
Setelah obrolan selesai Abi pamit, dan menghampiri Ais. ia dapati Ais tidak ada di tempat, Abi terlihat panik ia takut istrinya di bully lagi, lalu Abi mengeluarkan ponselnya menelpon Ais. dan ternyata Ayu yang angkat.
" Mbak Ais masih di kamar mandi mas, dirimu jemput saja ke sini " kata Ayu.
" Ais !" panggil Aisyah, saat Ais keluar kamar mandi.
Ais hanya buang muka.
" Dek !" panggil Abi, Ais menanggapi dengan senyum.
" Ustadzah Aisyah, maaf ustad, istri saya kurang sehat, jadi kita akan segera pulang " kata Abi pamit. Aisyah hanya mengangguk pasrah.
Sedang gus Ahmad keluar, saat Ais memandang punggung Abi keluar.
" Jangan bersedih, kita datangi ke rumahnya " kata Ahmad.
" Maafkan Aisyah mas, Aisyah sadar Aisyah banyak salah, hingga sengaja menyakiti wanita lemah " kata Aisyah. Ahmad tersenyum dan mengangguk, dan membawanya dalam pelukan.
" Dek, !" panggil Abi.
" Besok kita pulang ya ?" tanya Ais.
" Tapi kak Abi mintak izin untuk mengajar qiroati di sini dek !" kata Abi.
Ais memandang mata Abi dengan pandangan mencekam.
" Ceraikan Ais kak !" kata Ais lirih sambil menunduk.
" Kenapa kau selalu menganggap pernikahan permainan, jika marah, dan cemburu meminta cerai, tanpa adek tahu alasan dan sebab yang tahu, rumah tangga itu sulit, tapi apa kau tidak berpikir tentang anak - anakmu, anak kita sudah lima dek, kau bukan anak kecil lagi yang aku ambil dulu dari jalanan !" jelas Abi.
" Dengarkan kak Abi, kak Abi di sini berbagi ilmu, bukan berbagi peluh, apa lagi kenikmatan " kata Abi.
" Ais hanya takut kak Abi berzina, dan Ais juga tidak mau di madu tapi pahit " kata Ais.
" Tidak semua madu pahit dek, kau sering lihatkan ustad kondang yang menikah dengan tiga wanita tapi mereka masih akur " kata Abi.
" Itu yang kita lihat, tapi hati wanita sama, Aisyah istri rosullullah saja masih merasa cemburu dengan rosullullah, padahal dia istri yang paling di cintai " kata Ais.
" Kenapa kau selalu lebih pintar " kata Abi.
" Maafkan Ais, kalau Ais terlalu keras dengan kak Abi, itu karena Ais takut kak Abi berkubang dengan lembah dosa, dan Ais sangat cinta dan takut kehilangan kak Abi, tapi Ais tidak bisa memperingatinya dengan cara halus " kata Ais.
__ADS_1
" Apakah dengan cerai, kak Abi bisa terhindar dari zina, belum tentu sayang, jangankan menghindar, setiap kak Abi lihat orang seksi, ingin kak Abi terkam, untung istri kak Abi selalu siap sedia " kata Abi sambil menciumi Ais.
" Waktu Ais koma kemarin pasti kak Abi sudah ngitungin orang yang jenguk Ais, atau orang yang keluar masuk rumah sakit, untuk cari pengganti Ais " tunjuk Ais.
" M m m uah !" Abi mencium gemas.
" Mana sempat dek, harus mengurus anak -anak, belum lagi badan tidak terurus " kata Abi.
" Terus apa yang kak Abi urus ?" tanya Ais.
" Kamulah !" kata Abi.
" Kan aku cuman tidur !?" kata Ais.
" Memang kamu cuman tidur, tapi kau harus tahu, kak Abi dua kali berkelahi dengan dokter, karena ingin mencabut alat bantu dari tubuhmya, kak Abi bersi keras jangan, karena kak Abi yakin kau masih hidup "
" Di tambah lagi, kak Abi tidak mau ada yang menyentuh tubuhmu, membersihkan tubuhmu, jadi kak Abi yang bersihkan selalu tubuhmu, dan kak Abi ingin kau harus tetap cantik agar kak Abi tidak tergoda dengan wanita lain " kata Abi.
" Terima kasih kak Abi " kata Ais.
" Jangan pernah berpikir cerai lagi ya ?" kata Abi, Ais menganggik
" Kak Abi janji, jika kak Abi berhianat, kak Abi akan keluar rumah, dengan tangan kosong, karena semua rumah dari jerihh payah itu, kau yang aku ajak cari " kata Abi.
" Besok kita bikin surat perjanjian, supaya kak Abi tidak sembrono, dan kak Abi akan dari nol lagi " kata Abi.
Ais mengangguk.
" Jadi kak Abi di izinkn ?" Tanya Abi, mulut Ais maju.
" Tapi tidak nikah kan ?" tanya Ais, di senyumi Abi.
" Kak Abi akan ajak gus Ahmad, biar tidak terjadi fitnah " kata Abi. Ais mengangguk.
" Pahatan allah begitu sempurna " kata Abi sambil jarinya menjelajahi wajah Ais.
" Bagai mana aku tidak Zina kalau kau tidak ada sayang, kau miliku, hanya miliku " kata Abi.
" Ih, udah ketularan Leon yang lebay, bucin akut " kata Ais.
" Ha ha ha. ! sepertinya istriku sudah mulai buka hati sama Leonardo pengusaha muda yang kaya itu " kata Abi.
__ADS_1
" Siapa yang buka hati ! " Ais mencebik perkataan Abi.
" Jangan marah, kak Abi lagi kepingin nostalgia " kata Abi.
" Masih sore kak Abi, nanti ujung - ujungnya dek ngecas !" kata Ais.
" Kau selalu tahu isi hatiku ha ha ha !" tawa Abi.
" Kau tahu dek, dulu saat hamilnya Zha, kau masih hitam jelek, tapi bikin nafsu " kata Abi.
" Masuk nafsu !" kata Ais sudah tahu tandanya.
Emuah " Abi mencium Ais.
" Dengarkan kak Abi " kata Abi. Ais mengangguk.
" Kau keluar kamar mandi masih malu, denganku, lalu kau jongkok saat kak Abi dekati, handuk yang kau kenakan naik ke atas, dari situ kak Abi ambil kesempatan bermain sambil duduk " kata Abi.
" Pasti sedikit lagi !" kata Ais.
" Kalau sudah tahu ayo kita lakukan !" teriak Abi lalu melakukan penyerangan.
Setelah sama polos Abi yang nafsunya besar, dan sudah di ubun ubun, segera menancapkan rudalnya pada lubang yang selalu menampung lendir hangatnya hingga menciptakan anak manusia yang sempurna.
Ais dalam ke adaan nongkrong malu di lihat Abi dengan tubuh polosnya.
Tok
Tok
Tok
Pintu kamar di ketuk.
" Abi ada tamu " kata Reina di depan pintu.
Abi mengacak rambutnya prustasi, karena shahwadnya tidak tertuntaskan.
" Ya mbak sebentar, " kata Abi.
" Baru selesai dzikir !" teriak Ais penuh senyum kemenangan.
__ADS_1
Abi memunguti pakaianya, memakainya sambil berlari menuju pintu sambil menggulung sarung bagian pinggangnya.