
Cemburu
*******
"Sini Bi duduk ", ajak Jay pada adik iparnya.
" iya bang " jawab Abi sambil duduk.
" Bi abang titip Ais bener - bener Bi, jaga dia dengan baik berilah kasih sayang dia yang belum pernah dia rasakan dari orang tuanya, rubahlah dia menjadi wanita seutuhnya " Jay memulai pembicaraan.
" Kenapa bang Jay bilang seperti itu ? Apa aku salah bang memilih Ais ?, Apa abang menilaiku seperti orang tua abang ? bukan kah abang yang menyuruhku segera menikahi Ais ? " pertanyaan Abi bertubi - tubi.
" Bukan seperti itu Bi, Abang cuma bisa andelin kamu untuk memberikan kasih sayang yang utuh untuk Ais, karena orang tua kita saja tidak perduli. Ya emang abang yang menyuruhmu segera menikahi Ais, karena abang tidak tega melihat Ais sering menangis, waktu itu abang tidak sengaja bangun malam, dan melihat Ais sholat istighoroh, memohon petunjuk pada Allah. dengan nangis tersedu - sedu, Abang tidak tega, terus abang tanya dia apakah sudahbyakin dengan dirimu. makanya malam itu juga aku menelfonmu. Aku siap jadi wali kalau ayah tidak mau. " cerita Jay pada Abi.
" Bang Abi sudah kanji pada diri sendiri, kalau Abi bakal jaga Ais sampai sepenuh hati, dan menerima dia apa adanya " janji Abi
" Abang percaya sama kamu " jawab Jay singkat
Namun setelah itu Mira dan Ais keluar bersama, Ais segera menyalami tangan Abi dengan takjim. mereka mengobrol akrab, sambil menikmati kopi hangat. Setelah selesai mereka pun pamit pulang
Di perjalanan pulang Ais sama Abi sedikit ada perdebatan.
" Kak . . .! " panggil Ais pada Abi
" Emmm " Jawab Abi
" Tadi kamu naik motor sama janda ya .?" tanya Ais membuat Abi ngerem motornya mendadak mendadak. " Apaan sih kak, tiba- tiba ngerem mendadak ?" Ais sambil memukul badan Abi.
__ADS_1
" Kok kamu tahu dek ?, kamu cemburu ya .?" tanya Abi dengan wajah panik, namun Ais menanggapinya biasa saja.
" Tahu dong kan dia posting di fb, pelukan mesra, nostalgia ya ?" tanya Ais sambil menoel dagu suaminya.
" Apaan sih dek, Tadi itu tidak sengaja Aku bertemu di jalan, kebetulan searah, jadi dia numpang di motor kita " kata Abi menjelaskan.
" Tidak usah panik kali kak , kakak main sama janda Ais juga bisa main sama berondong " Ais dengan santai tapi Abi matanya melotot seperti mau keluar,. kaget dengan kata Ais.
" Kamu jangan macam - macam dek . !?" ancam Abi sambil memegang dagu Ais mendekatkan wajahnya.
" Ah sudahlah kak Ais cuma bercanda, begitu saja sudah marah. Ayo kita pulang .!.?" ajak Ais sama Abi.
Sesampainya di rumah, mereka terus melakukan serangkaian ritual, jangan salah ya bukan ritual perdukunan loh, ! ! ritualnya seperti mandi, memasak untuk makan malam shollat. dan masih banyak lagi.
Tidak biasanya Ais mengajak Abi makan nasi goreng di luar. Abi pun menurutinya, tapi dengan syarat, Ais harus bisa menutup dirinya dengan hijab, Walaupun Ais berhijab, tidak mengurangi stylisnya sebagai nona arogan. tidak mengurangi juga kecantikanya.
" dek, tidak usah tebar pesona kenapa ?" Abi gereget dengan Ais
" Siapa sih kak yang tebar pesona ? kakak saja yang negatif thinkink. " Jawab Ais jengkel sama Abi.
" Siapa yang rela isrinya di pandang cowok lain ? " jawab Abi tidak kalah sengit,
" Kakak saja yang hyper protektif " Ais tambah tidak mau kalah.
" Iya kakak yang salah, kakak yang tidak peka, harusnya kakak yang mengambilkan air minum", kata Abi agar mengahiri perdebatan.
" Kakak kira kamu balas dendam dengan yang tadi siang, kakat masih kepikiran dengan omonganmu yang tadi siang " kata Abi
__ADS_1
" Kenapa masih di pikirkan sih kak, Ais itu rela kok kalau kak Abi mau sama Lulasaya rela di balikin ke orang tuaku " kata Ais
" Apa ? ? ? " Abi melotot tidak percaya.
" tapi untuk saat ini sebelum kakak menyetuh ku, tapi setelah kak Abi menyentuhku, kalau ada wanita lain mendekati kak Abi, jangan salahkan Ais kalau Ais lebih kejam dari pada sekarang " kata Ais dengan nada mengancam.
" Okey kalau gitu kita " Abi langsung menarik Ais, tidak sabar menggendong Ais dengan di taro di pundaknya.
Sesampainya di rumah semua orang rumah heran dengan perlakuan Abi pada Ais.
" Itu pasti Abi cemburu " kata Riena pada yang lain
" Kadang sifat Abi itu masih kekanak - kanakan, dikit - dikit cemburu " kata Arman.
" Biarkan saja namanya juga pengantin baru, dia pacaran kan tidak pernah dekat, atau jarak jauh, makanya setelah menikah dia seperti pacaran " jawab ibu Dwi bijak.
Di dalam kamar Abi langsung menyerang Ais dengan sedikit brutal. dia membuka jilbab Ais terus mencium bawah telinga Ais. membuat Ais tidak tahan untuk tidak mendwsah. turu ke leher dengan lembut, dan tangan Abi masuk ke dalam baju yang telah di pakai Ais. Abi berdiri melepas baju yang menempel di badanya.
" Ahhhhhhmm " Ais mendesah dengan permainan Abi setelah Abi berhasil melucuti pakaian Ais
Setelah bermain di leher dan memberi tanda merah Abi turun menjelajahi gundukan kembar milak Ais, dengan tangan yang sudah bermain di antara kedua paha Ais,dan sedikit membukanya menenggelamkan kepalanya
" Ahhhh kak " desah Ais saat Abi memaikan lidahnya diantara kedua paha Ais.
Badan Ais menegang dengan keringat dingin yang bercucuran " Aggggghhh ?" desah Ais saat orgasme dengan permainan lidahnya Abi.
Abi sudah tidak tahan lagi, dia segera melepas celananya, dan telah mengukung Ais dengan pistol yang siap adu tempur.
__ADS_1
" Kau sangat menyiksaku Ais "