
Setelah selesai dengan ritual mandinya..Kanaya keluar menuju ke meja makan utama yang diiringi oleh Grace dan Martha
Setibanya disana..dirinya sudah ditunggu oleh Stu dan kedua orangtuanya
"Sini sayang..duduk dekat mommy.." ajak mommy Angel
Kanaya lalu duduk di kursi sebelah mommy Angel
Para pelayan segera menyiapkan sarapan untuk keluarga Wijaya dan Kanaya
"Kamu nanti ikut mommy yaah?.."
"Ikut kemana myh?" tanya Kanaya sambil meminum susu segarnya
"Ke butiq mommy..mommy ada gaun baru tapi mommy belum nemu model yang pas buat gaun itu.."
Mommy Angel mengambil pancake dan dia taruh di atas piring Kanaya
"Terima kasih myh.." ucap Kanaya
Kanaya mengambil madu dan dia tuangkan diatas pancakenya
Stu tersenyum melihat mommy nya begitu antusias melayani Kanaya..hampir semua yang ada di atas meja makan..dia taruh diatas piring Kanaya yang sudah kosong..sampai Kanaya merasa sungkan atas pelayanan mommy Angel terhadap dirinya
"Your mommy is happy with Naya Stu.. it's different when your mommy met Sita.." bisik daddy Tony
"This time..your choise daddy will support.." kata daddy Tony sambil menepuk pundak Stu
"Thanks dad.."
Stu hanya tersenyum melihat mommy nya yang bercerita cukup seru dengan Kanaya
"Sepertinya..keputusanku membawa Naya kemari sudah tepat"
_______________
Didalam kamarnya..Kanaya mengganti bajunya dengan baju kasualnya..karena tadi mommy Angel mau mengajaknya berkunjung ke butiqnya yang berada di pusat kota Toronto
tok..tok..tok
"Iya..masuk.." jawab Kanaya yang mendengar suara pintu kamarnya diketuk
Masuklah Stu ke dalam kamar
"Sudah rapi Naya?" tanya Stu sambil duduk di sofa
"Sudah kak.." jawab Kanaya yang menyisir rambut brunnete panjangnya dan dia ikat model kuncir ekor kuda
Setelah rapi..Kanaya menghampiri Stu dan duduk di sofa yang ada di seberang Stu
"Kak..kita disini berapa lama?" tanya Kanaya
"Kenapa?..kamu sudah nggak betah?" tanya Stu balik
"Bukan begitu kak..kan kakak tahu..minggu depan aku kan sudah mulai persiapan untuk ujian akhir.." jawab Kanaya
"Oooh..masalah itu gampang..kamu bisa nyusul ujiannya nanti.."
"Nggak ah kak..aku nggak mau ujian susulan..nggak enak kalau aku ujiannya sendirian.." kilah Kanaya
Stu tersenyum geli
"Kenapa memangnya kalau ujian susulan..nggak bisa nyontek yaah?" ledek Stu
"Iiih..kakak mah sembarangan kalau ngomong.." kesal Kanaya sambil mengerucutkan bibirnya
Stu pun tergelak tawanya melihat ekspresi Kanaya
"Kak!!.." sentak Kanaya yang kesal melihat Stu
"Iya..iya..nanti aku tanya mommy dulu.." jawab Stu setelah reda tawanya
"Kok pakai nanya mommy Angel dulu kak?"
"Iya..soalnya mommy mau pakai kamu buat jadi model gaun-gaun barunya nanti"
"Pakai aku kak?" tanya Kanaya heran
"Iya..selesai urusan kamu sama mommy..kita terbang pulang ke Indonesia" janji Stu
"Memangnya mommy Angel punya butiq kak?" tanya Kanaya yang ingat ketika mommy Angel mau mengajak dirinya ke butiq milik mommy Angel
"Iya..mommy itu selain punya butiq..dia juga desainer gaun lho Nay.." jawab Stu
"Mosok sih kak?"
