Hanya Sekedar Menikahi

Hanya Sekedar Menikahi
Kau sudah menikah?


__ADS_3

"Agh itu." Rania menggaruk kepalanya yang tidak gatal memikirkan jawaban yang tepat untuk Deby.


"Rania..." Deby mengguncang bahu Rania agar Rania cepat menjawab pertanyaannya.


"Ehem." Deheman dari Felix pun berhasil membuat Deby berhenti mengguncang bahu Rania.


"Bisakah kalian untuk langsung bekerja dan tidak menggosip lebih dulu." Tegur Felix dengan tajam.


"Ba-baik Asisten Felix." Ucap Deby. Rania pun menghembuskan nafas lega.


"Felix. Ayo masuk!" Titah Sean setelah Deby kembali fokus pada pekerjaannya.


"Kau masih berhutang penjelasan kepadaku!" Bisik Deby setelah Sean dan Felix masuk ke dalam ruangannya.


"Aku tidak berhutang penjelasan apa-apa kepadamu." Balas Rania acuh.


*


"Steve..." Suara William terdengar sedikit keras saat masuk ke dalam ruangan asistennya.


Steve yang sedang memeriksa laporan untuk diserahkan pada William pun menghentikan kegiatannya.


"Iya Tuan." Jawabnya kemudian bangkit.


William mendekat ke arah meja Steve kemudian menjatuhkan bokongnya di kursi yang berhadapan dengan Steve.


"Duduklah." Perintah William.

__ADS_1


Steve menurutinya.


"Bagaimana Steve, apa kau sudah mengetahui dengan siapa Rania bertemu di pusat perbelanjaan waktu itu?" Tanya William menagih tugas Steve.


"Saya sudah meminta rekaman CCTV di pusat perbelanjaan tempat Nona Rania berbelanja. Dan rekaman itu akan masuk ke dalam email saya siang nanti Tuan." Balas Steve.


"Kenapa lama sekali?" Decak Willam mulai resah.


"Maaf, Tuan. Saya sedikit sulit mendapatkannya karena pengamanan di sana sangat ketat. Dan mereka tidak ingin memberikan rekaman itu kepada orang suruhan saya. Hingga saya turun tangan dan memberi mereka acaman dan sedikit kompensasi untuk rekaman itu." Terang Steve.


"Baiklah. Jika kau sudah mendapatkan rekaman itu, segera hubungi aku." Perintah William.


"Baik Tuan. Apa Tuan jadi pergi ke perusahaan Tuan Gerry pagi ini?" Tanya Steve.


"Ya. Aku akan merundingkan masalah ini dengan Gerry dan juga Dika. Karena aku tidak ingin masalah ini akan menjadi bencana untukku." Balas William.


*


"Diamlah! Suaramu hampir mengejutkan semua orang!" Rania menutup mulut Deby dengan telapak tangannya saat pandangan orang-orang mengarah kepada mereka.


Deby mengangguk. Rania pun melepaskan tangannya dari mulut Deby.


"Aku harap kau bisa menjaga rahasia ini karena kau karyawan wanita di sini yang tahu tentang statusku." Pinta Rania.


"Tapi kenapa kau menutupi pernikahan kalian?" Deby menggeleng tak percaya. "Harusnya kau itu merasa bangga karena mendapatkan suami seperti Tuan bule William dan mengumumkan pernikahan kalian agar para wanita yang mendambakan suamimu sadar diri."


"Aku tidak menyembunyikannya. Lagi pula orang-orang tidak mengetahui pernikahan kami karena pernikahan kami berlangsung di kampung halamanku." Jelas Rania.

__ADS_1


"Tapi kau bisa memposting foto pernikahanmu dan Tuan bule agar orang-orang mengetahuinya." Balas Deby menggebu-gebu.


Rania menepuk punggung tangan Deby di atas meja dengan pelan. "Aku tidak ingin melakukannya. Lagi pula aku sudah nyaman dengan keadaanku saat ini. Jika orang-orang mengetahuinya, mungkin kehidupanku tidak akan senyaman ini."


"Kau itu aneh sekali." Deby masih tidak terima dengan keputusan Rania.


"Sudahlah..." Ucap Rania yang sudah malas membahas tentang pernikahannya.


"Lagi pula kenapa kau dan Tuan bule tidak melakukan resepsi pernikahan? Aku yakin Tuan bule memiliki uang berlebih untuk menyelenggarakan acara resepsi kalian. Dengan itu kau bisa merasakan menjadi ratu seharian bersama suamimu."


"Untuk saat ini suamiku belum bisa melaksanakannya. Namun dia berjanji akan melaksanakannya setelah enam bulan pernikahan kami." Jelas Rania. Dan aku harap saat resepsi itu terjadi suamiku sudah mencintaiku dan memberi kejelasan akan pernikahan kami. Lanjut batin Rania.


***


^^^Mau lanjut lagi? Kencengin komen dan votenya yuk!^^^


^^^Sambil menunggu cerita Kyara update, kalian bisa mampir di dua novel aku yang lainnya, ya.^^^


^^^- Serpihan Cinta Nauvara (End)^^^


^^^- Oh My Introvert Husband (On Going)^^^


^^^Jangan lupa beri dukungan dengan cara^^^


^^^Like^^^


^^^Komen^^^

__ADS_1


^^^Vote^^^


^^^Agar author lebih semangat untuk lanjutin ceritanya, ya...^^^


__ADS_2