
"Siapa itu?" Tanya Sean dengan kening mengkerut merasa aneh dengan bunyi ketukan pintu. Bukankah di apartemennya hanya ada dirinya dan Keyla? Lantas siapakah gerangan yang mengganggu kegiatannya saat ini?
"Siapa itu?" Tanya Sean menatap pada Keyla yang kini masih berada di bawah kungkungannya.
Keyla nampak berpikir. Namun beberapa saat ia pun tersadar dengan siapa ia berada di apartemen sebelum Sean kembali pulang. "Mommy..." Balas Keyla sedikit gugup.
"Mommy?" Ucap Sean mengulang perkataan Keyla.
Tok
Tok
Tok
"Key..." Suara Mom Chelsea terdengar mulai memanggil-manggil nama Keyla.
"Itu Mommy... Cepat buka pintunya..." Ucap Keyla berusaha mendorong dada bidang Sean.
"Bagaimana bisa Mommy bisa ada di sini?" Tanya Sean merasa kesal. Karena suara Mommynya semakin terdengar lebih keras. Sean pun segera bangkit dari atas tubuh Keyla dengan wajah frustasi. Dengan menahan rasa sakit di kepalanya, Sean segera memakai pakaiannya yang sempat ia tanggalkan.
__ADS_1
Ceklek
Pintu kamar terbuka dan menampilkan wajah Sean di sana.
"Sean..." Mom Chelsea terlihat kaget saat melihat wajah putranya. "Kau sudah pulang?" Tanya Mom Chelsea tanpa memperhatikan wajah kusut putranya.
"Mom sudah melihat wajahku di sini berarti aku sudah pulang." Balas Sean merasa kesal dengan pertanyaan aneh Mommynya.
Mom Chelsea terdiam. Menatap aneh pada wajah putranya yang terlihat berbeda. "Ada apa dengan wajahmu?" Tanya Mom Chelsea sambil mengelus wajah tampan putranya.
"Mom masih menanyakan aku kenapa?" Sean benar-benar merasa kesal dengan pertanyaan Mommynya. Karena lagi-lagi ia harus menahan hasratnya yang sudah di ubun-ubun untuk menyentuh istrinya. "Harusnya aku yang bertanya sedang apa Mom di sini?"
"Jangan berbohong. Mom pasti memiliki alasan lain." Selidik Sean yang sangat paham dengan sikap Mommynya.
"Tidak ada. Kau kenapa menuduh Mom seperti itu?" Mom Chelsea lagi-lagi menampilkan wajah sedihnya.
Sean mendesahkan nafasnya di udara. "Sudahlah... Aku ingin ke dapur dulu." Ucap Sean karena saat ini ia sangat membutuhkan air dingin untuk meredakan hawa panas di tubuhnya.
"Tunggu dulu Sean..." Mom Chelsea menahan pergelangan tangan Sean. "Dimana Keyla?" Tanya Mom Chelsea saat menyadari tujuannya datang ke kamar Sean untuk mencari Keyla.
__ADS_1
"Ada di dalam kamar." Balas Sean dengan singkat lalu segera berlalu dari hadapan Mom Chelsea.
"Kenapa dengan anak itu? Wajahnya aneh sekali." Gumam Mom Chelsea merasa heran. Tak ingin memikirkan sikap aneh putranya, Mom Chelsea pun lebih memilih masuk ke dalam kamar Sean untuk mencari keberadaan Keyla. Namun saat baru saja masuk ke dalam kamar Sean, Mom Chelsea dibuat begitu terkejut melihat pemandangan di depannya karena Keyla saat ini tengah duduk di sisi ranjang sambil menutupi tubuh polosnya dengan selembar selimut.
"Mo-mom..." Ucap Keyla begitu gugup saat melihat wajah Mom Chelsea.
"Key... Kenapa kau tidak memakai baju?" Tanya Mom Chelsea dengan kedua mata membola. Lalu memperhatikan baju dan pakaian dalam yang berserakan begitu saja di lantai kamar. "Jangan bilang jika kau dan Sean baru saja--" Ucapan Mom Chelsea terhenti saat Keyla lebih dulu menyelanya.
"Tidak, Mom... Kami belum sempat melakukannya karena kedatangan Mom." Ucap Keyla dengan tersenyum senang karena Sean tidak jadi menyentuhnya. Berbeda dengan Mom Chelsea yang dibuat begitu menyesal karena kedatangannya menggagalkan aksi putranya yang ingin membuatkan cucu untuknya.
***
Lanjut lagi ya kalau vote, komen dan likenya banyak☺
Sambil menunggu cerita HSM update, kalian bisa mampir ke novel aku yang lainnya, ya☺
- Dia Anakku, Bukan Adikku (On Going)
- Serpihan Cinta Nauvara (End)
__ADS_1
- Oh My Introvert Husband (End)