Stu menganggukan kepalanya
Terdengar ketukan dipintu
"Ya?.." jawab Stu
Terbukalah pintu dan muncul Martha
"Non Naya ditunggu nyonya besar dibawah" ucap Martha
"Ayo Naya..saya juga sekalian mau ke bawah" ajak Stu
Dibawah..di ruang keluarga mommy Angel yang sudah rapi menunggu Kanaya turun dari kamarnya
"Sudah sayang?" tanya mommy Angel melihat Kanaya menghampirinya
"Sudah myh.." jawab Kanaya
"Bye Naya..have fun yaah.." ucap Stu sambil melambaikan tangannya
"Bye kak..aku pamit yaah?"
"Aku titip Naya ya mom..jangan diapa-apakan" titah Stu
"Ck..kamu ini..memangnya mommy mau apain Naya nya?" sahut mommy Angel mencebik kesal
Kanaya segera mengikuti mommy Angel yang sudah menuntunnya ke mobilnya yang sudah menunggu mereka di carport
______________
Sampailah mereka di pusat kota Toronto
Mommy Angel mempunyai sebuah butiq yang cukup besar dan mewah bersebelahan dengan Noir Town Centre
Dipelataran parkir butiqnya sudah terparkir cukup banyak mobil-mobil pelanggan yang mengunjungi butiq kepunyaan mommy Angel
Di dalam butiq..mommy Angel membalas sapaan beberapa pelanggan yang berpapasan dengan dirinya
"Good day madam.." sapa seorang pegawai butiq keturunan Afro America ke mommy Angel
"Hallo Bi.." balas mommy Angel
"Who is she mam?" tanya wanita yang dipanggil Bi oleh mommy Angel..melihat Kanaya datang bersama mommy Angel
"This is..Naya..she is my daughter in law..she will be the model in our new dress.." jawab mommy Angel sambil tersenyum
"Hai Naya..my name is Beatrice..you can call me Bebe (Bibi).." sapanya
"Bi?..you must speak Bahasa to Naya yaah?.." ucap mommy Angel mengingatkan
"She cant speak English mam?"
__ADS_1
"Not to well.." jawab mommy Angel
Beatrice tersenyum lalu mengulang salam perkenalannya ke Kanaya
"Halo Naya..kenalkan nama saya Beatrice..Naya bisa manggil aku Bibi.."
"Tante Bibi bisa bahasa Indonesia?" tanya Naya
"Bisa dong..kan madam Angel yang kursusin kita semua..supaya lancar ngomong bahasa Indonesia"
"Sudah Bi..kau ajak Naya untuk dandan dulu yaah?..habis itu kita coba dress kita yang buat winter season" pinta mommy Angel ke Bibi
"Oke madam..ayo Naya..ikut saya.." ajak Beatrice
"Kamu ikut Bibi dulu ya sayang?..mommy nanti tunggu kamu di kantor untuk pemotretan..setelah lunch time kita pulang.."
"Baik myh.." jawab Kanaya
Sepeninggal Kanaya yang ikut Bibi ke ruang makeup..mommy Angel menghampiri seorang pelanggan yang memanggil dirinya
Kanaya yang mengikuti Beatrice menuju ke sebuah ruangan..yang disana sudah menunggu dua orang wanita staff makeup
"Ayo Naya..kamu duduk disini.." pinta Beatrice ke Kanaya untuk duduk di bangku di depan kaca rias yang di kelilingi oleh lampu-lampu LED sebagai penerangannya
"Baik tante.."
Begitu Kanaya duduk di kursi..dua orang wanita staff makeup langsung bekerja dengan terampilnya
"Kamu santai ajah yaah?..ini nggak lama kok.." ucap Beatrice sambil melihat ke pantulan cermin yang ada di depan Kanaya
Kanaya memberikan anggukan kepalanya
Beatrice merekam proses periasan Kanaya dengan kamera handphonenya dan dia kirim ke nomornya mommy Angel
Memakan waktu sekitar 30 menit..akhirnya proses makeup Kanaya selesai juga
"Woooow..its so beautiful.." gumam Beatrice tanpa sadar setelah melihat hasil makeup Kanaya
"Good job girl's..madam Angel will proud of you both.." puji Beatrice ke dua wanita perias
"Thankyou very much Miss..for you compliment.." balas salah satu wanita perias
"Ayo Naya..kita sekarang coba gaunnya.."
