
Malam ini suasana di mansion tuan Stephano Alexander sangatlah meriah. Dari gerbang sampai ke carport di pasang dekorasi bunga mawar putih yang dipadu dengan lampu bohlam yang menyala di sela-sela bunga mawar putih..sehingga membuat suasana di gerbang depan mansion menjadi ceria dan hidup
Para undangan yang didominasi oleh teman-teman sekolah si empu pesta..berjejer antri untuk mengisi buku tamu. Dan mereka para undangan masing-masing juga menerima sebuah godybag cantik yang berisikan souvenir pesta yang fantastik. Godybag itu berisikan 1 buah emas batangan seberat 100 gram yang bertuliskan masing-masing nama yang tertera di undangan, 1 buah i-phone terbaru edisi khusus, 1 pasang jam mewah couple, 2 paket umroh ke tanah suci Mekah, 2 buah tiket pulang pergi ke Singapura beserta akomodasinya dan yang terakhir, 1 buah kunci sepeda motor skutik terbaru yang sepeda motornya bisa diambil oleh para tamu undangan setelah acara pesta ulang tahun itu selesai..fantastik bukan?
Di pintu masuk mansion..para tamu undangan di sambut para artis-artis yang berada di bawah manajement SACorp. Dan dari pihak EO menyediakan stand foto both para undangan dengan para artis-artis terkenal Ibukota. Kemudian para tamu undangan diarahkan untuk menuju ke halaman belakang..dimana venue pesta diadakan
Para awak media yang menunggu di depan gerbang..langsung mengarahkan kameranya ke sebuah Maybach hitam yang baru tiba. Dari dalam mobil itu..keluar daddy Toni dan mommy Angel yang khusus malam ini mommy Angel memakai gaun malam terbaru hasil dari rancangannya sendiri. Para awak media segera mengambil gambar pasangan yang berpengaruh di tanah air. Khusus awak media dari media fashion dan mode..mereka tidak mau ketinggalan moment memfoto mommy Angel yang dikenal bekas fotomodel terkenal di dunia fashion..baik nasional maupun internasional. Apalagi malam ini mommy Angel memakai gaun malam hasil rancangannya yang terbaru. Walaupun sudah tidak berkecimpung di dunia mode lagi..tapi aura seorang fotomodel terkenal masih menguar dengan hebatnya dari diri mommy Angel. Dibelakang pasangan Wijaya..berjalan sang putra tunggal dari pasangan Wijaya. Siapa lagi kalau bukan tuan muda Stewart Jodi Wijaya. Para tamu undangan khususnya para wanita terpesona dengan kharisma sang tuan muda. Stu bersama daddy Toni berjalan mengapit mommy Angel untuk masuk ke dalam mansion. Riko dan Sela juga datang di belakang mereka. Dan tak ketinggalan para pelayan yang bertugas di mansion Stu..mereka khusus diundang oleh Kanaya untuk hadir di acara ulang tahunnya
"Meriah sekali mom.." ucap Stu yang melihat dekorasi yang ada di dalam mansion dan banyaknya tamu-tamu kesohor yang datang
"Iya Stu..aunty Adel mau membuat pesta yang berkesan di ulang tahun Naya yang ke 17.." sahut mommy Angel
Tuan rumah segera menyambut tamu special yang baru datang..nyonya Delores bercipika cipiki dengan mommy Angel. Sedangkan tuan Stephano memeluk hangat daddy Toni
"Aunty?..mana Naya?" tanya Stu yang tidak melihat Kanaya diantara para tamu undangan
"Sandra masih di kamarnya Stu..naiklah kesana..ada Cindy juga disana.." jawab nyonya Delores
"Saya ke atas dulu ya aunty..uncle.." pamit Stu kepada kedua orangtua Kanaya
Stu lalu berjalan menuju ke lantai dua mansion. Dirinya hanya menanggapi dingin ke beberapa tamu undangan wanita yang menyapa dirinya dan sepertinya mereka terpesona dengan penampilannya malam ini
Tok
Tok
Tok
Ceklek
Stu membuka pintu kamar setelah ada jawaban dari dalam kamar Kanaya
"Selamat malam.." sapa Stu
"Kakaaaak.." panggil Kanaya yang tengah merapikan gaun pestanya dbantu dua orang pegawai butik mommy Angel
"Selamat malam pak.." sapa Cindy yang duduk bersama Alf di sofa
"Malam Cindy..Alf.." balas Stu
Stu lalu menghampiri Kanaya dan memeluknya
"Selamat ulang tahun sayang.." bisik Stu di telinga Kanaya
"Terima kasih kak..."
