Hanya Sekedar Menikahi

Hanya Sekedar Menikahi
Cemburu di hadapanku


__ADS_3

"Baiklah. Aku akan mengizinkanmu. Tapi dengan satu syarat." Ucap Sean dengan nada serius.


"Syarat? Syarat apa?" Tanya Keyla dengan kening mengkerut.


"Aku akan ikut bersamamu." Ucap Sean dengan nada datarnya.


Sontak saja jawaban Sean berhasil membuat Keyla melebarkan kedua matanya. "Yang benar saja. Untuk apa kau ikut? Aku tidak akan konsentrasi jika kau ada di sana." Tolak Keyla dengan keras atas permintaan suaminya.


"Itu semua terserah padamu. Aku ikut denganmu ke acara itu atau kau tidak boleh pergi sama sekali." Ucap Sean dengan santai. Yang benar saja aku akan membiarkanmu bersama dengan mantan kekasihmu itu yang jelas-jelas masih mencintaimu. Lanjut Sean dalam hati.


Akhirnya mau tidak mau Keyla pun menuruti persyaratan yang diajukan suaminya itu. Bagaimana pun juga ia sudah berjanji akan tampil pada sahabatnya. Dan hanya dengan izin Sean-lah ia baru bisa datang ke tempat mereka akan tampil malam ini.


*


Malam harinya, Sean sudah nampak begitu tampan dengan setelan baju kaos dan celana jeans selutut yang sangat pas di tubuhnya.


"Ayo!" Ajak Sean pada Keyla yang masih duduk bercermin di depan kaca.


Keyla mengangguk lalu bangkit dari duduknya.

__ADS_1


"Apa kau juga akan ikut bernyanyi denganku nantinya?" Tanya Keyla dengan nada meledek sambil menatap penampilan suaminya.


"Tentu saja tidak. Aku hanya akan memperhatikanmu dari jauh." Balas Sean tanpa menyadari ucapan istrinya itu tengah meledeknya.


Keyla pun hanya bisa tertawa dalam hati lalu berjalan keluar dari dalam kamarnya.


"Apa kita langsung menuju cafe yang kau maksud?" Tanya Sean saat mereka sudah masuk ke dalam mobil.


Keyla mengangguk. "Teman-temanku sudah menunggu kedatangan kita di sana. Bisakah kau untuk cepat?" Pinta Keyla merasa tidak enak pada teman-temannya yang sudah datang.


"Bisa diatur." Ucapnya lalu menambah kecepatan mobilnya.


"Aku kira kau tidak jadi datang, Key." Puput nampak menghela nafas lega saat melihat wajah Keyla.


"Aku pasti datang. Apa sudah saatnya kita tampil?" Tanya Keyla menatap ke arah panggung.


"Sebentar lagi. Kita hanya tinggal menunggu kedatangan Riga." Ucap Puput. Pandangan Puput pun kini teralihkan pada pria yang berdiri di samping Keyla. "Suamimu ikut juga?" Puput nampak menahan tawanya.


Keyla dengan malas mengangguk. "Dia mau ikut." Balas Keyla tanpa memberitahu ancaman Sean padanya.

__ADS_1


Tak lama Riga yang mereka tunggu pun datang. Namun kedatangannya itu membuat Keyla dan Puput terdiam saat melihat wanita yang kini bergelayut manja di lengan Riga.


"Kau membawa calon istrimu?" Tanya Puput dengan nada kurang suka pada Riga. Namun pandangan sinisnya tertuju pada wanita di samping Riga.


"Ya." Balas Riga apa adanya.


Keyla yang melihat wanita bergelayut di lengan mantan kekasihnya itu nampak menahan sesak di dadanya. Walau bagaimana pun juga mereka pernah melewati hari-hari bersama dan tak akan semudah itu bagi Keyla benar-benar melupakan sosok Riga di hidupnya.


Menyadari reaksi istrinya yang terlihat bersedih, Sean pun segera merangkul Keyla ke dalam pelukannya. "Apa kau masih lama akan tampil?" Tanyanya dengan lembut. Tangannya pun semakin memeluk erat pinggang Keyla.


Keyla nampak risih dengan sikap suaminya namun ia membiarkannya. "Sebentar lagi kami akan tampil." Ucap Keyla yang diangguki oleh Sean.


Berani sekali kau memasang wajah cemburumu itu pada mantan kekasihmu di saat aku berada di dekatmu. Ucap Sean dalam hati merasa berang.


***


Yang nunggu part Dika dan Hana, sabar yaa... Cerita mereka akan dirilis bulan besok ya😌


Buat yang gak sabar, vote, like dan komennya dulu deh agar author semangat nuntasin cerita mereka satu persatu😣😌

__ADS_1


__ADS_2