"Tante..ii..ini Naya?.." tanya Naya yang tidak percaya apa yang dia lihat di cermin
"Iya Naya..siapa lagi?" jawab Beatrice sambil tersenyum simpul
"Tante..tolong fotoin aku dong..aku mau kasih unjuk ke temanku.." pinta Kanaya sambil memberikan handphonenya ke Beatrice
Beatrice lalu memfoto Kanaya dengan berbagai pose..dari biasa sampai gaya alay..Beatrice menahan senyumannya
"Terima kasih tante.." ucap Kanaya sambil menerima handphonenya dari Beatrice
Kanaya segera mengirim fotonya ke nomor Maria lewat pesan singkatnya
Senyuman smirk timbul di bibir Kanaya begitu pesannya diterima oleh Maria
Ditengah Kanaya mengirimkan gambar yang lainnya ke Maria..ada pesan masuk dari nomor Alf
"Dek..kalau kamu sudah sampai di Indonesia..kamu hubungi kakak yaah?..kakak mau ngobrol sama kamu..penting"
"Kak Alf ada apa yaah?..mau ketemu sama aku" Batin Kanaya..sampai panggilan Beatrice memecah lamunannya
"Ayo Naya.." ajak Beatrice
Kanaya segera mengikuti Beatrice menuju ke ruangan sebelah
Disana Kanaya dibuat takjub dengan beberapa gaun yang dipakaikan di manekin..gaun-gaun malam khusus menghadiri pesta-pesta untuk kalangan atas
"Waaah..cakep-cakep semua..pasti mahal ini"
"Iya Naya..ini semua hasil karya madam Angel" jawab Bibi
Beatrice meminta seorang wanita untuk membantu Kanaya untuk mengenakan gaun malam yang ada disalah satu manekin
Kanaya masuk ke dalam ruang ganti yang diarahkan Beatrice kepadanya
____________
Sementara itu di tepi danau Ontario..Stu sedang menikmati segelas wine nya sambil melihat pemandangan orang-orang yang beraktifitas di pinggir Danau
Hingga perhatiannya terputus oleh nada masuk sebuah pesan ke handphonenya..mommy Angel mengirimkan pesan gambar
Gambar Kanaya yang sedang memperagakan gaun-gaun hasil rancangan mommy Angel
"Oh my God..ini beneran Naya?..cantik sekali"
Stu melihat lagi kiriman mommy Angel foto-foto Kanaya yang lainnya
"Ini Naya mom?" tanya Stu di pesannya
"Of course my dear..ini adalah Naya..calon menantu mommy.."
"Cantik mom..sangat cantik"
"Asal kamu tahu saja ya Stu..foto ini akan mommy kirim ke klien mommy yang ada di Paris..mommy pengen tahu..bagaimana reaksi mereka setelah melihat foto Naya.."
Stu tersenyum melihat niat mommy nya yang akan mengirimkan foto-foto Kanaya ke Paris
"Are you serious mom?"
"Of course..mommy sangat serius Stu"
"Mommy masih lama nggak?..kalau masih aku susul kesana.."
"Nggak Stu..setelah lunch..mommy akan pulang sama Naya.."
"Aku tunggu ya mom.."
"Oke Stu..bye.."
"Bye mom.."
Stu kembali melihat-lihat foto Kanaya yang baginya tidak ada rasa bosan sedikit pun
Tiba'tiba..layar handphonenya berubah dengan layar panggilan masuk..kali ini Riko memanggilnya
"Halo.."
"Bos?..bisakah kau pulang ke Indonesia sekarang?..ada masalah genting di kantor"
"Masalah apa?..apakah kau tidak bisa menghandle nya ..hingga menyuruhku pulang ke Indonesia?" kesal Stu
"Tidak bisa bos..CEO Betara Land ingin bertemu dengan mu segera..masalah projeck kita yang di Lombok bos.."
