ISTRI ANTI PELAKOR

ISTRI ANTI PELAKOR
Promo Novel. mafia


__ADS_3

" Tidak ada salahnya Rayyen, pria beristri dua, seperti abah, karena hanya Aminah yang tahu perasaan bunda, dan kamu harapan bunda !" bentak Mawar.


" Cukup bunda Bella adalah !" Kata Rayyen terputus saat Ira meremas tanganya.


" Mawar apa yang kau lakukan !" bentak abah.


" Abah sendiri kan yang berjanji, jika aku merestui Rayyen, maka Rayyen juga harus bisa menuruti kemauanku, jika tidak ceraikan aku !" kata Mawar.


" Baiklah Mawar jika itu kemauanmu dari dulu !" Kata abah.


" Mawar binti !" kata abah.


" Cukup abah, Rayyen mohon jangan ceraikan bunda, Rayyen mohon, Rayyen akan melakukan keinginan bunda !" kata Rayyen sujud di kaki aby sambil menangis.


" Tapi Rayyen ?" kata abah.


Ira pergi meninggalkan tempat itu, dia berjalan, tanpa terasa air matanya luruh.


" Ternyata hatimu tertutup, sehingga matamu juga tertutup, berapa banyak media kemarin yang menyorot pernikahan putramu, tapi tidak bisa membangunkan mu !" kata Abah.


" Mana mungkin mengundang media, semua biaya hajatan saja, Rayyen yang biayai " Kata Mawar yang tidak tahu ceritanya.


Rayyen mengalah, ahirnya dia mengucap ijab kobul kedua untuk Aminah.


Setelah acara ijab kobul Rayyen menemui abah dan uminya yang sedang menangis.


" Kenapa kamu tega dengan Ira Rayyen ?" tangis Latif.


" Rayyen bagai buah si malakama umi, Rayyen tidak ingin abah dan bunda cerai, karena Rayyen tahu niat bunda, dia akan mencari mantanya, yang menjualnya dulu lagi yang katanya sudah kaya, dan ingin mengambil uang yang dulu ia pakai, aku tahu pria itu pria licik " Kata Rayyen.


" Rayyen tidak ingin bunda, terjebak di jurang yang sama lagi abah umi !" Kata Rayyen.


" Jadi apa keputusan kamu ?" tanya Latif.


" Aku sama sekali tidak mencintai Aminah umi, Rayyen tidak tahu, Rayyen takut jadi suami yang zholim !" Kata Rayyen.


" Kalau kau tidak mencintai Aminah, jangan rusak dia, pertahankan salah satu, biarkan Aminah menyerah !" Kata abah.


" Jemput isteimu Rayyen " suruh abah lagi,


Latif membersihkan wajahnya dari air mata. Lalu keluar, Mawar terus berteriak, agar Rayyen menemani Aminah menemui tamunya.

__ADS_1


" Kurang apa Rayyen bunda, bunda menyuruh Rayyen menikahi Aminah sudah Rayyen lakukan, walaupun tidak ada sedikitpun cinta untuk Aminah. Sekarang Rayyen akan cari istri sah Rayyen !" kata Rayyen lalu pergi.


" Rayyen, Rayyen, Rayyen jangan jadi anak durhaka kamu !" teriak Mawar.


" Jangan jadi ibu yang dzolim Mawar !" kata Latif, Mawar membuang muka lalu pergi.


Ira yang sudah di rumah, menangis sesenggukan di atas kasurnya, Rima dan Zha beeusaha menenangkan.


Rayyen di sambut dengan tatapan elang dan kepalan tangan oleh Deon dan Leon. Rayyen menunduk tidak berani menatap.


" Izinkan Rayyen menemui Ira kak, kak Laon boleh menghajar, bahkan membunuh Rayyen, setelah Rayyen menemui Ira " Kata Rayyen.


" Apa aku harus percaya padamu Ray ?" tanya Leon.


" Kak Leon tidak perlu percaya padaku, biarkanlah Rayyen yang membuktikan, kalau di hati Rayyen hanya ada Ira " kata Rayyen.


Leon memberi isyarat menyuruh Rayyen masuk dengan menghadapkan wajahnya ke kamar Ira dengan sekilas.


Rayyen langsung lari menuju kamar Ira. Di lihatnya Ira membelakangi pintu, dengan tibuh bergetar menangis.


" Honey, maafkan aku ? Jika kau tahu, hatiku juga sakit, aku tidak ada pilihan lain, aku tidak tau apa yang harus aku lakukan sedang kau melarang ku untuk jujur sama bunda, siapa kau sesungguhnya, aku takut kalau bunda sampai lepas sama abah kau tahukan bunda dulu siapa ?" jelas Rayyen.


" Kita berjuang bersama ya ? Seperti mas Abi, dan kak Ais, habibi janji, habibi tidak akan menyentuhnya " kata Rayyen.


