
Komitmen dan logika
" Bukankah kau kangen di peluk bapak ?" tanya pak Idris dengan mata berkaca - kaca.
" Apa kangen,? Ha ha ha merasakan saja tidak pernah ?, kangen kata anda ?" kata Ais.
" Ais bapak mintak maaf, bapak tahu bapak salah ?" kata pak Idris.
" Aku tidak pernah kangen dengan pelukan anda, yang aku kangenin cambukan dari ranting bambu yang membuat aku bangkit, dan menjadi Ais yang seperti ini . . .!" jawab Ais.
" Terima kasih telah mendidiku dengan keras " kata Ais sambil menahan air mata.
" Ais bapak mintak maaf ?" Teriak pak Idris saat Ais akan meninggalkanya.
" Anda tidak salah dan anda tidak pernah salah, anda orang yang benar dan selalu benar " jawab Ais.
" Ayo kak Abi . . .!" ajak Ais pada suaminya.
pak Idris masih nenangis di tempat ' Inikah yang di rasakan Ais puluhan tahun, hanya ingin di akui ' pikir pak Idris.
Ais membalikan badan " Oh ya aku juga tahu, anda memintak maaf dengan saya karena takut uang bulananya aku hentikan, tenang saja tuan uang bulanan itu masih berlanjut, anggap saja uang itu untuk bayar hutangku selama kau mengurusku dan memberi makan aku ?" jelas Ais sambil berlalu.
" Ais Ais Ais. . .?" panggil pak Idris yang tidak di hiraukan oleh Ais, namun pak Idris bisa menahan Abi.
" Maafkan bapak Bi, tolong bantu bapak, beri pengertian Ais untuk meminta maaf ?" kata pak Idris dengan berderai air mata.
" Maaf pak, kali ini Abivtidak visa menolong, karena Abi sangan menyayangi istri Abi, Abi tidak mau Ais banyak pikiran, jarena dia sudah rela mengandung buah hati kami ?" kata Abi.
" Bapak mohon nak ?" kata pak Idris sambil memegang tangan Abi.
" Naaf pak, Ais itu keras, tidak mudah nenaklukanya, kalau bapak tahu sifat bapak, itulah sifat Ais yang sesungguhnya, maaf pak Abi permisi ?" jelas Abi yang membuat pak Idris tertegun.
' Apa benar kata Jay, sifat Ais seperti sifatku yang keras, tapi dia punya komitmen, bukan aku yang hanya pakai logika ' pikir pak Idris.
Abi menyusul Ais dan mereka menaiki motor sport Abi ke arah cafe yang lain, sesampainya di sana, asa ruangan khusus untuk mereka berdua.
" Kak peluk Ais ?" pinta Ais pada suaminya.
Abi langsung memeluk Ais, menyenderkan wajah Ais di dada bidangnya dan mendengar isak tangis Ais di dadanya.
__ADS_1
Abi mengelus lembut kepala Ais.
" Setiap manusia pasti di beri cobaan dek ?" jelas Abi. kenapa allah menguji kita terus menerus ?"
" Dengarkan kak Abi ya ?"
" Jadi, semakin Allah subhanahu wa ta'ala cinta pada seseorang, maka ujian yang akan diberikan kepadanya semakin berat. Karena ujian itu mengangkat derajat dan kemuliaannya di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala. Manusia yang paling dicintai Allah adalah para Nabi dan Rasul. Mereka adalah orang yang paling berat menerima ujian semasa hidupnya didunia.
Ujian yang mereka hadapi, melebihi ujian yang diberikan kepada manusia lainnya. Contohnya Nabi Ayub AS. Meski Allah subhanahu wa ta'ala mengujinya dengan kemiskinan dan penyakit yang sangat berat selama berpuluh-puluh tahun, tapi ia tetap sabar menghadapinya "
" Yang pertama, sebagai ujian dari Allah. Kedua, sebagai tadzkirah atau peringatan dari Allah SWT kepada manusia atas dasar sifat Rahman-Nya. Ketiga, sebagai azab bagi orang-orang fasiqin, munafiqin, ataupun kafirin. Kalau ia menemui kematian dalam musibah tersebut, maka ia mati dalam keadaan tidak diridhai Allah. " jelas Abi
" Sekuat - kuat Ais, Tapi Ais juga wanita yang hanya bisa mengeluarkan air mata ?" kata Ais.
