan Stephano menggandeng istrinya untuk menuju ke kamarnya


____________


Kesibukan terjadi di kediaman tuan Stephano


Nyonya Delores mempersiapkan acara penyambutan putrinya yang akan pulang


Nyonya Delores memberitahukan kepada semua pelayan yang bekerja di mansionnya..kalau Kasandra akan pulang ke mansionnya hari ini..jadi dia meminta para pelayan untuk menyambut putrinya dengan semeriah mungkin


Sebelumnya nyonya Delores berniat akan menyewa sebuah event organizer untuk membuat acara penyambutan Kasandra..tapi ditolak oleh Alf dan tuan Stephano..karena menurut mereka berdua terlalu berlebihan hanya untuk menyambut kepulangan Kasandra


"Ibu?.." panggil Alf ke ibunya yang tengah mengarahkan para pelayan di dapur


Nyonya Delores menoleh ke arah Alf..setelah memberi pengarahan dan menyerahkan semua urusan dapur ke kepala pelayan..nyonya Delores segera menghampiri Alf dan mengikuti Alf yang mengajaknya ke depan


Di teras depan..tuan Stephano sudah menunggu mereka berdua


Tak lama..sebuah mobil sedan mewah meninggalkan mansion tuan Stephano


"Semalam Kasandra bilang ke ibu..kalau dia sekarang sudah kelas XII..berarti usianya belum genap 17 tahun ya Alf?" tanya nyonya Delores


"Iya bu..ibu ada rencana apa?" tanya Alf yang sepertinya tahu rencana ibunya


"Ibu ingin membuat acara yang meriah di acara ulang tahunnya Kasandra yang ke 17 nanti Alf..dan untuk kalian berdua..kali ini jangan mencegah atau menolak keinginan ibu.." jawab nyonya Delores sedikit tegas


Alf yang duduk di depan menoleh ke arah ayahnya dan saling tersenyum geli


"Iya ibu..kalau rencana ibu yang itu..Alf pasti akan dukung..iya kan Yah?" tanya Alf ke ayahnya


"Iya bu..tenang saja..itu sudah ada di rencana ayah buat Kasandra"

__ADS_1


Nyonya Delores segera memeluk suaminya


"Terima kasih suamiku.."


Tuan Stephano mencium kening istrinya


"Sama-sama sayangku.."


"Ibu sudah tidak sabar deh Yah.." ucap nyonya Delores dengan mata yang berbinar-binar


"Iya..ayah tahu..sebentar lagi kita sampai di rumah Stu..sabar yaaah?" jawab tuan Stephano sambil mengusap-usap punggung istrinya


Alf tersenyum haru melihat ibunya begitu antusias untuk berjumpa dengan Kanaya dan membawa Kanaya pulang ke mansionnya


"Tunggu kami ya dek..tidak lama lagi kita akan berkumpul kembali.."


"Oh iya ibu..ayah..mengenai Kanaya adalah Kasandra..sebaiknya ayah dan ibu jangan memberitahu Stu terlebih dahulu yaah?.." pinta Alf kepada kedua orangtuanya


"Kenapa Alf" tanya nyonya Delores


"Stu sepertinya suka dengan Kasandra bu..tapi bocah itu gengsinya terlalu tinggi untuk mengakuinya di depan Kasandra" jawab Alf


Nyonya Delores dan tuan Stephano saling pandang dan tersenyum


"Kita lihat dan awasi saja..bagaimana cara Stu untuk mendapatkan cintanya Kasandra.." ucap Alf sambil tersenyum


"Sepertinya rencana kita berhasil bu.." ucap tuan Stephano


Nyonya Delores menganggukan kepalanya


"Rencana apa Yah?" tanya Alf


"Ayah dan ibu serta uncle Toni dan aunty Angle berniat menjodohkan Kasandra dengan Stu..Alf" jawab tuan Stephano


"Haah!!..yang benar Yah?" tanya Alf tidak percaya


"Iya Alf..tapi rencana itu sempat gagal..karena Kasandra dibawa lari oleh Rosida" jawab tuan Stephano


Sampailah mereka di depan gerbang mansion Stu..seorang Security menghampiri mobil yang dikendarai oleh Alf


"Selamat pagi tuan Alf.." sapa Security itu


"Selamat pagi..saya mau ketemu dengan Stu..dia ada didalam kan?.." jawab Alf


"Mohon maaf tuan Alf..tuan muda semalam mendadak terbang ke Canada tuan.."


"Hah?..Stu terbang ke Canada?" kaget Alf


"Iya tuan..tuan muda perginya bersama non Naya.."


Lemaslah kedua orangtua Alf mendengar kalau Kanaya diajak Stu pergi ke Canada..terlebih nyonya Delores..harapannya untuk segera berkumpul dengan putrinya tertunda


"Ayah?..bagaimana ini?.." tanya nyonya Delores yang mulai terisak menangis


Tuan Stephano tidak dapat menjawab apa-apa..dia sendiri juga bingung dan kecewa setelah mendengar kabar dari Security penjaga mansion Stu..dia segera memeluk istrinya yang menangis


"Ya sudahlah Alf..kita pulang saja.." pinta tuan Stephano


Alf pun menuruti perintah ayahnya. dia putar balik mobilnya menuju ke mansion ayahnya


"Bu?..hei..sudah..kita bersabar dulu yaah?..lagi pula ayah merasa tenang kalau Kasandra sekarang berada di rumah Toni" bujuk tuan Stephano


"Kasandra..ibu kangen nak..ibu ingin memelukmu lagi.." monolog nyonya Delores di pelukan suaminya


Alf merasa kasihan melihat ibunya yang hasratnya untuk bertemu dengan adiknya terpaksa tertunda


"Tolong jaga adikku ya Stu.."

__ADS_1


__ADS_2