Hanya Sekedar Menikahi

Hanya Sekedar Menikahi
Tubuhmu sangat jelek


__ADS_3

"Kemana wanita itu?" Gumam Sean sambil menghidupkan lampu apartemennya. Tak melihat tanda-tanda istrinya di lantai satu, kaki jenjang Sean pun melangkah menuju kamarnya untuk mencari keberadaan istrinya. Dan saat sudah berada di dalam kamar, Sean membulatkan kedua bola matanya saat melihat pemandangan di depannya.


Bagaimana tidak, saat ini ia tengah melihat Keyla membuka pakaiannya hingga wanita itu kini sudah polos tanpa sehelai benang pun melekat di tubuhnya.


Sedangkan Keyla yang tidak menyadari kehadiran Sean di dekatnya hanya acuh sambil terus melanjutkan aktivitasnya. Namun saat ia memutar tubuhnya, kedua bola matanya terbelalak saat melihat Sean berdiri di ambang pintu dan tengah menatapnya dengan intens.


"Kya..." Keyla dan Sean berteriak berbarengan.


"Pria mesum... Apa yang kau lakukan!!" Pekik Keyla sambil menutup bagian tubuhnya dengan kedua tangannya.


Sean pun sontak berbalik dan membelakangi Keyla.


"Kau yang mesum! Sedang apa kau di dalam kamarku dengan bertelanj*ng seperti itu?!" Balas Sean tak ingin disalahkan.


"Tentu saja aku ingin membersihkan tubuhku sehingga aku membuka bajuku!" Balas Keyla lalu berjalan ke arah kamar mandi dengan cepat. Wajahnya sudah memerah dan ia sudah sangat malu saat ini karena Sean sudah melihat tubuh indahnya yang tidak tertutupi apa pun.


Setelah mendengar suara pintu kamar mandi yang tertutup, Sean pun segera masuk ke dalam kamarnya dengan menahan hawa panas yang kembali menjalar di dalam tubuhnya.

__ADS_1


"Wanita itu benar-benar menguji kewarasanku!" Amuk Sean pada tingkah sembarangan Keyla.


Di dalam kamar mandi, Keyla memegang ke dua pipinya yang memeanas akibat adegan tak terduganya tadi. Keyla menggelengkan kepalanya, mengusir rasa malu yang hinggap di dadanya.


"Aku tidak perlu malu. Lagi pula bukankah itu bagus karena akan membuat benteng pertahanan Sean runtuh." Gumam Keyla lalu tersenyum licik. Keyla pun segera melanjutkan niatnya untuk membersihkan tubuhnya.


Setengah jam berada di dalam kamar mandi, Keyla pun keluar dengan handuk yang membungkus sebagian tubuhnya.


"Oh astaga... Apa yang kau lakukan?" Sean kembali dibuat frustasi dengan tingkah Keyla yang tidak ada malunya.


"Apa kau tidak bisa mengganti pakaianmu di dalam kamar mandi saja?!" Pekik Sean lalu membuang pandangan ke arah lain.


"Karena tubuh jelekmu itu mengganggu pandanganku." Cetus Sean lalu berjalan mendahului Keyla yang masih merasa bingung dengan tingkahnya.


"Kau bilang apa tadi? Kau bilang jika tubuhku ini jelek?" Keyla yang tersadar dengan ucapan Sean pun segera menarik pergelangan pria itu.


"Hei... Apa yang kau lakukan!" Pekik Sean sambil berusaha melepaskan cekalan tangan Keyla di lengannya.

__ADS_1


"Harusnya aku yang bertanya apa yang kau katakan? Mengapa kau berkata jika tubuhku ini jelek, huh? Apa matamu sudah tidak bisa berfungsi dengan baik sehingga kau tidak bisa membedakan mana bentuk tubuh yang bagus atau tidak?!" Cecas Keyla merasa terhina.


"Mataku tidak salah menilai. Tubuhmu itu benar-benar tidak bagus untuk dipandangan karena tubuhmu itu sangat jelek!" Balas Sean. Menatap ke arah lain agar tak melihat wajah Keyla yang saat ini sangat dekat dengan wajahnya.


"Beraninya kau menghina tubuh indahku ini?!" Keyla yang merasa tidak terima itu pun semakin mengetatkan cekalannya di lengan Sean.


Sean yang merasa tidak terima itu pun berusaha melepas cekalan tangan Keyla. Aksi tarik menarik itu pun terjadi. Hingga tanpa sadar kini selembar handuk yang menutupi tubuh Keyla itu pun terlepas begitu saja dari tubuhnya.


***


Lanjut lagi ya kalau vote, komen dan likenya banyak☺


Sambil menunggu cerita HSM update, kalian bisa mampir ke novel aku yang lainnya, ya☺


- Dia Anakku, Bukan Adikku (On Going)


- Serpihan Cinta Nauvara (End)

__ADS_1


- Oh My Introvert Husband (End)


__ADS_2