
Abi manyu Versi cewek.
********
" Selamat ya mba, bayi anda perempuan cantik mungil seperti matanya seperti ibunya hidungnya seperti ayahnya dan dalam keadaan sehat" kata dokter dengan senyum ramah.
" Alhamdulilah makasih dok" jawab Ais.
" Kak Abi aku pingin lihat putri kita " sambil menarik tangan Abi yang masih menggendong bayi.
Setelah beres. dokter keluar dari ruanga Ais.bu Dwi sehera menghampirinya.
" Bagai mana kondisi cucu dan menantu saya dok ? " tanya bu Dwi.
" Alhamdulilah sehat semua buk cucu anda perempuan cantik, sekarang sudah boleh di lihat" kata dokternya.
" Trima kasih dok " kata bu Dwi dengan gembira.
Bu Dwi masuk bersama reza karena tadi dia ke rumah sakit di antar reza.
" Hai bro, selamat ya ?" kata reza pada Abi dan Ais.
" Trima kasih bro, telah launching Abimanyu junior versi cewek " kawab Abi dengan nada bercanda.
" Ha ha ha ha ha. . ! tawa keduanya.
Setelah beres. dokter keluar dari ruanga Ais.bu Dwi sehera menghampirinya.
" Bagai mana kondisi cucu dan menantu saya dok ? " tanya bu Dwi.
" Alhamdulilah sehat semua buk cucu anda perempuan cantik, sekarang sudah boleh di lihat" kata dokternya.
" Trima kasih dok " kata bu Dwi dengan gembira.
Bu Dwi masuk bersama reza karena tadi dia ke rumah sakit di antar reza.
" Hai bro, selamat ya ?" kata reza pada Abi dan Ais.
" Trima kasih bro, telah launching Abimanyu junior versi cewek " kawab Abi dengan nada bercanda.
" Ha ha ha ha ha. . ! tawa keduanya.
Setelah sehat, Ais segera di bawa pulang. Abi merasa bahagia , kini Abi merasa rumahnya tangganya merasa lengkap, karena kehadiranya bidadari kecil, yang mirip banget dengan dirinya.
Sesampainya di rumah.
" Trima kasih sayang kau telah berjuang untuk putri kita ?" kata Abi sambil mengecup kening Ais.
" Iya kak, " jawab Ais, " tanggung jawabmu akan bertambah kak !".
" Tidak masalah, " kata Abi.
" Iya kakak tidak masalah, masalahnya di saya, masih terasa sakit, lima belas hari belum sembuh " kata Ais.
__ADS_1
" Sakit mana sama di buka keperawwananya ?" tanya Abi membisikan genit di telinga istrinya.
" Apaan sih kak Abi ?" kata Ais malu mengingat kejadian itu.
" Ha ha ha ha " tawa genit Abi sambil menarik hidung istrinya.
" Kak Aku pengen gendong anak kita kak " kata Ais sambil mengulurkan tanganya.
" Anaku dek, Coba kamulihat wajahnya, semua orang bilang mirip aku ha ha " kata Abi menggoda istrinya.
" Berarti aku cuma buat titipan doang dong ?" Ais sambil mengerucutkan bibirnya.
" ya rahimu sudah di kuasai Abi " kata mba Raina yang baru datang.
" Ya sudah nih susuin sendiri, katanya anakmu kak ?" kata Ais sambil menyodorkan bayinya pada Abi.
" Tuh syukurin . ! " jawab Arman ketus.
" Tidak bisa " jawab Abi sembil menggerakan jari telunjuknya.
" Mbak Raina dan mas Arman kapan dateng ? " tanya Ais mengahiri perdebatan.
" Barusan, Tadi habis di kabarin ibu kalau putri Abi telah launching kita langsung siap ke sini " kata Raina.
" Launching ? emang album apa ?" kata Abi.
" Khan pakai bahasa modern Bi " kata Raina.
" Ha ha ha ha " tawa semuanya.
" Jadi mas Arman nguping dari tadi ? " kata Abi.
" Kalau aku tau jawaban Ais " kata Arman menyambung.
" Emang apa mas kalau tau ?" tanya Abi.
" Pasti di buka keperawananya lah " kata Arman.
" Kok bisa mas ? " Abi, dan Ais tercengang, dengan jawaban Arman.
" Ya bisalah ! secara Ais loh, di buka keprwwnanya sampai pingsan, makanya dia tidak mau lagi jadi perawan, sedangkan melahirkan, Ais nanti kalau sudah semvuh pasti pingin bikin lagi Ha ha ha ha . ! " tawa mas Arman mengejek.