Stu lalu mengurai pelukannya dan memperhatikan Kanaya yang berpenampilan cukup cantik malam ini
"Bagaimana kak?..cantik kan gaun buatan mommy?" tanya Kanaya sambil memutar badannya memamerkan gaun yang dia kenakan
Gaun malam model open shoulder berwarna putih gading yang dikombinasikan dengan manik-manik mutiara yang tersebar di gaun malam yang Kanaya kenakan. Gaun itu sangat pas di badan Kanaya yang mungil
"Cantik sayang..tapi lebih cantik kamu.." jawab Stu sambil mencium kening Kanaya dengan lembut
Bluush
Muka Kanaya merona merah karena mendapatkan kecupan di keningnya. Kanaya langsung menelusupkan wajahnya di pelukan Stu menyembunyikan wajahnya yang merona
Ekheeemmm
Suara deheman mengurai pelukan Kanaya
"Jangan ngasih adegan bucin di depan kakak dong dek..nggak kasihan kamu sama kakak?" ketus Alf
Plak
Cindy memukul bahu Alf
"Sakit sayang...huft.." rengek Alf ke Cindy
"Malu sama pak Stewart Alf.." gerutu Cindy
Kanaya dan Stu hanya bisa menahan tawanya
"Oh iya sayang..aku punya sesuatu buat kamu.." ucap Stu sambil merogoh saku jasnya dan dia berikan ke Kanaya
"Apa ini kak?" tanya Kanaya
"Bukalah.."
Kanaya lalu membuka sebuah kotak persegi berwarna merah hati yang diberikan Stu kepadanya. Seketika mulut Kanaya membulat melihat isi dari kotak persegi itu
.
(Gambar hanya pemanis)
"I..ini buat aku kak?" tanya Kanaya tak percaya
"Iya sayang.." jawab Stu sambil tersenyum
Stu lalu mengambil kalung berlian yang ada di kotak persegi yang masih di pegang Kanaya. Dia memutar ke belakang Kanaya dan memakaikan kalung berlian itu di leher Kanaya
Sempurna
Kalung berlian itu bertengger sempurna di leher Kanaya yang jenjang dan putih. Kanaya yang tak percaya ada sebuah kalung berlian melingkar di lehernya..dia lalu menuju ke cermin dan melihat pantulan dirinya disana
"Waaah..cantik sekali.." batin Kanaya menganggumi kalung berlian pemberian Stu
"Suka sayang?" bisik Stu yang sudah berdiri di belakang Kanaya
"Suka kak..aku sangat suka..terima kasih ya kak.." jawab Kanaya yang berbalik dan memeluk leher Stu dengan senangnya
"Sama-sama sayang..tapi?..upahnya buat aku mana?" tanya Stu sambil tersenyum
Cup
Kanaya mencium pipi kanan Stu..Stu membalas dengan mencium kening Kanaya
.
__________________
.
Di ruang utama mansion..para tamu undangan tengah menikmati hidangan pembuka sambil menunggu sang Ratu sehari turun dari kamarnya. Sontak seperti dikomando..para tamu undangan terdiam..mata mereka serempak melihat ke arah tangga..dimana Kanaya yang di gandeng Stu menuruni tangga dengan anggunnya. Dari atas tangga Kanaya melihat para undangan terkesima melihat dirinya turun bersama Stu dan di belakang dirinya Alf menggandeng Cindy
"Waaah..cantik sekali putri tuan Stephano.."
__ADS_1
"Imutnyaa.."
"Tuan muda Stewart apa kekasih nona Kassandra kah?"
Banyak diantara tamu undangan berbisik-bisik satu dengan lainnya. Tapi semua bisik-bisik mereka sontak terdiam..begitu Kanaya sampai dilantai dasar. Mereka bisa dengan jelas melihat sebuah kalung berlian yang tengah melingkar di leher Kanaya
"Itu kan Heritage of Blossom?..kalung termahal di dunia.."
"Ternyata kalung itu ada di Indonesia.."
