ISTRI ANTI PELAKOR

ISTRI ANTI PELAKOR
Paijo


__ADS_3

" Kau tahu istri Leonardo itu masih sebaya denganku, dan di sebelahnya, waw tidak kalah cantik, walaupun bunting bro !" kata yang lainya.


" Itu tante Ais, dan om Abi om, anaknya ikut olimpiade, berkelas di sini " kata Arkana di pangkuan Kevin ternyata guru private putra Leon.


" Yang mana anaknya ?" tanya Kevin.


" Tuh yang belakang !" kata Aksa.


Semua geleng kepala, melihat anak sekitar umur sembilan tahun yang berhijab seperti ibunya, cantik.


Sesampainya di apartemen yang di sewa, Abi langsung masuk ke nomor yang di tunjukan Arief, dan Ais ngobrol dengan lancar, dengan para bule pakai bahasa asing.


" Ayok pulang Paijo, !" kata Ais sambil mendorong Arief.


" Ha ha ha handsome handsome his name is paijo " kata Bule sambil tertawa.


" Apa artinya bi ?" tanya Arief.


" Alien dari mana ?" jawab Ais.


" Arief !?" ternyata Zha dan Leon menyusul.


" Siapa kamu, sok akrab ?" kata Arif songong.


" Kamu Arief kan, anaknya bang Jay, laki - laki bewok, dengan penuh pesona ?" tanya Zha.


" Kau tahu dari mana ?" tanya Arief.


" Aku Zha kakak kelasmu waktu SMP. dan saat SMA kau masuk di sekolah teladan !" kata Zha.


" Oh Zha yang cengeng itu ?" kata Arief.


" Teenyata terkenal cengeng !" kata Ais.


" Ih kamu tuh ?" kata Zha.


" Tuh kan udah mau nangis, tu kan !" kata Arief sambil nunjuk wajah Zha.


" Anak ini ya, tidak tahu habis kena karma, malah bikin ulah " kata Ais sambil menonyor Arief dari belakang.


" Kak Leon !" teriak Zha.


" Aku tidak takut, bawa saka body guardmu " kata Arif.


" Tua cengeng, tua cengeng !" kata Arief.


Leon yanh ada di belakang Zha geram dan brrdehem, dan Arif lari ke belakang Abi.


" Om Abi itu siapanya, gantegg, tapi serem !" kata Arief.


" Suaminya, dodol " Jawab Ais, mata Arief membelalak..

__ADS_1


" Tapi masih tampan om Abi, dan gagah om Abi " kata Arief.


" Masuk, jangan banyak ulah, nanti kamu perlu kasih pelajaran, biar tambah pintar " kata Ais sambil mendorong Arif ke dalam apartemenya.


" Maaf keponakanku, memang seperti bibinya konyolnya !" kata Abi.


" Mari masuk " kata Abi mempersilakan Leon dan Zha masuk.


" Arief masak ya !" kata Ais.


Arief mengangguk. " Bukanya tadi sudah makan di resto ?" tanya Arief.


" Tidak sempat sudah kamu hubungi duluan " kata Ais.


Lalu dengan sigap Arie masak.


" Dia calon yang akan memimpin resto yang akan berkerja sama dengan anda !" kata Abi.


" Bukankah masih kuliah mas ?" tanya Zha.


" Dia pintar, tapi malas mikir makanya malas kuliah !" kata Abi.


Semua makan bersama, dengan kreasi masakan Arief da Zhafira.


" Ini resep dari om Abi " kata Arief ketika dapat pujian dari Leon dan Zha.


" Terus Ais?" tanya Leon.


" Bibi Ais sebagai operator memajukan restauran, kalau bibi, tidak pintar masak, bisa masak saja sudah jadi istri om Abi !" kata Arif.


" Jangan kau menangis, dengan kau menangis, rivalmu akan merasa menang !" kata Ais.


