ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 112


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 112#


"Deddy disini rumah momy nanti ada yang mendengarnya bagaimana" lirihnya menahan geli di lehernya kala sang suami ******* pelan leher putih itu.


Alberto terkekeh nakal,ia menyadari getaran tubuh Ariana semakin hebat dan panas saat ia menyentuhnya lebih dalam.


"sayang...apa kau juga menginginkan ku? kau sensitif sekali membuatku sudah tidak bisa menahan ini lagi"


"coba lihat mataku, lihat bagaimana aku sangat menginginkan mu"


ucapan hangat itu ia lontarkan,sembari semakin erat ia mendekap tubuh Ariana, semua pakaian utuh Ariana sudha terlepas setengah dari tubuh Ariana.


Alberto melepaskan dasinya dan membuka kemeja putihnya serta jasnya, terlihat lah tubuh bidang dan otot ototnya yang atletis itu,siapapun wanita yang melihatnya pasti akan tergila gila melihatnya.


hanya beberapa saat ia menarik dan memeluk tubuh ariana lagi, tubuh mereka bersentuhan tanpa pakaian. "Alberto jangan terlalu erat nanti bayinya kesulitan bernafas" ucap Ariana sedikit mendorong dada alberto.

__ADS_1


"aku suka bahasa tubuhmu, caramu yang malu dan membisu ketika aku menyentuhmu, aku suka semuanya,apa kau tau seberapa cantik dan menariknya kau sekarang?" Alberto mulai mendekat dan menciumnya dengan gemas.


matanya tak pernah lepas dan luput dari seseorang yang sangat ia inginkan ini.


nafasnya terasa panas saat alberto mulai tenggelam dalam tubuhnya, kecupan ringan seperti menggigiti leher putihnya tidak menyakiti kan, akan tetapi terasa seperti gila.


'ah, seperti ini lagi, aku di buat buta dan lupa diri lagi,kenapa mulutku tidak bisa berbicara saat dia menyentuhku? aku malu sekali akan tetapi kepalaku pusing dan aku tidak bisa berfikir'


'tenagaku seolah terkuras habis dan tubuhku seutuhnya dikendalikan olehnya' benak Ariana memalingkan wajahnya merasa mu bercampur kesal pada dirinya sendiri.


hanya beberapa waktu ia bersama alberto ia telah menjadi seperti ini, menjadi sangat sensitif dan menginginkan sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan.


hingga mereka menghabiskan malam panas.


keesokan harinya.


Ariana terbangun dari tidurnya, ia turun dengan perlahan sembari memegang perutnya yang kini sangat besar.

__ADS_1


ia berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan diri. kemudian ia turun membantu para pelayan menyiapkan sarapan bersama. saat turun, Olivia melihat Ariana yang memasak di dapur, wanita paru baya itu tersenyum manis, ia bahagia memiliki menantu yang seperti nya.


"pagi sayang"


"ehh ko mom sudah bangun"


"masa mom harus tidur terus" ucap Olivia tersenyum manis.


"mom ayo makan, Ariana sudha membuatkan ini untuk mom"


"kau sangat pintar, mom bangga memiliki menantu seperti mu" Ariana menundukkan kepalanya bersemu merah, Olivia yang melihatnya tentu saja merasa gemas, kemudian ia memeluk menantunya menyalurkan rasa kasih sayang yang tak pernah Ariana dapatkan.


"mom jangan menyentuh istriku" ucap alberto tiba tiba dari atas.


Ariana dan Olivia tertawa kecil melihat alberto yang seperti anak kecil, bergelayut manja di pundak Ariana.


"apa ini putra mom? sepertinya aku salah putra, karna putraku itu bengis dan kejam" ucap Olivia menyindir alberto menatap kearah lain.

__ADS_1


"aku ini putramu mom, aku bengis dan kejam tapi itu hanya berlaku pada musuhku, aku akan menghancurkannya dan memberi para pengkhianat itu pada Jakson beruang peliharaan ku" ujar Alberto dengan santai dan langsung mendapatkan cubitan di pinggangnya.


"akhh! sakit sayang" ujarnya dengan manja membuat Ariana merasa ngeri berada di dekat suaminya itu.


__ADS_2