"Ck..kau ini Riko..buat apa aku gaji kau..kalau sampai masalah sepele seperti ini tidak bisa kau handle sendiri hah?"
"Sorry bos..CEO ini benar-benar aneh bos..dia hanya mau ketemu dengan kau..tidak mau diwakilkan oleh orang lain"
Stu menggeram kesal..buat apa dia meng-hire orang-orang pilihan dengan gaji dan fasilitas yang wah.. kalau masalah yang menurutnya sangat sepele seperti ini harus dirinya juga yang turun tangan
"Oke..bilang ke mereka..beri aku waktu dua hari untuk bertemu dengan bos mereka..sial!!.."
"Oke bos..akan aku sampaikan.."
Dengan kasar Stu memencet tombol akhiri panggilannya
__ADS_1
Hancur sudah rencana liburan dadakan di rumah orangtuanya..karena masalah di kantor memaksanya untuk kembali ke Indonesia
Stu mengirimkan pesan ke Captain Johannson agar prepare flyng untuk besok pagi
Stu bangun dan kembali ke mansion daddy nya yang berada tak jauh dari dia duduk
___________________
Setelah makan siang..mommy Angel mengajak Kanaya untuk kembali ke mansion
"Myh?" panggil Kanaya begitu berada di dalam mobil mommy Angel
"Kenapa sayang?" jawab mommy Angel
"Naya bisa minta foto-foto yang tadi nggak myh?" tanya Kanaya
"Boleh sayang..nomor hp kamu berapa?"
Kanaya menyebutkan nomor handphonenya
Setelah menyimpan nomor Kanaya..mommy Angel mengirimkan foto-foto Kanaya saat pemotretan peragaan gaun-gaun hasil rancangan mommy Angel
Mommy Angel tersenyum melihat Kanaya yang kagum melihat foto-foto dirinya
"Mau dilihat dari angle manapun..kamu tetap cantik sayang..kecantikan wajahmu ini sangat natural..gaun buatan mommy jadi indah kalau dipakai oleh kamu.." puji mommy Angel sambil membelai rambut Kanaya
"Terima kasih myh.." jawab Kanaya sambil tersenyum
"Apalagi rambut brunette mu ini sayang..rambut mu ini menambah kecantikan wajahmu.."
Kanaya hanya tersenyum manis menjawab pujian mommy Angel..dia teruskan melihat foto-fotonya yang sempat di interupsi oleh mommy Angel
"Terima kasih ya sayang..kamu sudah mau bantuin mommy untuk menjadi model dadakan untuk gaun-gaunnya mommy"
"Iya myh..sama-sama.." jawab Kanaya
Kanaya melihat Alf menghubunginya
"Sebentar ya myh..halo kak?"
"Dek..kamu udah baca pesan kakak?"
"Sudah kak..ada apa sih kak?"
"Ibu kakak mau ketemu sama kamu lagi dek..katanya ibu kakak kangen sama kamu.."
"Oooh..nanti kak..kalau aku sudah di Indonesia..aku akan ke rumah ibu Delores lagi..kalau sekarang salam dulu aja ya kak..aku masih di Canada..di rumahnya mommy Angel.."
"Kapan kamu pulangnya dek?"
"Belum tahu kak..nanti aku tanya mommy Angel dulu yaah?"
Kanaya sesaat menoleh ke mommy Angel yang tengah memperhatikan dirinya selama menerima telpon dari Alf
"Soalnya kata kak Stu..setelah urusan aku sama mommy Angel selesai..aku sama kak Stu langsung balik ke Indonesia"
"Oh gitu..kalau gitu nggak apa-apa..biar nanti kak Alf ngomong sama ibu kak Alf supaya sabar sampai nunggu kamu pulang"
"Iya kak.."
"Kamu sama mommy Angel di ajarin jadi foto model yaah?"
"Iya kak..kok kak Alf tahu?"
