Hanya Sekedar Menikahi

Hanya Sekedar Menikahi
Kau bukan Daddyku?


__ADS_3

"Cilla?" Ucap Rania begitu terkejut saat melihat wajah gadis kecil yang memanggil suaminya dengan sebutan Daddy.


"Tante?" Cilla menata Rania dengan tatatapan menelisik. "Sedang apa Tante bersama Daddyku?" Tanyanya merasa bingung.


"Daddy?" Ucap Rania mengulang perkataan Cilla. Tatapan Rania pun beralih pada William yang terlihat mematung karena kehadiran Cilla.


"Siapa yang kau maksud Daddymu?" Tanya Rania memastikan kembali.


"Tentu saja dia Daddyku." Balas Cilla mengarahkan jari telunjuknya pada William.


Deg


Jantung Rania berdetak begitu cepat saat mendengar perkataan Cilla. Dan tak berbeda jauh dari Rania, William nampak semakin tersentak saat mendengar penuturan gadis kecil di depannya ini.


"Tapi aku bukan Daddymu." Pungkas William cepat saat melihat wajah Rania yang tiba-tiba pucat.


"Kau bukan Daddyku?" Mata Cilla nampak berkaca-kaca. "Kau adalah Daddyku. Mom selalu memperlihatkan fotomu kepadaku dan wajah di foto itu adalah wajah dirimu, Daddyku!" Ucap Cilla yang sudah menangis.


Rania menatap Cilla dan William secara bergantian. Pertemuannya kembali dengan gadis kecil itu sungguh membuat suasana hatinya kacau balau.


"Will...." Lirih Rania menahan sesak di dadanya.


"Cilla...." Suara wanita yang sangat dikenalinya mengalihkan perhatian William dari wajah istrinya.


"Cilla... Kau kemana saja? Apa kau tahu Mom dari tadi mencarimu..." Suara Ibu dari gadis itu terdengar panik. Bahkan wanita itu tidak memperhatikan orang-orang disekitarnya.

__ADS_1


"Mom... Dia Daddyku kan?" Tanya Cilla mengarahkan jari telunjuknya pada pria yang kini terlihat begitu terkejut dengan kedatangan Mommynya.


"Bi-bianca..." William terbata. Wajahnya seketika pucat pasih saat melihat wanita yang selama ini dicarinya tepat berada di depannya.


"William?" Berbeda dengan William yang terlihat terkejut dan ketakutan melihat keberadaan Bianca, Bianca justru terkejut namun tetap menampilkan senyuman manisnya.


"Kau ada di negara ini juga?" Tanya Bianca dengan tatapan bingung.


"Ya. Aku berada di negara ini dan saat ini aku sudah menikah." Ucap William menekan setiap perkataannya.


Di luar ekspetasi William, bukannya terlihat marah, Bianca justru terlihat begitu senang. "Kau sudah menikah?" Tanyanya lagi memastikan.


"Ya. Dan wanita ini adalah istriku." Tekan William sambil mendekat pada istrinya lalu memeluknya posesif.


Deg


Tubuh Bianca menegang. Wajahnya yang mulanya tersenyum mulai menyurut saat mendengar dengan jelas pertanyaan putrinya.


"Bukankah foto pria ini yang selalu Mom perlihatkan kepadaku dan Mom mengatakan jika dia adalah Daddyku?!" Ucap Cilla menuntut sebuah jawaban.


"Di-dia..." Bianca terbata.


Melihat interaksi antara tiga orang di depannya membuat Rania semakin terpuruk. Satu persatu kejadian yang dilewatinya mulai bersarang di pemikirannya. Rania memperhatikan secara saksama wajah gadis kecil bernama Cilla itu lalu menatap suaminya bergantian.


Rania membeku. Prediksinya tidak salah jika dua orang berbeda usia itu memang benar-benar mirip. Rania masih terdiam. Namun pemikirannya sudah melayang kemana saja.

__ADS_1


"Aku bukan Daddymu gadis kecil..." Ucap William dengan tegas seolah memberi peringatan.


"Hua... Kau adalah Daddyku... Kau pasti berbohong..." Cilla tiba-tiba menangis kencang. Membuat perhatian orang-orang teralih kepadanya. "Mom... Katakan kepadanya jika dia adalah Daddyku!" Amuk Cilla berderai air mata.


Bianca terlihat mematung. Ucapan Cilla benar-benar membuatnya mati kutu. Bianca menatap William yang tengah menatapnya dengan tajam.


"Dia..."


****


Buat mengetahui jadwal update, kalian bisa bergabung di grup chat author, ya... Dan buat teman-teman semua... Mampir ke karya baruku yang berjudul "Dia Anakku, Bukan Adikku." Yuk sambil menunggu cerita Rania dan William update. Dan kalian juga bisa mampir di dua novel aku yang lainnya juga, ya.


- Serpihan Cinta Nauvara (End)


- Oh My Introvert Husband (End)


Jangan lupa beri dukungan dengan cara


Like


Komen


Vote


Agar author lebih semangat untuk lanjutin ceritanya, ya...

__ADS_1


__ADS_2