Gadis Kecil Kesayangan CEO

Gadis Kecil Kesayangan CEO
77.Tawaran


__ADS_3

Setelah selesai sarapan di salah satu resto yang ada di dekat apartement..Marcela dan Utari mengajak rombongan untuk menuju ke destination pertama mereka di hari pertama di Paris..Menara Eiffel. Kecuali Alf dan Cindy..Alf berpisah dengan rombongan untuk keliling Paris hanya berdua dengan Cindy. Berhubung jarak antar apartement dan Menara Eiffel tak begitu jauh..Marcela memutuskan untuk mengajak rombongan jalan kaki ke Menara Eiffel sambil merasakan suasana kota Paris yang sudah memasuki musim dingin. Salju masih ada di sepanjang jalan menuju ke Menara Eiffel menyisakan salju yang turun semalam


"Eh..ada yang jual souvenir tuh..kita kesana yuk teman-teman.." ajak Kanaya yang melihat sekumpulan toko-toko kecil yang berderet di sepanjang sungai Seine menjajakan berbagai pernak-pernik souvenir khas kota Paris


Utari yang melihat Kanaya menghampiri sebuah kios..menghampiri untuk menemani Kanaya yang tengah memilih-milih


"Bonjour bienvenue..(Halo..selamat datang)" sapa penjaga kios ramah ke Kanaya


"Halo bu..saya lihat-lihat dulu yaah?.." jawab Kanaya


Penjaga kios itu mengernyitkan keningnya..tak mengerti bahasa yang digunakan Kanaya


"Désolé, madame.. cette dame ne parle pas français..elle est d'Indonésie..elle veut jeter un oeil avant de l'acheter..(Mohon maaf nyonya..nona ini tidak bisa berbahasa Francis..dia berasal dari Indonesia..dia mau lihat-lihat dulu sebelum membelinya).." sahut Utari yang menggunakan bahasa Francis ke ibu-ibu penjaga kios


"Ooooh..d'Indonésie hein?..s'il vous plaît, manquez..vous pouvez d'abord jeter un œil (Dari Indonesia yaah?..silahkan nona..nona bisa lihat-lihat dulu).." jawab ibu-ibu penjaga kios sambil tersenyum


"Merci madame..(Terima kasih nyonya..)" ucap Utari


Teman-teman Kanaya ikut menemani Kanaya yang tengah memilih-milih souvenir


"Ayo Jess..Liona..kalau kalian mau..ambil ajah..nanti aku yang bayar sekalian.." kata Kanaya pada teman-temannya


"Li?..gimana nih..Jessi mau beli buat oleh-oleh..tapi uang Jessi nggak bawa banyak.." bisik Jessica


"Udah..kita ambil ajah..tapi jangan banyak-banyak..nggak enak sama Naya.." jawab Liona pada Maria dan Rita yang baru bergabung


Ketiga gadis itu menganggukan kepalanya. Kemudian mereka mengikuti Kanaya memilih souvenir untuk mereka


"Nona Kassandra?..sudah belum?..kita takut kesiangan ke Menara Eiffel nya.." ucap Marcela


"Sudah nih kak..teman-teman?..mana punya kalian..sini biar aku bayar sekalian.."


Teman-teman Kanaya memberikan souvenir yang mereka pilih ke dalam keranjang yang Kanaya bawa


"Kak Utari..sudah nih..berapa semuanya kak?.." kata Kanaya sambil memberikan keranjang belanjaannya


"Sebentar ya nona..saya tanya dulu.."


Utari membawakan keranjang belanjaan ke meja kasir dan menanyakan biaya yang harus dibayar


"Semuanya 20 Franch nona.." kata Utari


Kanaya mengambil uang pecahan Franch Francis dari dalam tas kecilnya dan memberikan 20 Franch ke ibu-ibu penjaga kios


"Merci mademoiselle..pour avoir fait du shopping dans mon magasin (Terima kasih nona..sudah belanja di toko saya).." kata ibu-ibu penjaga kios


Utari mengartikan perkataan ibu itu ke Kanaya


"Sama-sama ibu.." jawab Kanaya sambil tersenyum dan menerima kantong belanjaanya


"Cette dame est très belle. (Nona ini sangat cantik).." ucap ibu itu ke Utari setelah melihat ke Kanaya


"Oui madame..elle est très belle (Iya ibu..dia sangat cantik).." jawab Utari sambil tersenyum melihat ke Kanaya


"Ibu itu bilang apa kak?.." tanya Kanaya


"Ibu itu bilang nona sangat cantik.."


