Istri Cacat Yang Terbuang

Istri Cacat Yang Terbuang
bab 60


__ADS_3

"Amber,! seru Ruby, saat mereka sedang berjalan keluar dari mall tersebut.


"ada apa.? Amber menghentikan, langkahnya dan menatap Ruby.


"Apa, kau juga sepemikiran denganku.? tanya Ruby yang menghentikan langkahnya juga.


"Tentang, wanita licik itu.?


"Iya, aku merasa ini semua, ada hubungannya dengan, Rebecca! kau tau sendiri bagaimana liciknya, wanita itu." ujar Ruby dengan nada yang berapi-api.


"entahlah, by! tapi kita harus hati-hati, aku yakin dia mempunyai niat jahat padamu." tebak Amber yang di benarkan oleh Ruby dengan menganggukkan kepalanya.


Ruby dan Amber, melanjutkan langkah mereka menuju parkiran khusus yang ada di mall tersebut.


kini Amber yang berada di belakang kemudi. sedangkan Ruby, masih sibuk dengan pikirannya sendiri.


"kau, ingin pulang.? pertanyaan Amber, menyadarkan Ruby dari lamunannya.


"Kita, ke lestauran, di dekat sini saja." jawab Ruby.


Amber mengangkuk dan kembali serius dengan kemudi mobil.


tidak membutuhkan waktu lama, Ruby dan Amber sudah tiba di salah satu lestauran terkenal di negara K.


******


"kau, ingin pesan apa.! Amber menyerahkan buku menu kepada, yang masih asyik melamun.


Amber menyengitkan alisnya saat melihat, Ruby yang hanya terdiam. Amber menyentuh telapak tangan Ruby.


"Ada apa.? tanyanya.

__ADS_1


"tidak! jawab Ruby pendek.


"kau, masih memikirkan, wanita licik itu.? tebak Amber dengan memicingkan matanya.


Ruby menghela nafas dan menghempaskannya kasar.


"aku, cuma khawatir dia berbuat sesuatu yang bisa membahayakan, keselamatan mommy, dan aku tidak ingin itu terjadi."


"aku, hanya mengkhawatirkan mommy," ucap Ruby sendu dan menerawang kedepan.


"Oh, iya! bagaimana soal Alex." Ruby tiba-tiba menanyai kabar pria itu, yang tidak ada kabar satu pun tentang pria itu.


Amber menatap Ruby dan saat ingin menceritakan nasib Alex, seorang pelayan restauran yang mengantarkan pesanan mereka.


"Terimakasih." ucap Ruby ramah, saat pelayan itu selesai menyajikan pesanan mereka.


"Katakan," perintah Ruby, dengan tidak sabarnya.


"Ayo, lanjutkan."


"Sebentar, tuan Alex, sudah meninggal." ujar Amber pelan dan melirik kearah Ruby, yang begitu terkejut sehingga dia menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.


"Meni-nggal," cicit Ruby terbata.


"dia, ditemukan tewas terbakar di dalam mobilnya, di dalam tebing jurang." ujar Amber, hati-hati.


dia tidak memberitahukan kalau semua ini adalah perbuatan, Boy Raymond Cole.


"Kenapa, bisa." bisiknya pendek.


"Mungkin, dia sedang mabuk." jawab Amber sekenanya.

__ADS_1


Ruby tak mengatakan apapun, dia masih asyik dengan lamunannya dimasa lalu.


"kau, masih memikirkan, pria brengsek itu? ujar Amber,


"tidak, aku hanya tidak terima, dia mati secepat itu."


"kenapa.? tanya Amber dengan dahi mengerut keatas.


"keinginanku, dia tetap hidup, dan menderita sehingga dia menginginkan kematian datang padanya." ujar Ruby dengan amarah.


Amber tersenyum puas, ternyata nyonyanya ini mengerikan juga.


Tiba-tiba, suara seorang, wanita yang tak ingin Ruby dengar menyapanya, dengan wajah tak bersahabat, Ruby menatap wanita itu tajam.


"Hay …! Ruby," sapa Rebecca dengan penampilan yang begitu glamor, yang sekarang sudah berada di hadapan meja Ruby dan Amber.


Ruby tak menghiraukan sapaan, sok akrab Rebecca, yang membuatnya ingin muntah. sedangkan Amber sudah memasang badan untuk melindungi, Ruby.


Amber sangat tau wanita di depannya ini, sangatlah licik dan berbahaya.


"Cih! sombong sekali wanita ini." sela teman sosialita Rebecca yang tak kalah glamornya.


Ruby, mendongakkan kepalanya dan menelisik dengan tajam, teman sosialita Rebecca.


"Ck! satu frekuensi ternyata, sama-sama wanita simpanan yang menjadi parasit dan benalu." Ruby tersenyum sinis dan kembali menyantap makanannya.


Sikap Ruby, membuat Rebecca dan gengnya merasa terhina tatapan sinis Ruby.


"Hei …! wanita sialan, berani-beraninya kau menatapku begitu, apa kau tidak mengenalku? aku adalah istri tuan Roy Hodgson, pengusaha sukses di negara ini." ucap wanita itu sombong.


🌷🌷 Uma lanjut malam lagi yah 2 bab.

__ADS_1


makasih, jangan lupa, komen, like, dan hadiahnya 😊😊😊🀭🀭


__ADS_2