Kilatan pampu blitz langsung menyambut Kanaya yang mulai melangkah menuju ke arah orang tuanya dan orang tua Stu yang tengah berdiri di dekat kolam mini
"Selamat ulang tahun sayang.." ucap mommy Angel sambil memeluk Kanaya dan mencium kedua pipi Kanaya
"Terima kasih myh.." jawab Kanaya
Kanaya kemudian menerima ucapan selamat dari daddy Toni. Dari pintu halaman samping..muncul keempat teman Kanaya dan langsung menghambur memeluknya
"Selamat ulang tahun ya Nay.." ucap mereka bergantian
"Iya teman-teman..terima kasih" jawab Kanaya
Mata Jessica langsung tertuju ke leher Kanaya
"Nay?..ini kalung punya kamu?" tanya Jessica
Teman-teman Kanaya yang lainnya mengikuti arah telunjuk Jessica
"Iya..hadiah dari kak Stu.." jawab Kanaya sambil tersenyum dan memegang kalung berliannya
"I..ini kalung mahal Nay..paling mahal di dunia.." ucap Jessica yang mengaggumi kalung Kanaya dan sepertinya Jessica tahu mengenai kalung berlian yang dipakai Kanaya
"Sebentar Nay.." pinta Maria
Maria lalu memfoto kalung Kanaya dan dia cari di mesin pencari. Kedua mata Maria hampir loncat keluar setelah menemukan apa yang dia cari di mesin pencari
"Hampir..3 Tri..liun.." desis Maria dan kembali..jiwa missqueen Maria meronta-ronta melihat sebuah kalung berlian dengan harga yang sangat fastastik dikenakan oleh Kanaya
Kedua pasang orangtua dan Stu hanya bisa tertawa geli melihat teman-teman Kanaya yang tengah mengagumi kalung berlian pemberian Stu untuk hadiah ulang tahun Kanaya
"Nona Kassandra..acara akan segera di mulai.." ajak seorang staff EO agar Kanaya masuk ke dalam venue pesta
"Baik kak..ayo teman-teman..kita ke halaman samping.." ajak Kanaya
Stu hanya memandangi Kanaya yang keluar menuju halaman samping..hingga sebuah sentuhan di bahunya membuyar lamunannya
"Terima kasih ya sayang.." ucap nyonya Delore
"Sama-sama aunty.." jawab Stu sambil memeluk nyonya Delores.
*
"Selamat datang untuk nona Kassandra dan selamat ulang tahun yang ke 17 tahun.." ucap David Yoshi dari atas panggung yang melihat Kanaya memasuki venue pesta
David Yoshi lalu mengajak para undangan yang ada untuk menyanyikan lagu 'Selamat Ulang Tahun' yang di cover dari group music Jamrud
.
Hari ini..hari yang kau tunggu
Bertambah satu tahun..usiamu..
Yang kuberi..bukan jam dan cincin
Bukan seikat bunga..atau puisi
Juga kalung hatiiii
Maaf..bukanlah pelit
Atau tak mau..bermodal dikit
Yang pasti aku..beri padamu
Doa s'tulus hatiii....
Semoga Tuhan..melindungi kamu
Serta tercapai semua..cita-citamu
Mudah-mudahan..diberi umur panjang
Sehat selama..lamanyaaa
Selamat ulang tahuuuuuunnn
.
Air mata Kanaya menetes di pipinya mendengar para teman-temannya kompak bernyanyi bersama David Yoshi untuk dirinya
"Hiks..terima kasih..hiks..terima kasih teman-teman..terima kasih.." isak Kanaya yang tak dapat menahan harunya yang dikelilingi oleh teman-temannya yang tengah bernyanyi
Seorang staff EO memberikan tissue ke Kanaya
"Selamat ulang tahun buat nona Kassandra..semoga panjang umur..sehat selalu..murah rejeki..dan apa yang dicita-citakan akan dikabulkan oleh Tuhan YME..Amiiin.." doa David Yoshi dari atas panggung
"AMIIIINNNNNN".