"Terima kasih ibu.." sahut Kanaya sambil mengangguk hormat ke ibu itu


"Puis-je offrir un cadeau à cette dame? (Boleh saya beri nona ini hadiah?).." tanya ibu itu


"S'il te plait madame...(Silahkan ibu).." jawab Utari


Ibu penjaga kios membuka laci kecil meja kasirnya dan mengambil sebuah pita rambut berbentuk bros kupu-kupu berwarna putih dan dia berikan ke Kanaya


"Waah..terima kasih ibu..ini sangat cantik sekali.."


Utari mengartikan perkataan Kanaya ke ibu itu


"Puis-je l'appliquer sur vos cheveux cette dame? (Boleh saya pakaikan ke rambut anda nona?)" tanya ibu itu


"Ibu ini mau memakaikan pitanya ke rambut nona Kassandra..apa boleh?.." tanya Utari ke Kanaya


"Boleh ibu..silahkan.." jawab Kanaya sambil menganggukan kepalanya


Ibu penjaga kios itu memakaikan bros pita ke rambut brunette Kanaya


"Waah..tu es très belle quand tu portes ce serre-tête mademoiselle (Waah..anda sangat cantik kalau memakai pita rambut ini nona).." kagum ibu penjaga kios


Secara spontan ibu itu mencium kedua pipi Kanaya


"Merci madame..(Terima kasih nyonya).." ucap Utari sambil tersenyum


Kanaya langsung mencari cermin untuk melihat pita yang terpasang dirambutnya


"Cantik sekali kak..terima kasih ibu atas hadiahnya.." kata Kanaya sambil mengangguk hormat ke ibu penjaga kios


Setelah itu mereka meninggalkan kios untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju ke Menara Eiffel


.



(Gambar hanya pemanis)


.


"Waaaah...cakep banget...cakep banget kak.." ucap Kanaya ke Marcela yang terkagum-kagum kemegahan Menara Eiffel setibanya mereka di sana


Kanaya langsung memfoto Menara Eiffel dan meminta Marcela memfoto dirinya dengan background Menara Eiffel. Kanaya mengajak teman-temannya untuk foto bareng dengan dirinya

__ADS_1


"Kak Sela juga kak..ayo sini.." ajak Kanaya


Marcela meminta tolong pada orang yang lewat untuk memfoto mereka


*


Setelah membeli tiket masuk Marcela mengajak Kanaya dan yang lainnya untuk naik ke puncak Menara Eiffel dengan menggunakan lift yang tersedia. Wajah Kanaya berseri-seri ketika lift beranjak naik ke atas


"Selain nona Kassandra..siapa yang sudah pernah naik ke atas?.." tanya Marcela


Keempat gadis itu kompak menggelengkan kepalanya masing-masing


"Haah?..kalian belum pernah naik ke Menara Eiffel?.." tanya Kanaya


"Belum Naya.." jawab mereka berbarengan


"Sama doong..." sahut Kanaya


Mereka saling bersorak ketika tahu kalau mereka semua belum pernah naik ke atas Menara Eiffel. Marcela dan Utari saling pandang dan tersenyum bersama


Ting


Lift berhenti di puncak Menara Eiffel dan mereka disuguhkan dengan pemandangan kota Paris yang indah dari pucak Menara Eiffel


"Cakep ya Nay.." ucap Liona yang berdiri di sebelah Kanaya melihat-lihat pemandangan kota Paris


"Iya Li..cakep banget..kalau malem pasti lebih cakep lagi nih.." jawab Kanaya


Mereka tak menyia-nyiakan kesempatan ketika berada diatas puncak Menara Eiffel..mereka mengambil beberapa foto dan tak lupa berswafoto bersama-sama. Kembali Liona melakukan live di halaman IG nya


"Hello gaayyysss..sekarang gua ama teman-teman ada di puncak Menara Eiffel gays..sekarang lagi musim dingin..tuh kalian bisa lihat kan?..salju in everywhere.." ucap Liona sambil mengedarkan kamera ponselnya ke sekeliling


"Ini dia yang namanya Kanaya.."