" Air mata adalah naluri, kalau kamu lebih lega saat mengeluarkan air mata ?" keluarkanlah ?" kata Abi.
" Kak Abi akanmenampungnya, jadi nanti kalau air pam mati anak - anak bisa mandi air mata ibunya ?" hibur Abi
" Kak Abi. . . !" kata Ais sambil mencubit pinggang Abi.
" Auuu sakit,. . ! tidak bisa bikin anak lagi nanti ha ha ha ?" tawa Abi mencoba menghibur istrinya.
" Apa hubunganya pingfang sama pembibitan ?" tanya Ais yang penasaran.
" Malas anda saya terima !" kata Ais.
" Kok gitu ?" tanya Abi penasaran.
" Kak Abi malas juga, sudah jadi empat. apa lagi tidak malas paling jadi empat puluh " jelas Ais.
" Ha ha ha ha. . . . !" tawa Abi sambil menarik kepala Ais dan menciumnya.
Abi dan Ais selesai mengecek seluruh cafenya dan berencana pulang dan beristirahat.
Di saat di cafe yang terahir adalah cafe yang di isi oleh Lula.
Abi melongo melihat penampilan Lula yang nyaris terlihat sekujur tubuhnya karena memakai baju yang pres dan seperti cacing kepanasan di dekat Abi.
" Mas Abi, mau Lula bikinin kopi ?" tanya Lula.
__ADS_1
" Tidak usah Lul, ini mau segera pulang ?" jawab Abi.
" Kenapa buru - buru ?" kata Lula.
" Takut kuat setanya dari pada imanku ?" jawab Abi yang di senyumin Ais.
Lalu Lula jalan bikin es teh pura - pura ter siram es itu di bagian dada di dekat Abi.
Abi reflek, langsung menengok ke arah Lula, dan terlihat sedikit jembulan di dada Lula.
" Ah burik, masih mulus punya istriku ?" gumam Abi yang masih terdengar oleh Lula.
" Apa mas Abi ?" tanya Lula.
" Susu kambing etawa ternyata tidak sesehat susu kuda liar ?" jawab Abi sambil melihat ponselnya.
Padahal menyinggung payudara Lula.
" Lul tolong mulai besok, kamu pakai pakaian yang sopan ya ?" kata Ais.
" Emang kenapa Ais ?" tanya Lula.
" Apa jangan - jangan kamu iri ya sama body aku yang seksi ?" lanjut Lula.
" Lul, aku masukan kamu di cafe bagian sini, berarti aku punya alasan, kamu seksi, dan kamu janda agar awet muda selalu melihat anak muda kampus siapa tahu ada yang nyantol sama kamu, bukan untuk jadi wanita penggoda ?" kata Ais.
" Aku berhijab dan dan tertutup, walaupun belum bisa syar i, bukan berarti aku tidak seksi, dan menawan karena aku punya suami, jadi biar dia yang melihat keseksianku ?" jelas Ais.
Ais memang berhijab, tapi tidak menghilangkan pesonanya sebagai wanita bar - bar dengan celana dasar atau biasanya kulot dan kaos oblong di lapisi jaket jeans tunigh atau apalah yang bisa menutupi tubuhnya sampai lutut yang terlihat dia wanita gaul dan stylish srperti remaja.
***Maaf para pembaca yang setia, tidak bisa aplod cepat ?"
Peringatan
Maaf cerita ini untuk area dewasa bocil di larang membaca. . ! karena , banyak adegan fulgarnya, dan di haruskan kalau baca di dekat suami sendiri jangan suami orang he he he😁😁😁
__ADS_1
Jangan dukunganya, dan jangan lupa juga tinggalkan Like , hadiah dan votenya serta kpmentar
Sekian terima kasih***.