Gadis Kecil Kesayangan CEO

Gadis Kecil Kesayangan CEO
108.Silaturahmi


__ADS_3

Stu dan Kanaya berjalan saling bergandengan tangan sekeluarnya dari dalam lift. Mereka berdua kini berada di basement Wijaya Holding..Stu berniat menunjukan mobil baru yang dia beli untuk keperluan Kanaya kuliah


"Selamat siang tuan.." sapa salah satu Security yang berjaga di basement sambil membukakan pintu kaca ruang tunggu lift yang ada di basement


"Siang.." jawab Stu


Kemudian Stu mengajak Kanaya ke sebuah lot parkir yang khusus di pakai untuk menaruh mobil baru Kanaya


"Itu sayang..mobil baru kamu.." tunjuk Stu ke sebuah citycar Toyota keluaran terbaru


.



(Gambar hanya pemanis)


.


"Waaah..mobilnya bagus sekali kak.." puji Kanaya sambil menghampiri mobil barunya


"Ini buat aku kak?.." tanya Kanaya sambil menoleh ke Stu


Stu yang hanya berdiri di depan mobil Kanaya hanya menganggukan kepalanya


"Iya sayang..nggak terlalu mencolok kan?..kalau kamu bawa kuliah besok?.." tanya Stu


"Tidak kak.." jawab Kanaya


Kanaya menghampiri Stu..sesaat dia melihat ke sekeliling basement tempat dia dan Stu berada. Setelah dirasa sepi dan aman dari orang yang lalu lalang..Kanaya segera memeluk Stu dan mencium pipinya


Cup


"Terima kasih ya kak.." ucap Kanaya


"Iya sayang.."


Stu membalas mengecup kening Kanaya dan memeluknya


"Kamu mau coba nggak?.." tanya Stu setelah mengurai pelukannya


"Boleh kak?.."


"Boleh dooong...itu kan mobil kamu sayang.." jawab Stu sambil menjawil hidung Kanaya


Stu merogoh saku celananya dan menyerahkan sebuah kunci mobil ke Kanaya..tapi sebelumnya Stu memencet alarm mobil Kanaya terlebih dahulu


"Nih..kamu coba dulu yaah?.."


Setelah menerima kunci mobilnya..Kanaya masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesinnya


"Kamu puter-puter sekitar sini aja Nay.." usul Stu


Kanaya lalu mulai menjalankan mobilnya dengan mengitari parkiran basement gedung Wijaya Holding. Stu tersenyum melihat Kanaya yang sepertinya sudah lancar membawa mobil. Setelah merasa puas mencoba mobil barunya..Kanaya pun berhenti di depan Stu


"Sudah Nay?.." tanya Stu sambil menghampiri Kanaya


"Sudah kak.." jawab Kanaya


"Sekarang kamu parkirin seperti tadi..bisa kan?.." tanya Stu


"Bisa kak.."


Kanaya lalu mulai konsentrasi untuk memarkirkan mundur mobilnya seperti posisi semula

__ADS_1


"Bismillah.."


Dengan hati-hati..Kanaya memundurkan mobilnya. Dengan melihat kanan kiri melalui kaca spionnya..Kanaya memarkirkan mobilnya yang space kanan kiri parkirnya sengaja Stu kosongkan hanya untuk mobil Kanaya saja yang parkir


Prok


Prok


Prok


Stu memberikan tepuk tangannya setelah mobil Kanaya parkir sempurna di posisinya


"Bagus Nay..kamu sekarang sudah mahir bawa mobilnya.." puji Stu


Kanaya keluar dari mobilnya dan memencet alarm yang ada di tangannya


"Terima kasih kak.." ucap Kanaya


Ponsel Kanaya berdering..Kanaya lihat ibunya menelponnya


"Assllamuallaikum bu.." sapa Kanaya


"Waallaikumsallam sayang..kamu masih di kantor Stu?.."


"Masih ibu..aku barusan nyobain mobil baru aku yang dibelikan kak Stu.."


"Oh iya?..kamu sudah bilang terima kasih ke Stu sayang?.."


"Sudah bu..ibu ada apa menelpon aku?"


"Ibu sama ayah mau makan siang di Marriot..kamu datang bersama Stu ya sayang?..nanti disana ada kakakmu dan kak Cindy.."


"Waah..ada acara apa sih bu?..kok tumben pada kumpul semua?.."


"Acara lamaran kakakmu.."


Stu pun keningnya berkerut mendengar kalau Alf akan melamar Cindy


"Iya sayang..mendingan kamu jalan sekarang kesininya Sandra..ibu sudah akan sampai nih di Marriot.."


"Baik bu..aku sama kak Stu akan jalan sekarang ke sana..Assallamualliakum bu.."