Liona mengarahkan kameranya ke dirinya dan Kanaya yang tersenyum ke arah kamera


"Bagi teman-teman yang tadi nanyain Naya..ini orangnya..nama lengkapnya Kanaya atau Kassandra..tapi teman-teman bisa manggil dia Naya.." kata Liona sambil merangkul pundak Kanaya


"Halloooo?.." sapa Kanaya sambil melambaikan tangannya ke arah kamera ponsel kepunyaan Liona


"Dia yang jadi bossnya disini.." sahut Maria yang nimbrung ke samping Kanaya


"Iya beneeer..kita cuma modal dengkul ajah..semuanya sudah di tanggung sama Naya.." sambung Rita


Jessica datang sambil mengarahkan kamera ponselnya juga..sepertinya dia sedang live juga di halaman IG nya


"Nay?..teman-teman Jessi mau kenalan nih.." pinta Jessica


Kanaya melambaikan tangannya ke arah kamera ponsel Jessica


"Hallo?..salam kenal.." sapa Kanaya


"Ini dia yang namanya Kanaya..teman-teman bisa manggil dia Naya.." ucap Jessi ke arah kamera ponselnya


"Non Sandra?..kita sekarang makan siang dulu yaah?" ajak Marcela


"Baik kak.." jawab Kanaya


"Kalau non Sandra belum puas..nanti kita bisa balik lagi kesini..setelah makan siang.."


"Nggak usah kak Sela..kami sudah puas kok disini.." jawab Kanaya


Teman-teman Kanaya menganggukan kepalanya ke arah Marcela


"Kalau begitu..kita jalan sekarang yuk?.." ajak Marcela


Mereka lalu mengikuti Marcela dan Utari masuk ke dalam lift. Dan lift itu bergerak turun dari puncak Menara Eiffel dan berhenti di lantai 2 dan Marcela mengajak mereka masuk ke dalam sebuah restoran bernama La Jurne Verne yang ada di lantai 2 Menara Eiffel


"Bienvenue madame...combien de personnes?..(Selamat datang nyonya..berapa orang?)" sapa seorang staff restoran yang berdiri di depan pintu


"J'ai fait une réservation sous le nom de Miss Kassandra..(Saya sudah reservation atas nama nona Kassandra..)" jawab Utari


"Oooh..Miss Kassandra?..allez..nous vous avons préparé une table..(Oooh..nona Kassandra?..mari..kami sudah siapkan meja untuk anda).."


Staff restoran itu mengajak rombongan Kanaya untuk menuju ke meja mereka yang sudah dipersiapkan oleh pihak restoran La Jurne Verne


.



(Gambar hanya pemanis)


.


Sontak mata mereka berbinar kagum melihat view kota Paris dari lantai restoran La June Verne..apalagi meja mereka berada di pinggir kaca jendela restoran


"S'il vous plaît madame..(Silahkan nyonya).." pinta staff restoran


Kanaya dan yang lainnya tidak langsung duduk di kursi mereka masing-masing..mereka menghampiri jendela restoran dan melihat-lihat pemandangan kota Paris. Marcela tersenyum melihat antusias Kanaya dan teman-temannya


"Non Sandra?..kita makan siang dulu yaah?" ajak Utari


Kanaya lalu mengajak teman-temannya untuk duduk dikursi mereka masing-masing. Mereka menunggu para pelayan menyajikan menu makan siang yang sudah di pesan oleh Utari sebelumnya


"Rat..menunya mahal-mahal semua.." bisik Jessica di telinga Ratna


"Iya Jess.." jawab Ratna yang melihat banyaknya menu mewah makan siang mereka


"Amusez-vous..(Silahkan menikmati..)" ucap staff restoran setelah selesai menyajikan menu makan siang


