Hanya Sekedar Menikahi

Hanya Sekedar Menikahi
Suami istri tidak sungguhan


__ADS_3

Dari pada membalas perkataan istrinya yang akan membuat tubuhnya semakin memanas, Sean lebih memilih masuk ke dalam kamar mandi untuk meredamkan hawa panas dalam tubuhnya.


"Wanita manja itu benar-benar menguji kesabaranku!" Gerutu Sean sambil menatap wajah kusutnya di depan cermin.


Di luar kamar mandi, Keyla nampak menarik tipis kedua sudut bibirnya saat merasa Sean menunjukkan reaksi sesuai dengan perkiraannya.


Jika kau membantengi dirimu agar kau tidak terlalu lama menjalani pernikahan ini denganku, maka akulah yang akan merobohkan pertahanan dirimu itu. Batin Keyla.


Dua puluh menit berada di dalam kamar mandi, Sean pun keluar dengan wajah yang lebih segar dan rambut yang masih nampak basah.


"Oh astaga..." Lagi-lagi Sean dibuat menahan nafasnya saat melihat pemampilan Keyla yang nampak seksi dengan pakaian tidurnya yang minim.


"Apa kau tidak memilki pakaian tidur yang lain?" Seru Sean sambil berjalan mendekati Keyla yang sedang menyisir rambutnya di depan cermin.


"Punya." Balas Keyla dengan singkat tanpa menghentikan aktivitasnya menyisir rambut.


"Jika kau masih memiliki pakaian tidur yang lain maka gantilah! Mataku sungguh sakit melihat penampilanmu yang norak ini!" Cibir Sean tak sesuai dengan isi hatinya.


"Kau bilang apa?" Keyla beranjak. Menatap Sean dengan nyalang. "Kau bilang jika pakaian tidurku ini norak?!" Cetus Keyla merasa berang.


Sean dengan cepat mengangguk.

__ADS_1


"Beraninya kau mengatakan pakaian tidur kesayanganku ini norak! Apa kau tidak tahu jika aku sangat nyaman saat memakainya!" Sembur Keyla merasa tak suka sambil berkacak pinggang.


Glek


Lagi-lagi pergerakan dari Keyla berhasil membuat tubuh Sean kembali memanas.


"Kenapa kau diam saja, heh?" Tanya Keyla saat melihat Sean hanya diam sambil menatap bagian tubuhnya.


"Sudahlah. Telingaku sungguh sakit mendengar suaramu!" Ucap Sean lalu melangkah menuju ranjang.


Wanita manja dan brutal. Geram batin Sean.


"Kau ingin apa?" Tanya Sean begitu terkejut saat Keyla naik begitu saja ke atas ranjang.


"Tentu saja aku ingin tidur." Balas Keyla apa adanya.


"Kenapa kau tidur di ranjang yang sama denganku? Kau ingin memperkosaku, ya?!" Hardik Sean sambil menutup dadanya.


"Memperkosamu?" Kening Keyla berkerut. Namun sedetik kemudian Keyla pun menggelengkan kepalanya menyadari maksud ucapan suaminya. "Jika aku tidak tidur di sini, lalu aku tidur dimana? Kau itu tidak sadar atau bagaimana, apa kau lupa jika kita saat ini sudah menikah." Ucap Keyla lalu membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


"Kau bisa tidur di sofa!" Pungkas Sean. "Hei... Apa yang kau lakukan!" Ucap Sean sedikit meninggi saat Keyla sudah menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.

__ADS_1


"Kau terlalu berisik. Lebih baik kau ikut tidur atau kau diam saja karena aku sangat terganggu dengan suaramu itu!" Ucap Keyla lalu menutup kedua matanya. "Jika kau tidak ingin tidur di ranjang yang sama denganku, maka kau bisa tidur di sofa sesuai dengan perkataanmu tadi." Ucap Keyla dengan mata tertutup.


Sean mendengus. Ia benar-benar dibuat geram oleh tingkah istrinya itu.


Malam semakin larut, Sean pun memilih mengalah untuk tidur dengan berbagi ranjang dengan istrinya itu. Sebelum ikut menyusul Keyla yang sudah lebih dulu terlelap, Sean meletakkan guling di tengah-tengah mereka sebagai pembatas.


Hingga pagi pun mulai menyambut. Pasangan pengantin baru itu pun terjaga akibat suara panggilan telefon dari ponsel Sean yang terdengar memekakkan telinga. Tak lama setelah membuka mata, mereka pun dibuat terkejut karena saat ini wajah mereka berada sangat dekat satu sama lain. Bahkan Keyla dapat merasakan jika saat ini pinggangnya dipeluk erat oleh Sean.


"Kau..." Pekik Keyla dan Sean berbarengan dengan wajah terkejut lalu bangkit dari pembaringan.


***


Lanjut malam ya kalau vote, komen dan likenya banyak☺


Sambil menunggu cerita HSM update, kalian bisa mampir ke novel aku yang lainnya, ya☺


- Dia Anakku, Bukan Adikku (On Going)


- Serpihan Cinta Nauvara (End)


- Oh My Introvert Husband (End)

__ADS_1


__ADS_2