" Assalamualaikum ? " mereka semua terdiam seketika, setelah mendengar salam.
" Waalaikum salam "ternyata bang Jay dan mba Mira menggendong bayi yang sekitar umur 3 bulan. Di susul Arif di belakangnya.
" Sehat sayang. . !" tanya Jay pada Ais sambil mencium kening Adiknya.
" Alhamdulilah sehat bang . . .!" jawab Ais,.
" Wah tante, sebentar lagi Arif ujian, siapa yang akan bantu Arif belajar tan kalau tante Ais masih berbaring ?" kata Arif.
" Semua senang, cuman anak saya sendiri yang susah " Kata bang Jay dengan bercanda.
__ADS_1
" Ha ha ha ha " tawa semuanya.
Mereka sumua ngobrol akrab, menceritakan penghasilan mereka, masa llalu Ais, hingga perbuatan konyol Abi pada istrinya, tertawa akrab sambil menikmati secangkir kopi dan sedikit makanan ringan.
Tidak ada hati bahagia se bahagia Abi hari ini, mempunyai istri cantik, dan telah memberikanya dia anak, tidak ada keluarga sesempurna Abi sekarang di mata Abi.
*******
Seminggu sudah, bayi Abi dan Ais lahir, dan hari ini akan di adakan acara akikahan putrinya, swperti biasa ibu - ibu kampung pasti antusias membantu ke rumah Abi. tanpa terkecuali Lula dan ibunya, ibu Neni si biang gosip sekarang ganti di gosipin.
Lula yang datang dengan suami barunya, dengan perut Lula yang setengah membuncit jadi bahan perbincangan juga.
" Buk Neni, kayaknya Lula baru nikah belum lama, kok perutnya sudah besar saja, ?" kata ibu di dekat buk Neni. membuat buk Neni semakin terkejut.
" Terusan buk, jadi waktu ijab kobulnya baru selesai datang bulan. terus di bikin terus jadi " Jawab buk Neni dengan gagu.
" Ha ha ha ha " tawa ibu - ibu.
" Terusan apa di percepat ?" kata ibu yang satunya.
" Y ya Tidak lah buk . . ! " jawab buk Neni terbata - batta.
Ternyata ada ibuk ibuk yang bisik - bisik di belakangnya.
" Dulu bu Neni bilangi Ais enak bener, seperti tidak punya hati, sekarang ternyata anaknya sendiri yang seperti itu " bisikan dari belakang.
" Iya ya "
" Iya ya "
" Iya ya "
Ibu - ibu rame di belakang jadi menceritakan Lula yang perutnya sudah membesar.
Ahirnya ibu Neni tidak tahan dan segera menarik Lula untuk pulang. Dan sesampainya di rumah, ibu Neni memaki Lula.
" Lula apa maumu sih, kenapa ikut ke tempat Ais, Apa kamu tidak malu dengan perutmu ?" tanya Bu Neni.
" Malu kenapa sih buk, toh aku juga hamil. yang menghamila juga tanggung jawab, walaupun jadi istri simpanan " kata Lula santai.
" Semua orang gunjingin kamu, baru nikah 2 bulan tapi perut sudah besar " kata bu Neni dengan emosi yang semakin meninggi.
" Toh mulut - mulut dia, biarin saja sih bu !" Kata Lula tidak kalah santai dari pada yang tadi.
" Dasar anak kurang ajar " kata bu Neni semakin naik darah sambil melangkahkan pergi.
" Asal ibu tau, Lula masih cinta sama mas Abi , Lula juga kangen bu sama mas Abi apa lagi mas Abi sekarang mulai sukses ." Kata Lula dengan air mata mengalir.
" Apa kamu masih belum puas dengan suami kamu Lula ?" tanya bu Neni yang tidak habis pikir dengan anaknya.
" Suatu saat nanti aku akan merebut mas Abi dari Ais, apa lagi saat lohat anaknya mas Abi dia cantik, seperti mas Abi versi cewek " kata Lula.
" Ibu tidak habis pikir denganmu Lula sudah punya suami kaya, tampan, royal masih kurang juga " kata ibunya.
__ADS_1
" Asal ibu tau, mas Rian itu lebih sering ke tempat istei pertama, dari pada dengan Lula. dia datang hanya memenuhi nafsunya yang kurang di penuhi buk, Lula juga pengen sepenuhnya di perhatikan seperti Ais di perhatika mas Abi. " jawab Lula tak mau kalah.
" Ais itu teman kamu Lula " kata ibunya.