"Merci..(Terima kasih)" jawab Utari

__ADS_1


"Ayo..nona-nona sekalian..silahkan dinikmati sajiannya..tenang aja..semuanya hallal kok.." kata Marcela


Mereka mulai menikmati sajian makan siang yang disediakan restoran La Jurne Verne


"Ini apa namanya kak Sela?" tanya Kanaya sambil mengambil sebuah piring kecil


"Kaviar non.." jawab Marcela


"Enak Nay..coba deh.." pinta Jessica sambil menyendok kaviar ke mulutnya


Kanaya menyendok kaviar nya


"Hmmm..iya Jess..enak.." kata Kanaya yang merasakan begitu kaviar ada di lidahnya


Selagi mereka menyantap makan siang..seorang wanita cantik menghampiri meja tempat Kanaya makan


"Excusez-moi...désolé d'avoir interrompu votre repas pendant un moment..(Permisi..maaf saya mengganggu waktu makan anda sebentar).." sapa wanita itu ke Kanaya


Utari bangun dan menghampiri wanita itu yang berdiri di samping Kanaya


"Puis-je vous aider en quoi que ce soit?..(Ada yang bisa saya bantu nona?).." tanya Utari


"Je veux demander..est-il vrai que le nom de cette dame est Kanaya?..désolé.. précédemment introduisez mon nom Ivone..(Saya mau tanya..apa betul nona ini bernama Kanaya?..maaf..sebelumnya perkenalkan nama saya Ivone).." jawab Ivone sambil menjulurkan tangannya ke Utari


Utari menyambut uluran tangan Ivone seraya mengenalkan dirinya. Utari mengatakan pada Kanaya kalau Ivone mau berkenalan dengan Kanaya..Kanaya dengan senang hati menyambut uluran tangan Ivone. Ivone mengutarakan maksud kedatangannya ke meja Kanaya..karena dirinya diperintahkan oleh atasaannya yang kebetulan juga sedang makan siang di restoran La Jurne Verne.. untuk menanyakan perihal Kanaya


"Veuillez vous asseoir, Mlle Ivone..(Silahkan duduk dulu nona Ivone).." ajak Utari untuk duduk di sebelah dirinya


"Merci d'avance..(Terima kasih sebelumnya).." jawab Ivone sambil duduk dan tersenyum kepada Utari dan Kanaya


Ivone mengambil ponselnya dan dia perlihatkan foto Kanaya ketika menjadi model dadakan gaun musim dingin hasil rancangan mommy Angel


"Est-ce vraiment vous?..(Apa betul ini anda?)" tanya Ivone pada Kanaya


"Betul kakak..itu foto saya waktu jadi model gaun kepunyaan mommy Angel.." jawab Kanaya


Utari mengartikan jawaban Kanaya ke Ivone


"Louez Dieu..enfin, nous pouvons vous rencontrer ici..pouvez-vous rencontrer brièvement mon patron ?..il veut vraiment vous connaître..(Puji Tuhan..akhirnya kita bisa bertemu dengan anda disini..anda bisa ketemu sebentar dengan atasan saya?..beliau ingin sekali mengenal anda)" ucap Ivone dengan senyuman yang mengembang


"Dimana atasan kakak?" tanya Kanaya setelah Utari memberitahukan permintaan Ivone


"Il est à table là-bas..(Dia ada dimeja sebelah sana)" jawab Ivone sambil menunjuk sebuah meja yang tak jauh dari meja Kanaya


Di meja yang dimaksud Ivone..ada dua orang pria bule dimana seorang dari mereka yang berusia sekitar 30 tahunan mengangkat gelas wine nya ke Kanaya. Kanaya menganggukan kepalanya sambil tersenyum


"Miss peut-elle faire connaissance avec mon patron ?..(Bisa nona?..berkenalan dengan atasan saya?)" tanya Ivone


"Kak Sela?..boleh kak?" tanya Kanaya


Marcela menengok ke arah meja atasan Ivone yang dibalas oleh anggukan oleh pria itu ke Marcela


