Hanya Sekedar Menikahi

Hanya Sekedar Menikahi
Kau adalah milikku


__ADS_3

"Kemana wanita itu? Apa dia belum juga pulang?" Lidah Sean berdecak saat masuk ke dalam apartemen dan tidak melihat keberadaan istrinya dimana pun. Tak ingin larut dalam kekesalannya, Sean pun memilih untuk membersihkan tubuhnya lebih dulu sambil menunggu istri liciknya itu pulang.


Pukul delapan malam, Keyla belum juga menampakkam batang hidungnya di apartemen. Bahkan sampai Sean sudah menyelesaikan laporannya. Merasa sudah tak sabar menunggu kepulangan istrinya, Sean pun melakukan panggilan pada anak buahnya yang ia perintahkan untuk mengikuti Keyla lalu menanyakan dimana posisi istrinya saat ini.


Lagi-lagi Sean dibuat menggeram saat mengetahui jika saat ini istrinya masih bersama dengan mantan kekasihnya di studio musik.


"Kau yang membuatku seperti ini Keyla!" Cengkraman tangan Sean di ponselnya semakin erat.


Pukul 10 malam, Keyla memasuki apartemen dengan kening mengkerut saat melihat lampu apartemen dalam keadaan mati. "Kemana perginya Sean? Apa dia belum pulang juga?" Gumam Keyla lalu menghidupkan lampu apartemen. Saat lampu sudah hidup, Keyla dibuat mengelus dadanya melihat keberadaan Sean duduk di atas sofa sambil menatapnya dengan tajam.


"Aku kira kau belum pulang. Kenapa kau tidak menghidupkan lampunya?" Tanya Keyla merasa aneh.


Sean hanya diam. Pria itu kini berdiri lalu berjalan ke arah Keyla.


"Kemana saja kau seharian ini?" Tanya Sean dengan nada dinginnya.


Sebelah alis Keyla nampak terangkat. "Kenapa kau bertanya seperti itu? Bukankah biasanya kemana aku pergi tidak penting bagimu?" Tanya Keyla.


"Jangan menjawab pertanyaanku dengan pertanyaan juga Keyla!" Tekan Sean menatap berang pada istrinya.

__ADS_1


"Kau sangat aneh, Sean." Keyla menggelengkan kepalanya.


"Aku tanya sekali lagi kemana kau pergi seharian ini?" Kali ini suara Sean terdengar lebih meninggi.


Keyla mengelus dadanya merasa terkejut mendengar suara Sean.


"Jawab Keyla!" Ucap Sean lagi merasa kesal sebab Keyla hanya diam tanpa menjawab ucapannya.


"Aku hanya pergi bersama temanku." Balas Keyla dengan singkat tanpa menjelaskan lebih lanjut.


"Teman siapa yang kau maksud? Mantan kekasihmu itu?" Sean tertawa sinis.


"Dengan siapa pun aku pergi itu bukan urusanmu!" Keyla turut terbawa emosi oleh tingkah suaminya.


"Suami?" Keyla tertawa sinis. "Sejak kapan kau berubah menjadi suami sungguhan seperti ini Sean." Lanjutnya lagi.


"Jangan memancing amarahku Keyla! Sekarang katakan, apa saja yang kau lakukan dengan mantan kekasihmu itu!"


"Aku hanya bertemu dengannya untuk latihan musik saja, Sean." Keyla yang sudah merasa malas pun menjawab pertanyaan Sean apa adanya.

__ADS_1


"Latihan musik atau kau bermesra-mesraan dengannya, huh?!"


"Bermesraan dengannya? Kau jangan menuduhku yang bukan-bukan, Sean. Lagi pula sejak kapan kau mau ikut campur dengan urusanku dan mengakui jika aku adalah istrimu?"


"Sejak hari ini. Mulai hari ini aku tegaskan padamu jika kau adalah istriku dan aku tidak pernah tinggal diam jika apa yang sudah menjadi milikku disentuh oleh pria lain! Dan apa kau pikir aku tidak tahu jika mantan kekasihmu itu menciummu saat kalian bertemu tadi! Dan kau membiarkannya begitu saja menciummu!" Bentak Sean.


Mata Keyla nampak berkaca-kaca mendapat bentakan dari suaminya untuk pertama kalinya.


"Apa pun yang kami lakukan itu bukan urusanmu!" Keyla ikut terbawa emosi.


Mendengar jawaban Keyla membuat emosi Sean semakin naik ke ubun-ubun. "Ikut aku! Mulai sekarang akan aku buktikan jika kau adalah milikku dan tidak ada satu orang pun yang boleh menyentuhmu!" Dengan gerakan cepat Sean membawa tubuh Keyla ke dalam gendongannya.


***


Lanjut lagi ya kalau vote, komen dan likenya banyak☺


Sambil menunggu cerita HSM update, kalian bisa mampir ke novel aku yang lainnya, ya☺


Dia Anakku, Bukan Adikku (On Going)

__ADS_1


Serpihan Cinta Nauvara (End)


Oh My Introvert Husband (End)


__ADS_2