"Hehehe..mommy Angel kan bekas fotomodel terkenal dek..sekarang sudah pensiun..terus beralih jadi desainer sama punya butiq di berbagai negara.."
"Oooo..gitu ya kak.."
Kanaya menoleh kembali ke mommy Angel..mommy Angel hanya memberikan senyumannya ke Kanaya
"Pantas saja..wajah mommy Angel sangat cantik..bekas fotomodel ternyata.." batin Kanaya
"Ya sudah ya dek..gitu ajah..kakak ngantuk nih..mau tidur.."
"Ngantuk?..memangnya semalam kakak begadang yaah?..kok jam segini sudah ngantuk.."
Mommy Angel tertawa geli melihat Kanaya yang masih belum sadar..kalau dirinya sekarang berada di negara Canada
"Dek?..disini jam 2 pagi..beda kalau disana..mungkin jam 2 siang.."
Kanaya tertawa sambil menutup mulutnya
"Hihihi..maaf ya kak..Naya lupa kalau Naya sekarang ada di negara orang.."
Kanaya mendengar Alf menarik nafasnya menahan sabar
"Hadeeeh..sudah yaah?..mungkin nanti kak Alf vidcall kamu yaah?"
"Iya kak..daaaaa.."
"Daaaa dek..assallamuallaikum.."
"Waallaikumsallam kak Alf.."
"Siapa sayang?" tanya mommy Angel setelah Kanaya selesai menelpon
"Kak Alf myh.." jawab Kanaya
"Alf?..Alfonso?..anaknya ibu Delores?" tanya mommy Angel
"Iya myh..mommy kenal?"
"Kenal sayang..sama ibu Delores mommy juga kenal" jawab mommy Angel
"Naya?" panggil mommy Angel
"Iya myh?"
"Kamu bisa cerita nggak?..kehidupan kamu sebelum kamu datang ke Jakarta..kamu jangan salah persepsi yaah?..mommy hanya ingin tahu ajah masa lalu kamu kayak apa?..bisa Naya?" pinta mommy Angel yang berusaha menata kata agar Kanaya tidak tersinggung dengan permintaannya
"Bisa myh..Naya tinggal di kampung bersama nenek Ida..orang yang Naya kira adalah nenek kandung Naya..ternyata nenek Ida bukan nenek kandung Naya Myh.."
Kanaya sejenak menghela nafasnya sebelum melanjutkan ceritanya
"Sebelum nenek Ida meninggal..nenek Ida memberikan sebuah foto lama dan sebuah kalung..buat bekal Naya mencari orangtua kandung Naya di Jakarta myh.." ucap Kanaya yang matanya mulai berkaca-kaca
"Mommy bisa lihat fotonya?" tanya mommy
"Fotonya Naya tinggal di Indonesia myh..di kamar Naya..tapi..kalungnya hilang myh.."
"Hilang?..hilang gimana Naya?"
"Iya myh..hilang..terakhir yang Naya ingat..kalungnya Naya taruh di kantung celana..tapi tidak ada myh"
"Mungkin kamu lupa naruhnya kali.." hibur mommy Angel
"Nggak myh..Naya ingat..Naya sudah kehilangan jejak orangtua Naya myh..karena kalung itu sudah hilang.."
Mommy Angel segera menarik Kanaya ke dalam pelukannya..pecahlah tangis Kanaya di pelukan mommy Angel
"Nggak sayang..mommy jamin..kamu pasti bisa segera ketemu dengan kedua orangtua kamu.." hibur mommy Angel sambil mengelus-elus punggung Kanaya
Kanaya mengurai pelukan mommy Angel
"Maafin Naya ya myh..kalau Naya orangnya cengeng.." ucap Kanaya sambil tertunduk malu dan mengusap airmatanya
"Nggak apa-apa sayang.." jawab mommy Angel sambil mengangkat dagu Kanaya
__ADS_1
"Sudah..jangan nangis lagi yaah?..hmmm" pinta mommy Angel sambil mengusap airmata Kanaya dengan ujung jarinya yang lentik
"Iya myh.." jawab Kanaya sambil berusaha tersenyum