
"Plakkk." suara tamparan keras itu mengisi kesunyian di dalam ruangan kosong di mansion Cole.
Gaby, jatuh tersungkur dan sudut bibirnya mengeluar sedikit darah, bekas cap lima jari di pipi putih, mulusnya itu terlihat jelas disana.
Gaby, memengangi pipinya yang teras panas dan dia mendongakkan kepalanya menatap sang pelaku, yang juga menatapnya tajam.
"Dasar, j*l*ng kecil tidak tau diri ….!!! pekik wanita yang memiliki umur sekitaran setengah abad itu.
"Sudah, aku peringatkan padamu, jangan coba-coba merayu Boy …!!! ataupun bermimpi menjadi nyonya di mansion ini …!! dasar kau gadis pembawa sial,!!! teriakan dan makian keluar dari mulut nyonya di mansion itu.
Gaby menatap balik wanita di atasnya tak kalah tajamnya, hinaan, makian dan perlakuan kasar sudah biasa dia dapatkan, dari wanita atasnya ini.
Wanita, yang biasa dia panggil mommy, apabila di depan orang banyak, tapi apabila dia hanya berdua maka, Gaby wajib memanggil wanita ini, nyonya.
Meskipun, dia diakui sebagai salah satu putri dari keluarga konglomerat di negaranya, dan putri satu-satunya tuan Kevin Cole, tidak sedikitpun Gaby mendapatkan kemewahan ataupun kasih sayang dari orang tua palsunya itu.
__ADS_1
Yah, Gaby bukanlah anak kandung dari Daddy Boy dan juga bukan anak kandung ibu tirinya Boy, Gaby hanya sebagai pion sang ibu tiri Boy untuk bisa menjadi, nyonya satu-satunya di mansion Cole.
Nyonya Lezi, adalah sekestaris Daddy Boy, yang begitu tergila-gila pada atasnya itu, berbagai cara Lezi lakukan untuk mendapatkan perhatian atasnya itu, sehingga pada malam pertemuan di sebuah kapal pesiar, untuk mengambil kesempatan ini menjebak tuan Kevin Cole. dan rencana Lezi berhasil, dia berhasil menghangatkan ranjang atasannya itu. dan bukan cuma malam itu Lezi menghangat ranjang atasannya tapi malam-malam berikutnya juga. akhirnya Lezi berhasil mendapatkan atasannya itu, sehingga dia dinyatakan hamil.
Tuan Kevin Cole pun akhirnya menikahi Lezi dan menggabaikan istri dan anaknya Boy Raymond Cole.
Dengan perasaan puas akhirnya Lezi tinggal bersama, dengan istri pertama Kevin, meskipun dia harus bersabar dan mengatur rencana agar bisa menyingkirkan Boy dan juga ibunya itu.
tiba saatnya Lezi melahirkan, di rumah sakit tanpa di temani satu orangpun, karena saat itu seluruh keluarga Kevin Cole, menghadiri acara pernikahan kerabatnya.
Lezi hanya bisa menangis dan histeris, atas meninggalnya sang putri. dia menyalahkan Boy dan ibunya atas meninggalnya sang bayi. Dia juga bersumpah akan membuat ibu Boy merasakan penderitaan yang seperti dia rasakan.
Lezi yang tak ingin Kevin membuangnya karena, bayinya yang baru ia lahirkan meninggal dunia, dengan terpaksa Lezi meminta atau membeli bayi yang baru lahir di rumah sakit yang sama dengannya.
Lezi membeli seorang bayi perempuan yang baru sehari itu, dari seorang pekerja malam di salah satu club. perempuan itupun dengan senang hati menjual bayinya yang dihargai dengan sangat tinggi.
__ADS_1
"Sekarang, kau akan menjadi putriku dan juga pionku untuk mengambil alih semua harta tuan Kevin Cole," ucap Lezi sambil memandangi bayi perempuan yang masih merah itu.
Mulai hari itu, sosok bayi kecil itu, diberi nama Gaby Alexia Cole, dan menjadi tuan putri yang begitu disayangi di keluarga Cole dan menjadi adik satu-satunya seorang Boy Raymond Cole.
*
*
*
Nyonya Lezi menarik rambut Gaby dan memaksanya berdiri.
"Sttt, sakit nyonya." lirih Gaby.
"Apa, kau ingin aku mengirimmu, ketempat ibumu dan menjadi j*l*ng disana.?" bisik nyonya Lezi tepat di samping telinga Gaby.
__ADS_1