Para undangan mengamini doa David Yoshi. David Yoshi membungkukkan badannya ke arah Kanaya yang melambaikan tangannya ke arah dirinya
"Terima kasih.." ucap David Yoshi dengan isyarat bibirnya ke Kanaya dan membungkukkan badannya sekali lagi
Kemudian MC mengumumkan kalau acara selanjutnya adalah tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun oleh Kanaya. MC memanggil keluarga tuan Stephano untuk naik ke atas panggung. Dari samping panggung dua orang staff EO mendorong meja yang ada sebuah kue ulang tahun besar di atasnya. Lampu venue padam begitu lilin yang ada diatas kue menyala dan kembali David Yoshi mengajak para undangan untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun
.
Selamat ulang tahun..kami ucapkan
Selamat panjang umur..kita kan doakan
Selamat sejahtera..sehat sentosa
Selamat panjang umur dan bahagia
Selamat ulang tahun..
selamat ulang tahun..
Selamat ulang tahun dear Kassandraaaaaa
__ADS_1
Selamat ulang tahun
Tiup lilinnya..
Tiup lilinnya..
Tiup lilinnya sekarang juga..
Sekaraaang..jugaaaa..
Sekaranang..jugaaaa..
.
"Bismillah.."
Kanaya meniup lilin yang ada diatas kue ulang tahunnya
"HOREEEEEEE"
Para undangan bertepuk tangan ketika lilin padam karena tiupan Kanaya dan lampu menyala kembali
"Silahkan nona Kassandra memotong kuenya dan berikan potongan pertama untuk orang yang special buat nona Kassandra.." pinta MC
Kanaya memotong kue ulang tahunnya dan dia berikan potongan pertama untuk ibunya.. nyonya Delores..nyonya Delores tersenyum haru menerima potongan pertama kue ulang tahun dari Kanaya
"Ibu..dari dulu..Naya selalu bermimpi bisa memberikan kue ulang tahun Naya buat ibu.." kata Kanaya sambil menahan tangisnya
Nyonya Delores langsung memeluk Kanaya dengan tangis harunya..dia ciumi pucuk rambut Kanaya berulang kali
"Ibu juga sayang..ibu selalu menantikan moment seperti ini.."
Para undangan tak terasa menitikan airmatanya melihat adegan haru di atas panggung. Nyonya Delores mengurai pelukannya dan mengusap air mata Kanaya yang luruh di pipinya
"Sudah ya sayang..kamu jangan menangis lagi..sekarang kan hari ulang tahun kamu.." bujuk nyonya Delores
Kanaya menganggukan kepalanya
"Terima kasih ya bu..sudah bikinin pesta yang meriah buat Naya.."
"Iya sayang..sama-sama..karena hanya ini yang bisa ibu kasih ke kamu..untuk menebus kesalahan ibu saat kehilangan kamu dulu.."
Kemudian MC meminta Kanaya untuk menyerahkan potongan kue ulangtahun keduanya. Dan Kanaya memberikan ke ayahnya..tuan Stephano dan selanjutnya ke kakaknya..Alfonso. Dipotongan berikutnya Kanaya memanggil Stu untuk naik ke atas panggung. Stu lalu melangkahkan kakinya menuju ke panggung dan menerima potongan kue dari Kanaya setibanya disana
Cup
Stu mengecup pipi Kanaya. Sontak para gadis-gadis yang diam-diam mengagumi Stu menjadi patah hati melihat sudah ada gadis cantik yang ada di sisi Stu. Begitu juga para teman-teman pria Kanaya..mereka memendam hasrat mereka dalam-dalam..karena lawan mereka nggak sembarangan untuk mendapatkan hati putri bungsu dari tuan Stephano Alexander. Seorang CEO Wijaya Holding. Para awak media yang berkumpul dibawah panggung langsung mengabadikan moment manis yang ada di atas panggung.
.
*
Makin malam..pesta makin meriah..para tamu undangan yang menikmati hidangan pesta juga dihibur oleh penampilan David Yoshi yang malam ini sengaja membawakan lagu baru yang dia ciptakan untuk yang berulang tahun
"Oke..untuk lagu selanjutnya..saya akan bawakan lagu baru saya..yang sengaja saya ciptakan untuk yang tengah berulang tahun malam ini..nona Kassandra..dengan judul 'Malaikat Tak Bersayap'.."
