ISTRI ANTI PELAKOR

ISTRI ANTI PELAKOR
menjinakan harimau liar


__ADS_3

Menjinakan harimau liar


****************


" Kalau akukan wajar mintak di manja, karena ada yang manja, apa lagi ibuk, jangankan kerja berat, ngurus anak saja tidak boleh ?" Ais malah pamer.


" Itu mah kamunya saja yang males dan hanya ngabisin duit !" kata Lula, mulai pertarungan sengit, Abi hanya melihat dua wanita di depanya.


" Aku males, emang iya, kata kak Abi aku tidak boleh kerja berat, karena, biar di ranjang, aku selalu fit dan agresif, dan aku perawatan agar kak Abi tidak memandang cewek lain, karena pelakor di mana - mana !" kata Ais.


" Dan duit juga itu, duit suamiku, bukan suami orang, karena dia punya duit, karena di belakangnya ada peran penting seorang istri " kata Ais.


" Tapi kamu terlalu boros, sudah sewa pembantu, perawat, belum perawatanmu mungkin kamu terlalu cerewet danbanyak nuntut " Kata Lula masih belum mau kalah.


" Kau tahu Lula ' DI BALIK SUAMI SUKSES, ADA SUAMI YANG CEREWET, DI BALIK SUKSESNYA SUAMI, ADA PELAKOR YANG MENANTI " kata Ais.


Membuat mata Lula, membelalak. mbok Darmi yang mendengar peedebatan mereka berdua mengacungkan jempol ke arah Abi dan Abi tersenyum.


" Emang pintar nak Abi cari istri, sempurna segalanya " kata mbok Darmi pada Abi setelah Lula pulang.


" Itu yang di cari mbok, tapi sampai selip dikit, habis aku mbok ?" kata Abi.


" Makanya di jaga wanita seperti neng Ais, sudah pintar, cantik, tidak peritungan, cerdik dan banyak deh yang wanita lain tidak punya kelebihan itu " kata mbok Darmi.


" Apa yang kalian bicarakan?" kata buk Dwi yang baru datang.


" Jagoanya Abi !" kata mbok Darmi.


" Emang iya mbok, perempuan seperti itu harus di budi dayakan, dia bisa jadi bunglon, bisa baik, bisa jahat, apa lagi kalau dia lagi emosi, serasa dunia ini pecah " kata buk Dwi panjang lebar,


" Cerewetnya masya allah, tapi itu bisa buat alarm anaku, cerewetnya dia cerewet bermanfaat " kata buk Dwu lagi.


" Kalau wanita semuanya crewet buk ?" kata Abi pada ibunya.


" Ha ha ha ha . . .! " tawa buk Dwi dan mbok Darmi.


" Tapi cerewet istrimu ini beda loh nak Abi, dari cerewetnya kamu bangkit dari keterpurukan, dari cerewetnya menjadikanmu manusia sukses, dan dari cerewetnya, ibu dan anak mu jadi terurus walaupun dia jarang turun ke lapangan, tapi dengan idenya, bekerja tanpa otot, tapi berkerja pakai otak "


" Kalau di bandingkan, dari dirimu sebelum menikah dengan Ais, kamu itu lebih tampan sekarang, lebih rapih dan terurus, dan ibumu juga iya, dia tidak membiarkan ibumu keluar dengan daster lusuh lagi ? dan Rumah, walaupun anak - anak kecil dia rajin walaupunsering juga mbok Darmi yang beresin. cara pengaturanya juga oke " lanjut mbok Darmi sambil mengacungkan jempolnya.

__ADS_1


" Emang menantu idaman " kata mbok Darmi.


" Jangan terlalu memuji mbok, nanti Abi terbang ?" kata Abi.


" Bukan memuji Bi, tapi fakta, jadi kalau kamu tergiur oleh pelakor, kau adalah pria yang paling merugi di dunia " jelas mbok Darmi.


" Mbok Darmi berlebihan " kata Abi.


" Kemana Ais Bi ?" tanya buk Dwi.


" Istirahat buk ?" jawab Abi.


" Anak - anak nyariin, mungkin kangen sama mamahnya, seharian belum sama mamahnya, kebiasaan di manja sama mamahnya " jelas buk Dwi.


" Suruh saja naik sama mamahnya buk ?" kata Abi.


" Kamu urus gih, ibuk capek, apalagi Ais yang setiap hari ngurus dia ?" kata buk Dwi.


" Ehmmm, " jawab Abi.


Dan segera mengajak anak - anak menemui mamahnya.


