
Kueh pembawa sial
****************
" Mas Abi, mas Abi. . !" panggil Lula, dan sudah menuju kamar Ais dan Abi.
Abi dan Ais hanya mendengarkanya. saat Lula sudah dekat di kamarnya.
" Aw kak Abi tekan lagi !" desah Ais padahal hanya bikin ilfil Lula.
Abi membekap mulut Ais, tapi Ais masih tetap berusaha berteriak berteriak.
Ahirnya Lula memutuskan menunggu di meja makan, bukan Ais namanya kalau tidak usil dengan pelakor yang satu ini.
Ais dan Abi tidak tahu kalau Lula menunggu di meja makan, mereka menuruni tangga dengan canda tawa riang Abi yang masih tukang usil, membuat Ais sering kaget, karena secara tiba - tiba memegang benda sensitif Ais.
" Kak Abi udah ah, kayaknya baru saja dapat jatah " teriak Ais yang biasa di bikin kaget.
" Dek, bagaimana hukumnya kalau suami yang di perkosa ?, kalau suami perkosa istri hukumanya 25 tahun di penjara, kalsu istri perkosa suami apa hukimanya " tanya Abi konyol.
Lula yang mendengar pertanyaan Abi ikut jawab.
" Itu namanya tidak sopan " jawab Lula lantang dengan memasang wajah sinis.
" Eh Lula, nunggu lama ?" sapa Ais.
Abi tidak menanggapi jawaban Lula.
" Kalau menurutmu dek ?" tanya Abi pada Ais.
" Kalau menurut Ais, kalau yang di perkosa kak abi pasti mintak nambah lagi ha ha ha ha, jadi kalau istri di penjara yang rugi siapa ?" tanya Ais.
Abi garuk kepala.
" Kak istri mintak duluan itu hukumnya sunah kalau suami mintak duluan itu sudah biasa " kata Ais.
" Kok bisa dek ?" tanya Abi.
" Karena perempuan banyak gengsinya ketimbang nafsunya " kata Ais.
" Kalau kamu Lul ?" tanya Abi pada Lula.
" Biasa saja " kata Lula.
" Makanya cepat nikah lagi Lul, biar hasratnya tersalurkan !" kata Abi.
" Ya nanti lah mas !" jawab Lula.
" Aku beri kalian pertanyaan ?" kata Abi nenunjuk Ais dan Lula sambil duduk di neja makan.
__ADS_1
" Apa ?" tanya keduanya serempak.
" Kenapa di hari raya idul adha yang di korbanin pasti laki - laki ?" tanya Abi.
Ais dan Lula menggeleng.
" Beneran tidak tahu ?" tanya Abi dan masih di gelengin keduanya.
" Wanita jangankan berkorban di salahin saja tidak mau !" jelas Abi.
" Emang dasar laki - laki ?" kata Ais.
" Ha ha ha ha. . . !" tawa Abi melihat istrinya pasang expresi sebel.
" Tapi aku jalau punya istri jujur kayak Ais, genap dua saja, palingan tidak bisa bangun hanya bosa di ranjang besoknya tidak bisa berdiri lagi nih burung ?" kata Abi.
" Kok bisa ? tanya Lula dan Ais.
" Kalau mau di ranjang sekarang, harus sekarang tidak tunggu nanti !" kata Abi.
Membuat Lula pasang expresi cemberut sedang Ais pasang expresi malu.
" Tidak usah bongkar masalah ranjang ?" kata Ais.
" Ha ha ha . . !" kamu selalu omut kalau malu " kata Abi sambil mencium tengkuk leher Ais di depan Lula.
" Oh ya Lul, tumbenan kamu main kesini suang - siang ke sini ? bukanya hari ini kamu kerja ?" tanya Ais
" Oh itu m, itu hanyalah masalah sedikit, biasalah, sebuah keluarga pasti tidak semua berjalan lurus, seperti jalan, pasti ada belokan dan jalan yang terjal !" jawab Ais.
" Keluargamu kok seperti itu Ais ?" kata Lula sedikit mencibir.
" Makanya aku cari keluarga yang harmonis, biar aku bisa merasakanya !" jawab Ais.
" Keluarga harmonis, di lihat orang, belum tentu dia sesempurna yang mereka pandang, karena kita kembali lagi yang di bilang Ais tadi rumah tangga tidak semudah yang kita pikirkan !" jawab Abi.