" Tapi habibi cintanya hanya untuk honey, biarkanlah, walaupun habibi punya dua istei, tapi aku anggap hanya satu istri, kita akan cari waktu yang tepat !" kata Rayyen.


" Kamu yakin, kau bisa di percaya ?" tanya Ira.


" Kau tidak perlu percaya, tapi akan aku buktikan, jika aku hilaf, ingatkanlah, jika aku Zhalim, peringatilah !" kata Rayyen.


Setelah, perdebatan ulet ahirnya Ira mengajukan syarat.


" Jika kau menyentuhnya maka jangan salahkan aku harus mengalah !" kata Ira. Rayyen mengangguk.


" Kita tempat mas Abi ya ?" tanya Rayyen dan di angguki Ira. Ahirnya Ira mau di ajak, di depan kamar Leon yang sudah menunggu Ira dan Rayyen, Ira berlari berhambur ke pelukan Leon.


" Izinkan Ira berjuaang, Ira tidak mau kalah sebelum berjuang, Ira tidak mau hati Ira di jajah, milik Ira di berantas, aku tidak mau Ira seperti daddy yang selama hidupnya merana, karena cintanya di rebut orang !" kata Ira dan di angguki Leon.


" Pergilah, kak Leon yakin kau wanita kuat !" kata Leon. Rayyen menyalami Leon dengan takzim tapi mata Leon masih memandangnya dengan nyalang, setelah mengucap salam mereka meninggalkan kediaman Leonardo. Sesampainya tempar Abi, ibunya Abi langsung menyuruh ke kamar saja karena badan Abi tidak sehat, setelah mengucap salam, lalu Ais menyuruhnya masuk.


" Kenapa pengantin baru ke sini ?" tanya Ais.

__ADS_1


" Apa mau belajar sama saya ?" tanya Abi sambil memainkan matanya mengejek tapi masih di pantat Ais yang duduk memijit kakinya.


" Atau ingin montak bantuan, merawanin ?" tanya Abi lagi.


" Ha ha ha !" tawa Abi.


" Otak mas Abi parah mesumnya kayaknya sudah lama tidak di cuci sama mbak Ais" kata Rayyen


" Ini orang, aku tidak rela onderdilmu, di pakai sama Ira !" rajuk Ais sambil memijit kaki Abi yang masih di dalam selimut dengan kuat.


" aw aw Ha ha ha, ternyata ada yang cemburu !" tawa Abi dan Rayyen.


" Mas Abi kenapa ?" tanya Rayyen yang melihat Abi masih pakai baju pendek putih dan boxer yang tertutup selimut.


" Biasa Ray, asmanya kambuh, karena waktu di vila tidurnya pakai ac tapi tidak pakai selimut, kadang juga di lantai " kata Ais.


" Jadi mas Abi ringkih, terus, kalau malam tidak bisa dong tidur telanjang !" ejek Rayyen. " Itu beda Rayyen, kan ada kulit lain yang nempel ke tubuh kita, bukan aku yang K O pasti Ais yang kalah, masuk angin sampai perutnya buncit kalau aku sampai pagi okey saja " kata Abi.


" Ha ha ha !" tawa semua.


" Maaf Rayyen dan Bella ke sini ingin cerita plus solusi " kata Rayyen.


" Baru nikah kok sudah ada masalah ?" tanya Abi.


" Aku sudah menikah lagi dengan Aminah !" kata Rayten.


Plak.


Tanya Ais reflek menampar Rayyen.


" Setelah kau teguk kenikmatan dari tubuh Ira, dengan gampangnya kau menikah lagi Rayyen, apa kau anggap pernikahan itu bagai makanan, jika kurang akan nambah, peenikahan itu hal yang sakral, bukankah kau seorang ustad, lebih tahu !" kata Ais memandang Rayten dengan mata kebencian.


" Dia meniakahi Am, dengan terpaksa Ais, karena di desak ibunya, karena aku belum bisa jujur siapa aku, aku takut, ada pihak yang memanfaatkan aku seperti daddy dulu, yang pernah di hianati sahabatnya sendiri " cerita Ira.


" Terus kalian ke sini mau pamer, Aku wanita kuat, aku bisa menikahi dua wanita, aku yakin aku adil !" kata Ais sambil memonyongkan mulutnya.


Cupp


Abi mengecup bobir Ais agar diam.


" Kita dengarkan mereka dulu dek ?' kata Abi. Rayyen yang tadinya memegang pipinya kadi ikut tersenyum melihat tingkah Abi, yang tadinya menyembunyikan wajahnya di bokong Ais, langsung beringsut bangun, karena dengar omelan istrinya, walaupun tidak untuknya.

__ADS_1


" Ya, aku menikah lagi, tapi itu



__ADS_2