"Boleh non..tapi hati-hati..soalnya ini di negara orang.." jawab Marcela


Kanaya menganggukan kepalanya


"Bisa kak.." ucap Kanaya ke Ivone


"Merci mademoiselle..venez avec moi..(Terima kasih nona..mari ikut saya)" ajak Ivone


Dengan ditemani oleh Utari..Kanaya menghampiri meja atasan Ivone


"Monsieur Jean-Pierre..voici Mlle Kanaya.. qui est le modèle de la robe d'hiver de Maddame Angel..Mlle Kanaya..c'est mon patron..seigneur Jean-Pierre Magellan..propriétaire de la boutique Magellan..(Tuan Jean-Pierre..kenalkan ini yang namanya nona Kanaya..yang menjadi model gaun musim dingin karya nyonya Angel..nona Kanaya..ini atasan saya..tuan Jean-Pierre Magellan..pemilik butiq Magellan).."


Jean-Pierre bangun dan mengecup punggung tangan Kanaya yang terjulur ke arahnya


"Je vous présente..je m'appelle Jean-Pierre..vous êtes très belle mademoiselle..plus belle que la photo que Madame Angel nous a envoyé..(Kenalkan..nama saya Jean-Pierre..anda ternyata sangat cantik nona..lebih cantik dari foto yang dikirimkan oleh nyonya Angel ke kami)" ucap Jean-Pierre sambil tersenyum


Kanaya tersenyum rikuh sambil menganggukan kepalanya saat Utari mengartikan perkataan Jean-Pierre


"Désolé, Monsiuer Jean-Pierre..Mlle Kanaya ne parle pas français..elle vient d'Indonésie..(Maaf tuan Jean-Pierre..nona Kanaya tidak bisa bahasa Perancis..dia berasal dari negara Indonesia)" potong Ivone


"Oooh..désolé mademoiselle..êtes-vous d'Indonésie?..Je pensais que vous veniez d'Espagne..(Oooh..maaf nona..anda dari Indonesia?..saya kira anda dari Spanyol)" kata Jean-Pierre sambil tersenyum


Utari mengartikan perkataan Jean-Pierre barusan


"Iya Mister..memang ayah saya dari Spanyol dan ibu saya dari Italia..tapi saya lahir di Indonesia.." sahut Kanaya


"Oooh..c'est à quoi ça ressemble..s'il vous plaît, asseyez-vous mademoiselle..nous avons quelque chose à dire..s'il vous plaît..(Oooh..begitu rupanya..silahkan duduk nona..ada yang perlu kita bicarakan..silahkan)" ajak Jean-Pierre setelah mendengar arti perkataan Kanaya dari Utari


Kemudian Kanaya dan Utari duduk di bangku yang telah disiapkan oleh Ivone


"Voici Mlle Kanaya..Madame Angel et moi avons collaboré à la promotion des robes de Madame Angel et où lors de la dernière séance photo..Madame Angel vous a utilisé comme modèle vestimentaire..(Begini nona Kanaya..saya dan nyonya Angel ada kerja sama dalam mempromosikan gaun-gaun kepunyaan nyonya Angel dan dimana di sesi pemotretan terakhir..nyonya Angel memakai anda sebagai model gaunnya)"


Jean-Pierre menghentikan omongan sejenak..karena pelayan mengantarkan pesanannya ke meja Jean-Pierre


"S'il vous plaît Mlle Kanaya..(Silahkan nona Kanaya)" kata Ivone


Kanaya menganggukan kepalanya


"Continuons Miss..donc je veux vous engager personnellement pour être ambassadrice de la marque dans ma boutique..comment?..est-ce que Miss Kanaya est d'accord?..(Kita lanjutkan nona..jadi saya mau mengontrak anda secara pribadi untuk menjadi brand ambasador di butiq saya..bagaimana?..apa nona Kanaya bersedia?)" tanya Jean-Pierre


"Pas question !!..miss Kassandra ne peut pas accepter votre offre !!..(Tidak bisa!!..nona Kassandra tidak bisa menerima tawaran anda!!)"


Mereka kompak menoleh ke arah sumber suara yang menyela pembicaraan mereka


.


.


######

__ADS_1


Hayoloooh..siapa yang protes?


__ADS_2