Dengan diiringi anggota grup bandnya..David Yoshi mulai membawakan lagu barunya yang khusus dia persembahkan untuk Kanaya. Kanaya yang tengah duduk di mejanya..tersenyum melihat penampilan David Yoshi di atas panggung
"Nay?..itu yang namanya David Yoshi?" tanya Stu yang duduk di sebelah Kanaya
"Iya kak.." jawab Kanaya yang tidak mengalihkan perhatiannya dari panggung
"Yang kemarin nyiram kamu pakai kopi kan?" sambung Stu
"Iya kak..tapi itu cuma kesalahpaham doang kok kak..sekarang semuanya sudah selesai.." ucap Kanaya sambil memegang tangan Stu
Stu hanya tersenyum dan mengecup tangan Kanaya dengan lembut. Kanaya memberikan tepuk tangan begitu David Yoshi selesai membawakan lagunya
"Terima kasih..selamat ulang tahun buat nona Kassandra..semoga panjang umur dan sehat selalu.." ucap David Yoshi pada Kanaya
David Yoshi bersama anggota band pengiring membungkukkan badan mereka memberikan hormat pada hadirin yang ada. Setelah itu..mereka melambaikan tangannya ke arah para undangan dan turun dari panggung.
Di penghujung acara..para tamu berpamitan kepada keluarga Stephano dan teman-teman sekolah Kanaya berpamitan dengan Kanaya dan tak lupa berfoto bersama di atas panggung. Khusus ke empat teman Kanaya..mereka datang ke meja tuan Stephano dan nyonya Delores bersama orang tua mereka. Orangtua mereka mengucapkan terima kasih perihal ajakan Kanaya untuk berlibur ke Eropa
"Terima kasih lho jeng..sudah mengijinkan Liona liburan sama nak Sandra.." ucap mama Viona ke nyonya Delores
"Iya sama-sama jeng..saya malah berterima kasih ke Liona..karena sudah mau berteman dengan Kassandra di sekolah.." jawab nyonya Delores
"Iya jeng..Maria juga cerita..kalau Sandra di sekolah anaknya ramah..supel sama siapa saja.." sahut mama Martha
Kelima ibu-ibu itu tertawa bersama..mendengar cerita anak-anak mereka. Tak lama kemudian mereka meninggalkan venue pesta untuk pulang ke rumah masing-masing
"Adel..aku pamit juga yaah?.." pamit mommy Angel sambil cipika cipiki dengan nyonya Delores
"Iya Anggie..makasih ya sudah mau datang.." jawab nyonya Delores
"Oh iya..kakak ada hadiah lagi buat kamu.." kata Stu ke Kanaya
"Hadiah apa kak?" tanya Kanaya
"Sebentar.."
Stu memanggil Tika yang duduk tak jauh dari mejanya. Tika bangun dan menghampirinya
"Ada apa tuan muda?" tanya Tika sedikit membungkuk
"Kamu tolong bawa kesini yaah?..yang tadi saya taruh di jok belakang mobil saya..ini kuncinya.." pinta Stu sambil memberikan kunci mobilnya
"Baik tuan muda.."
Setelah mengambil kunci dari tangan Stu..Tika meninggalkan meja Kanaya dan Stu
"Hadiah apalagi sih kak?" tanya Kanaya penasaran
"Nanti kamu juga tahu.." jawab Stu
Nyonya Delores dan mommy Angel hanya saling pandang dan tersenyum geli melihat interaksi Stu dan Kanaya. Tak lama kemudian Tika kembali dengan menenteng sebuah kandang kucing. Kanaya yang melihatnya sontak tersenyum ceria..seperti tahu hadiah apa yang dibawa Tika untuknya
"Summmeeeerrr!!.." pekik Kanaya yang bangun dan menghampiri Tika
Tika yang tersenyum membuka pintu kandang dan membiarkan Kanaya mengambil Summer dari dalam kandangnya
"Uluh..uluuuuh..makin bulet aja sih kamu?..hmmmm?.." ucap Kanaya sambil menciumi Summer
"Semenjak non nggak tinggal di mansion tuan muda lagi..Summer seperti kehilangan gitu non.." kata Tika
"Iya mbak?..uluuuh..kasihaaaan...jangan sedih lagi ya ganteng?..sekarang kan kita ketemu lagi.." bujuk Kanaya ke Summer
Semua yang ada disitu..hanya tersenyum melihat Kanaya yang begitu senang mendapatkan Summer lagi
__ADS_1