" Kenapa mas Abi masih . . !" kata Lula yang langsung diam karena tidak enak meneruskan.
" Karena dari keluarga broken home, belum tentu dia akan broken home juga, karena dia vanyak belajar, bagai mana rasanya dari keluarga yang seperti itu "
" Dan sebaliknya, yang awalnya dari keluarga baik - baik saja, dia akan jadi keluarga broken home, karena mengandalkan keluarganya terpandang " kata Abi membuat Lula kalah talak.
" Ya sudah, kita makan kuehnya yok ?" kata Lula mengalihkan pembicaraan.
Ais mengambil satu potong kueh Lula.
" Enak Lul, kueh buatanmu ?" puji Ais
" Ya pasti dong ? akukan bisa masak dari dulu ?" Sombong Lula.
__ADS_1
" Beruntung yang punya istri kamu ya ? rajin, pintar masak, tidak perlu repot sewa pembantu, tidak seperti saya masak saja tidak bisa tambah lagi aku cerewet ?" puji Ais.
" Ya mas Abi dulu suka aku bikinin kueh !" kata Lula.
" Uhuk uhuk uhuk !" Abi batuk tersendat kuehnya Ais.
Lula langsung mengambilkan minum buat Abi. Abi langsung meneguknya hongga tatas.
" Kenapa kak ? takut ada yang marah !" kata Ais sedikit berbisik pada Abi.
" Tidak, . . !" kata Abi.
" Mau tambah lagi mas airnya, atau kuehnya ?" tawar Lula.
Abi menggeleng.
" Kenapa kamu diam saja Ais ?" kata Lula.
" Jadi istri itu harus bisa masak, harus bisa bersih - bersih, harus pintar menguasai dapur, bisa melayani suami " jelas Lula.
" Dulu waktu aku nikah Lul, aku pernah bilang pada kak Abi, aku maunya jadi istri, bukan jadi pembantu ?" kata Ais, membuat Lula membulatkan mata.
" Tugas sampinganku, mengurus anak - anak, kalau masalah masak, bersih - bersih, itu tugas pembantu, paling kalau aku mau aku masakin buat kak Abi, tapi malah sering kak Abi yang masakin buat aku, apa lagi, setiap aku hamil, pasti kak Abi yang nenyiapkan semua makananku " jelas Ais.
" Separah itu kamu Ais kalau hamil ? kalau aku, setiap hamil aku mandiri, hamil iti jangan di manja, nanti sulit lahiranya ?" kata Lula.
" Kalau akukan wajar mintak di manja, karena ada yang manja, apa lagi ibuk, jangankan kerja berat, ngurus anak saja tidak boleh ?" Ais malah pamer.
" Itu mah kamunya saja yang males dan hanya ngabisin duit !" kata Lula, mulai pertarungan sengit, Abi hanya melihat dua wanita di depanya.
" Aku males, emang iya, kata kak Abi aku tidak boleh kerja berat, karena, biar di ranjang, aku selalu fit dan agresif, dan aku perawatan agar kak Abi tidak memandang cewek lain, karena pelakor di mana - mana !" kata Ais.
" Dan duit juga itu, duit suamiku, bukan suami orang, karena dia punya duit, karena di belakangnya ada peran penting seorang istri " kata Ais.
" Tapi kamu terlalu boros, sudah sewa pembantu, perawat, belum perawatanmu mungkin kamu terlalu cerewet danbanyak nuntut " Kata Lula masih belum mau kalah.
" Kau tahu Lula ' DI BALIK SUAMI SUKSES, ADA SUAMI YANG CEREWET, DI BALIK SUKSESNYA SUAMI, ADA PELAKOR YANG MENANTI " kata Ais.
****************
***Maaf para pembaca yang setia, tidak bisa aplod cepat ?"
----------------
Peringatan
Maaf cerita ini untuk area dewasa bocil di larang membaca. . ! karena , banyak adegan fulgarnya, dan di haruskan kalau baca di dekat suami sendiri jangan suami orang he he heπππ
Jangan dukunganya, dan jangan lupa juga tinggalkan Like , hadiah dan votenya serta kpmentar
__ADS_1
Sekian terima kasih***.