"Waallaikumsallam.."


"Ayo kak..kita ke Marriot sekarang..ibu mau ngelamar kak Cindy untuk kak Alf.." ajak Kanaya sambil memasukan ponselnya ke sakunya


"Ayo..kita pakai mobil kakak aja yaah?.." jawab Stu


Kanaya menganggukan kepalanya. Mereka berdua kembali menuju ke lift untuk ke parkiran mobil Stu yang standby di depan loby gedung Wijaya Holding


.


***


.


Maserati kepunyaan tuan Stephano berhenti di loby Marriot dan dari dalam mobil keluarlah tuan Stephano bersama Ambar. Tuan Stephano dan Ambar berjalan memasuki loby Marriot dan menuju ke ruangan VVIP yang sudah di reservasi oleh nyonya Delores sebelumnya. Seorang staff Marriot mengantarkan tuan Stephano dan Ambar ke meja yang sudah di pesan..disana sudah ada nyonya Delores dan ibu Retno duduk menunggu


"Aunty??.." panggil Ambar sambil menghampiri meja


"Ambar?..kamu datang juga nak?.." jawab nyonya Delores


Mereka berdua lalu cipika cipiki sebelum saling berpelukan erat..melepaskan rindu

__ADS_1


"Apa kabarmu sayang?.." tanya nyonya Delores setelah mengurai pelukannya


"Kabar Ambar baik aunty.." jawab Ambar sambil tersenyum


Nyonya Delores sesaat melihat penampilan Ambar saat ini


"Iiiihh..kamu dari dulu nggak berubah yaah?..masih aja tomboy.." ucap nyonya Delores sambil menarik pipi Ambar dengan gemasnya


Ambar hanya tertawa


"Ayo sayang..duduk..oh iya Ambar..kenalkan ini ibu Retno..ibunya Cindy.." kata nyonya Delores sambil memperkenalkan ibu Retno ke Ambar


"Bu?..kenalkan..saya Ambar.." kata Ambar sambil menjulurkan tangannya memperkenalkan dirinya ke ibu Retno


"Saya Retno mbak.." jawab bu Retno sambil menyambut uluran tangan Ambar


"Panggil saja Ambar bu.." pinta Ambar sambil tersenyum


Ambar lalu duduk dikursinya


"Jeng?..Ambar ini lho..yang kemarin nyelamatin Cindy dan Sandra waktu mereka berdua di culik di Singapura.." kata nyonya Delores yang menjelaskan peran Ambar saat menyelamatkan Cindy dan Kanaya saat mereka diculik oleh Heru dan Ryu Kanemoto


"Oooh?..ibu mengucapkan beribu-ribu terima kasih lho Mbar..karena Ambar sudah menyelamatkan Cindy dari penculikan kemarin.." ucap ibu Retno tulus


"Iya ibu..sama-sama" jawab Ambar sambil tersenyum


"Ibu nggak bisa membalas apa-apa ke Ambar..biar Alloh yang nantinya membalas budi baik Ambar.." sambung bu Retno


"Amiin bu.." jawab Ambar


Tak lama kemudian datang daddy Toni dan momny Angel bergabung ke meja


"Halo?..selamat siang?.." sapa daddy Toni


"Daddy?..daddy sama mommy juga datang?.." tanya Ambar


"Iya sayang..momny diundang sama aunty Adel.." jawab mommy Angel


Nyonya Delores memperkenalkan ibu Retno kepada daddy Toni dan mommy Angel. Selang tak berapa lama..datang Alf dan Cindy yang diikuti oleh Stu dan Kanaya di belakangnya. Cindy duduk disebelah ibunya yang diikuti oleh Alf disampingnya


"Kak Ambaaaar.." pekik Kanaya melihat Ambar datang bergabung


"Halo Nay.." jawab Ambar


Kanaya memeluk Ambar dengan eratnya


"Kak..kapan-kapan..kita jalan yuk?..berdua ajah.." ajak Kanaya setelah melepas pelukannya


"Ayok..kapan kamu bisanya?" tanya Ambar


"Weekend ini yak kak?..bagaimana?.." jawab Kanaya


"Boleh.."


Kanaya lalu duduk di sebelah ibunya yang diikuti Stu yang duduk di samping mommy Angel


"Mom?..mommy bawa pesananku kan?.." bisik Stu ke mommy Angel yang duduk disebelahnya


"Ada di daddy mu Stu.." jawab mommy Angel


"Thanks mom.."


Setelah semuanya hadir..nyonya Delores meminta pelayan menata makanan yang sudah dia pesan sebelumnya di meja. Setelah semuanya tersaji..mereka pun mulai bersantap siang diselingi oleh obrolan ringan

__ADS_1


.


.


__ADS_2