" Jika kau tidak kuat lepaskan dia, kau masih cantik, carilah seseorang yang bisa menghargai mu, harta, bukan ukuran kebahagiaan, dan anak adalah bonusnya " kata Ais.


" Baik kak, kita bisa berteman kan kak !" kata Zha.


lalu di angguki Ais.


" Jadilah wanita mandiri, agar kau todak di injak seorang lelaki " kata Ais, dan di angguki Zha


Setelah makan malam bersama, Leon dan Zha pulang, setelah bertemu Ais, selalu membuat ulah membuat Leon jengah.


Karen juga merasa lelah dengan tingkah konyol rivalnya.


...****************...


Leon tidak terima dan mengajak bertemu Abi dan Ais.


" Kalian menghancurkan keluargaku !" kata Leon.


" Maksudmu ?" tanya Abi.

__ADS_1


" Kau tanya saja pada istrimu " kata Leon.


Untung saja Ais tidak ada di sana, mungkin akan mencak - mencak.


" Saya membatalkan kerja sama dengan anda !" kata Leon sambil menyodorkan map sambil menatap Abi heran


" Terima kasih !" jawab Abi.


" Kenapa anda tidak marah ?, bukankah selama sebulan di sini prnghasilan anda begitu besar, melalui, resort saya yang berkerja sama dengan anda !?" kata Leon.


" Terima kasih tuan, ternyata seorang Leonardo, seorang pengusaha ternama, tidak konsisten, anda, mengikut sertakan masalah pribadi dengan kerja " kata Abi.


" Dan saya pun tidak akan merasa rugi, walaupun ya benar kata anda, pendapatanku meningkat, setelah berkerja sama dengan anda, tapi semua rezeki sudah ada yang mengatur " kata Abi setenang mungkin tanpa gugup ataupun apa.


" Kau tidak marah sama sekali ?" tanya Leon heran. Abi menggeleng.


" Setiap, yang berkerja sana denganku, jika aku batalkan pasti marah, kwnapa kau tidak ?" tanya Leon.


" Karena alasan anda tidak logis, dan aku todak merasa rugi " kata Abi.


" Kau tahu kenapa aku menikahi Karen, karena aku hanya tidak ingin dia menggangguku untuk selamanya, akan ku talak tiga, karena aku sangat mencintai Zha !" kata Leon.


" Kau mempeemainkan pernikahan tuan, pernikahan itu hal yang sakral " kata Abi.


" Itu urusanku " kata Leon, Abi hanya geleng kepala.


" Tapi hati - hati, anda bermain api, dan suatu saat nanti akan meledak " kata Abi.


" Istri mudamu dihotel kamar 2 2 4 " kata Ais yang baru datang dengan Zha.


" Pak Leon membatalkan kerja sama kita " kata Abi.


" Tidak apa " kata Ais santai.


" Sedang apa dia di sana?" tanya Leon.


Ais menaikan pundaknya, " Leon langsung lari, dan ternyata benar, Karen di saba bersama seorang pria, dan siap tempur, Leon langsung menalaknya.


Karen meminta maaf namun tidak ia gubris.


Malamnya Abi dapat telepon dari Zha.


" Mas Abi tolong, kak Leon ke surupan !" teriak Zha dari sebrang sana.


" Baiklah aku akan segera ke situ !" kata Abi.


Saat Abi sampai di situ, benar juga Leon sedanf meraung ke setanan. Abi segera membacakan surat allah dengan lantang menghadap Leon, membuat jin yang ada di tubuh Leon tidak sanggup dan keluar dari tubuh Leon. Leon terkulai lemas.


" Zha, jaga pakaianmu, kau berdiri di depan ku, dengan rok segitu, kau ingin menggodaku !" kata Abi saat melihat Zha berdiri di dekatnya sedang dia sedang jongkok menolong Leon.


" Maaf mas !" kata Zha segera berlari.

__ADS_1


Leon sadar dan yang dia lihat Ais.


" Kenapa kau begitu cantik ?" kata Leon sambil memegang Ais.


__ADS_2