Tapi sebelum bertemu dengan Ais, anaknya sudah di janji sama Abi, kalau tidak boleh bikin mamahnya capek, apa lagi marah, karena mau punya adik.


Sesampainya di kamar langsung memeluk mamahnya yang srdang tiduran memegang ponsel.


" Eh, anak mamah ? kangen ya sama mamah ?" tanya Ais pada ketiga putrinya.


Semua mengangguk, dan mencium perut Ais yang masih datar satu per satu.


" Zha inginya adik Zha perempuan lagi !" kata Zha putri pertama Abi, Abi melihatnya dengan senyum.


" Kenapa kak, kok perempuan lagi ?" tanya Ais yang penasaran.


" Nanti kalau laki - laki, pasti nakal, seperti Edo anaknya tante Lula sudah nakal, tidak terurus ingusnya sampai pipi dan bajunya, mungkin baju kakeknya yang di pakai, pasti mamah semakin capek ngurusinya ngurusi Zha sama adik - adik saja mamah sering kecapean !" kata Zha yang sudah berakal.


" Tidak boleh bilang gitu, mungkin tante Lula sibuk, cari nafkah, kalau mamahkan bisa ngurusin kalian, karena ada ayah yang nyariin nafkah mamah sama kalian !" kata Ais sambil melihat Abi yang duduk di dekatnya.


" Rian aktif kok kirim uang untuk anaknya, dulu mau di bawa Rian tidak boleh ?" jelas Abi.

__ADS_1


" Lagian anaknya Rian juga cuman dua. bulan depan katanya mau di ambil sama Rian " lanjut Abi.


" kata siapa kak ?" tanya Ais


" Rian sendiri yang cerita. " kata Abi.


" Sabar ya istri pertama Rian dia mau menerima anak dari madunya, kalau aku mungkin sudah ku potong itunya " kata Ais dengan gereget.


" Ya kan itu juga karena kecelakaan dek, lagian juga kan Lula sudah di cerai, lebih pilih istri pertama " jelas Abi.


" Kecelakaan dan kenikmatan " kata Ais


" Dan Rian sudah menyesalinya " lanjut Abi.


****************


Keesokan paginya Jay yang habis sarapan kedatangan tamu tang tidak terduga.


" Jay tolong bantu bapak bertemu orang adikmu, bapak menyesal, bapak merasa sangat bersalah Jay ?" kata pak Idris yang datang pada Jay di pagi hari.


" Jay tidak bisa janji pak, ?" kata Jay yang di angguki oleh pak Idris dan istrinya.


" Karena kalau Jay jadi Ais, mungkin tidak bisa memaafkan bapak sama ibuk, dia masih mau menerima walaupun bapak ibu, tidak menerima Ais jadi anak ibu dan bapak, Ais masih berusaha di ingin di akui, tapi mungkin kalau Jay, sudah tidak akan menginjakan kaki di rumah kalian, apa lagi memberi nafkah kalian tiap bulan " jelas Jay.


" Di saat dia ke sana hanya ingin di akui, malah kalian ingin memgambil suaminya yang dulu kalian hina, kalian injak - injak, hanya untuk anak kalian yang lain, aoa itu namanya keadilan pak buk ?" tanya Jay menyudutkan orang tuanya.


" Bapak ibuk juga harusnya tahu, Jay dulu hanya seorang apa, hanya anak yang lulusan SMP, menikah dengan Mira tanpa membawa apa - apa, dan keluarga Mira memberikan izin asal anaknya bahagia tapi Jay bangkit, Jay berusaha membahagiakan anak dan istri Jay seperti saat ini, seperti halnya Abi, dia bisa menjinakan harimau liar, liar karena kalian " kata Jay dengan mata memerah mengingat kejadian waktu itu.


" Tapi bapak, beneran menyesalinya Jay ?" kata pak Idris lagi.


" Okey akan Jay bantu, tapi Jay tidak bisa ikut kalian, biar nanti bapak sama ibuk di antar Reza, dia yang tahu di mana Ais berada, karena setiap hamil dia tidak mau jauh dari suaminya " kata Jay.


" Karena Jay mau ke kantor pemerintahan " lanjut Jay dengan melinting kemejanya.


Β 


Peringatan


Maaf cerita ini untuk area dewasa bocil di larang membaca. . ! karena , banyak adegan fulgarnya, dan di haruskan kalau baca di dekat suami sendiri jangan suami orang he he he😁😁😁

__ADS_1


Jangan dukunganya, dan jangan lupa juga tinggalkan Like , hadiah dan votenya serta kpmentar


Sekian terima kasih***.


__ADS_2