ISTRI ANTI PELAKOR

ISTRI ANTI PELAKOR
posesif


__ADS_3

Posesif


****************


Abi langsung mengangkat Ais, dan membawanya ke ranjang.


" Kak Abi sakit ?" kata Ais masih menahan sakit di pinggangnya karena jatuh tadi.


" Mana emangnya yang sakit ?" tanya Abi.


Ais menunjuk di bagian pinggangnya.


" Ya sudah sini kak Abi pijitin ?" kata Abi.


" Sebelum pijitin Ais, Ais mau mintak tolong, tolong suruh tidur anak - anak kak, karena sudah malam " kata Ais.


" Ya sudah, kak Abi urus anak - anak dulu ya ?" kata Abi.


Di ruang keluarga tiga pria yang habis di jewer istrinya.


" Itu rejeki atau musibah ya ?" tanya Edi.


" Itu musibah, karena dia adik iparku sendiri " kata Ato.


" kalau itu rezeki mas, pantas, mas Abi jarang keluar kamar, yang di tunggu semulus itu, padahal sudah beranak tiga " sambung Ato.


" Apa tidak kasihan Abi, malah di bikin merah seperti itu paha semulus itu ?" kata Arman.


Abi yang keluar mengambil ketiga anaknya. mendengar percakaoan mereka dan mengepalkan tanganya.


Buk Dwi yang melihat Abi jadi geram dengan ketiga pria itu. setelah Abi masuk, bu Dwi mengambil sapu, dan nemukul ketiga anak dan menantunya. mereka sangat terkejut.


" Kenapa kalian tidak mikir, ada Abi di sini . . !" teriak buk Dwi.


" Abi itu orangnya posesif, kamu tahu akibatnya, bukan kalian yang jadi imbasnya tapi Ais " kara buk Dwi.


****************


flas back on


Saat itu Abi dan Ais jalan bersama, Abi yang masuk ke dalam toko roti ke sukaan anaknya meninggalkan Ais sendiri di luar.

__ADS_1


Tanpa sengaja Ais bertemu teman lama dan saling sapa tidak sengaja ada barang yang jatuh dan mereka reflek mengambil bersamaan sehingga tidak sengaja berpegangan tangan, tidak sengaja berpegangan.


Abi yang baru keluar dari toko melihat adegan tersebut, Abi langsung menggelandang Ais masuk ke dalam mobil, dan pulang ke rumahvmenitipkan anaknya pada Buk Dwi.


Abi masih terus menarik Ais.


" Kak Abi ini hanya salah paham " kata Ais nerengek.


" Diam kamu. . . !" Bentak Abi.


Abi mendorong Ais ke ranjang sampai terlentang. Ais masih terasa sakit Abi menarik bajunya sampai telanjang bulat.


Abi langsung jongkok ******* surganya dengan cara kasar, membuat Ais mendesah, antara sakit dan nikmat. Ais sudah mengeluarkan kawah dari surganya dan di ***** Abi.


Abi berdiri, menyeringai senyum melihat tubuh polos istrinya ahirnya,Abi membuka bajunya dan setelah itu meremas payudara Ais.


" Au sakit kak ?" teriak Ais.


Ais yang sudah lemad hanya bisa pasrah.


" Jangan kau anggap aku tidak perkasa Ais, akan ku buat kau puas malam ini "


" Kau nikmat sayang ?" kata Abi, langsung memasukan lidahnya ke mulut Ais.


Abi ngangkang di atas Ais. Abi memasukan rudalnya ke mulut Ais. dan menggoyangkanya sampai orgasme.


Abi mengeluarkanya di dalam mulut Ais.


" Kak aku bukan jallang, tapi istrimu ?" tangis Ais.


Abi turun ke bawah dan memasang rudalnya ke surganya, dan menghentakan dengan begitu kuat. Ais yang belum siap menerima, merasa sempit dan sakit, serasa sobek.


" Sempit sayang, serasa perawan " bisik Abi di telinga Ais.


Ais meringis dengan air mata yang jatuh, Abi memberi tanda merah pada seluruh tubuh Ais.


Abi melepaskan penyatuan mereka dan menarik kaki Ais dan nenyuruhnya nungging dan melakukan dogy style.


Jeritan Ais berhenti di jam tiga dini hari.


" Aku percaya kak kalau kak Abi perkasa, tapi ridak seperti ini, badanky serasa remuk kak ?" tangis Ais sambil melihat Abi yang tertidur pulas, dengan jari tangan yang masih di lubang surganya. Ais mengangkatnya perlahan dan mandi. di kamar mandi Ais menumpahkan keluh kesahnya.

__ADS_1


" Kak kapan kamu akan sembuh dari posesifmu, Aku wanita kak tidak mau du sakiti seperti ini " kata Ais.


Buk Dwi yang melihat Ais jeluar dari kamar dengan jalan terkekeh kekeh, merasa kasihan.


" Apa Abi masih keras lagi sama kamu " tanya buk Dwi. Ais hanya mengangguk.


flash back off


****************


Pagi itu di meja makan tiga pria tidak saling sapa Abi sedikitpun tidak memandang ketiga pria itu.


" Bi, maafin mas ya ?" Arman membuka pembicaraan.


" Kau adik laki - laki mas satu - satunya, jangan diemin kakak ya ?" jelas Arman.


kedua adik iparnyapun ikut menyambung meminta maaf. ahirnya Abi nemaafkan dan di meja makan mulai terlihat ramai dengan obrolan hangat para saudara sambil menunggu saeapan.


sedang ngovrol hangat kedatangan tamu dengan membawa sebuah rantang, wanita cantik, molek dengan gayn yang pres di badanya, gaunya sih panjang sampai bawah lutut. tapi belahanya sampai paha.


" Selamat pagi ?" sapa Lula yang ingin ikut sarapan bersama.


Lula langsung duduk di dekat Abi yang sebenarnya tempatnya Ais, tapi Ais mengalah duduk memangku Zha putri bungsunya.


Buk Dwi yang tahu ekpresi Ais langsung mengambil Alih Zha.


Lula dengan anggun menarok makanan di piring Abi seperti suaminya.


" Mas, aku masakin kesukaanmu loh, ini aku masak sendiri ?" kata Lula sambil mengambil lauknya.


Ais tidak merespon, Abi memandang Ais, tapi Ais buang muka. saat Abi sudah menyendok dan belum masuk ke mulut.


" Jadi suami itu tidak usah bandel, di bilang jangan makan sayur kayak gini, masih saja nekat . . . !" omel Ais pada Abi sambil mengambil piring yang ada di depan Abi.


" Nih Ris, kalau kamu suka ?" kata Ais masih nengulurkan piring sisa kakaknya, rasa tidak enak Risa ahirnya di makan.


" Kamu kenapa sih Ais, orang suamimu suka sama sayurku, kamu itu jangan jadi wanita egois, laki - laki mana yang betah dengan wanita egois ?" kata Lula dengan percaya diri. dan tidak terima nasi yang dia siapkan di ambil Ais secara tiba - tiba.


Ais yang baru mengambil piring baru untuk Abi.


" Kamu memfonis aku egois ? kamu benar ! tapi ?" Ais terjeda

__ADS_1


__ADS_2