
Ais tidak punya anak.
********
Setelahnya mereka bersiap di meja makan, Rina dan Risa yang masih di jalan tiba - tiba kirim pesan ke Abi.
[ Mas rumahnya yang mana ?, Aku jadi bingung ] isi pesan dari Risa.
[ Makanya jangan jadi anak durhaka, melebihi bang toyib, sudah 4 Tahun tidak pulang ] jawab Ais.
[ Tidak ada hubunganya dengan bang toyib ] jawab Risa sebel.
[ Bang toyib loh baru tiga kali puasa tiga kali lebaran tidak pulang, kamu empat kali puasa empat kali lebaran baru pulang ] Jawab Abi menambah sebel adiknya.
[ Mau kasih tau tidak nih, kalau tidak aku pulang lagi ] pesan Risa mengancam.
[ Emang kamu di mana ?] tanya Abi.
[ di depan rumah minimalis dengan dua lantai cat krem sama orens dan di sampingnya ada garansi mobil ] jawab Risa.
[ Ya sudah masuk saja, paling di marahi yang punya ha ha ha ] jawab Abi dengan emoticon tertawa.
[ Mas Abi, yang bener ] jawab Risa dengan emoticon menangis.
[ Iya masuk saja itu rumahnya ] balas Abi
Setelah itu Risa masuk dan mengucapkan salam.
" Assalamualaikum ? "
" Wa alaikum salam " langsung di sambut oleh zha dan juga intan yang sedang bermain di ruang tamu, dan segera menyalaminya.
" Waw cantik - cantiknya ponakan tante " kata Risa.
" Sudah sampai nak? " sapa bu Dwi menyambut anak - anaknya dan menantunya.
" Sudah bu, bagai mana kabar ibu ?" sapa Ato menantunya sambil menyalami tangan ibunya.
" Makanya jangan jadi anak durhaka melebihi bang toyib, jangan yang tua terus yang mengujungi anak muda " Kata Abi sambil menguyek kepala Risa adiknya.
" Ah mas Abi masih tetap tukang ngerjain adiknya, tapi kan mas Abi sudah dua tahun lebih tidak berkunjung ketempat kami lagi " kata Risa sambil melingkarkan tanganya pinggang Abi dan mengerucutkan bibirnya tanda sebel.
__ADS_1
" Mas Abi kan punya cewek baru lagi, jadi belum sempat jalan - jalan " jawab Abi.
Mereka masih seperti dulu keluaganya sangat hangat.
Ting, tiba - tiba gawai Abi berbunyi, Risa yang penasaran langsung bertanya. dan Abi langsung memperlihatkan pesanya pada adiknya.
[ Mas Abi aku butuh kerjaan, bisa tidak mas masukin aku ke salah satu cafenya mas Abi ?] pesan dari Lula.
" Mas Abi masih hubungan sama dia mas ?" tanya Risa pada Abi, yang di tanya menggelenglan kepalanya.
" Jaga perasaan mba Ais mas, orang kayak dia jangan beri waktu luang deketin mas Abi loh, karena orangnya nekat, nyatanya dia bisa nikah sama orang yang masih punya istri " Ceramah Risa.
[ Nanti tanya saja sama Ais ] balas Abi.
*******
Setelah mereka semua masuk, mandi dan makan.
Ais yang sebagai tuan rumah jadi sibuk sendiri, menyambut keluarga Abi.
" Ais anak kamu bangun. biar mbok darmi saja yang beresin, orang keluaga kumpul kok malah beberes sendiri, kumpul saja ke depan " suruh bu Dwi pada Ais.
" Iya buk . .!" jawab Ais.
" Mas Abi mana katanya yang baru, kitakan belum lihat ?" tanya Rina pada Abi yang sedang kumpul di ruang tengah.
" Itu baru bangun tidur " kata Abi sambil menunjuk pada anak cewek sekitar 2 tahunan yang masih di gendongan Ais.
" Waw cantik mas," kata Ato.
" Iya dong anak Abi . . !" jawab Abi dengan gaya angkuhnya.
" Sombong " sahut Raina.
" Ya kan mas Arman tidak bisa bikin anak perempuan ha ha ha !" tawa Abi mengejek kakaknya.
" Kamu juga, tidak bisa bikin anak laki - laki begoo " kata Arman sambil menyentil kening adeknya.
" Katanya mas, anak perempuan itu milik ayahnya, kalau anak laki - laki itu punya ibunya, jadi mas Arman belum punya anak Ha ha ha " canda Abi tambah seru.
" Jadi Ais tidak punya anak gitu ?" tanya Ais.
__ADS_1
" Iya !" jawab Abi singkat.
" Jadi kak Abi hanya titip doang di rahim Ais ?" Ais meyakinkan.
" berarti kalau mas Arman cuman nyebar bibit doang dong ?" tanya mba Raina.
" Ha ha ha "
" Ha ha ha. . . ! " tawa semua.
" pantas saja, kalau orang memuji katanya, cantiknya anaknya Abi, mirip banget sama Abi, karena itu alasanya, jadi Ais tidak punya anak ?" kata Ais.
" Kalau masalah mirip dek, itu tergantung nafsu saat kita berhubungan, kalau nafsunya besar kamu, mungkin akan mirip kamu, karena nafsunya besar aku jadi mirip aku. Tapi untungnya saja dek mirip aku kulitnya, kalau mirip kamu hitam, " kata Abi mengejek istrinya. ya memang Abi kulitnya kuning langsat, sedangkan Arman sawo matang, karana mereka berdua beda ibu.
" Ya sudah besok Ais saja yang akan mengeluarkan nafsunya, biar anaknya cowok mirip Ais " kata Ais.
" Sekarang saja yok dek " ajak Abi.
" Tuhkan nafsunya keluar duluan " kata Ais kesal dengan tingkah Abi.
" Ha ha ha. . . !" tawa semuanya.
******
Malam semua orang masuk kamar masing - masing. kalau rumah dulu kan kalau saudara datang tidurnya di ruang tv, karena belum ada tempat. sekarang sudah besar, jadi bisa tidur di kamar semua.
Di dalam kamar Abi.
" Dek, tadi Lula kirim pesan, katanya mau kerja di cafe kita, menurutmu bagai mana ?" tanya Abi pada Ais.
" Ya terserah kamu kak, yang penting konsisten, kalau adanya lowongan pelayan ya di taro di pelayan, jangan mentang - mentang tetangga nanti kamu tarok di kasir yang sudah ada yang megang " jawab Ais.
" Ya iyalah sayang " jawab Abi " Tadi tak suruh hubungi kamu loh dek ?"
" Belum ada tuh kak, oh ya kak, Ais punya penghasilan lain lagi " kata Ais pamer sama Abi.
" Penghasilan apa sayang ? " tanya Abi penasaran.
" Ais mengembangkan bakat Ais lagi untuk menulis. Lumayan kak penghasilanya " kata Ais.
" Ya sudah, hasil dari itu di buatkan rekening sendiri saja, dan penghasilanya jangan di campur sama hasil cafe, penghasilan itu khusus buat kamu saja, kalau masalah anak - anak ambil dari penghasilan cafe oke !" jawab Abi.
__ADS_1
" Terima kasih kak ?" kata Ais sambil memeluk suaminya.
" Tapi malam ini kakak mintak jatah " kata Abi sambil menyium istrinya, hingga kalut dalam suasana sepinya malam.