
๐น๐น๐น
#part 74#
Ariana keluar dari cafe dengan pandangan kosong.
kini ia hidup sebatang kara di dunia, tidak memiliki keluarga, dan ia tidak memiliki tempat tinggal, hanya tersisa sahabatnya Lisa yang mendukungnya.
Ariana pulang dengan keadaan mengenaskan, rambutnya yang acak acakan serta pakaiannya yang berantakan.
membuat ia benar benar terlihat terpuruk sekarang.
Lisa yang melihat sahabatnya mausk dengan keadaan seperti itu, membuat Lisa menjadi cemas. "Ariana apa yang terjadi padamu" ujar Lisa mengkhawatirkan sahabatnya itu.
tiba tiba Ariana terpingsan di pelukan Lisa, Lisa yang tau jika Ariana pingsang segera meminta pertolongan agar ada yang membantunya membawa Ariana ke dokter.
*
*
*
*
*
di mension Alberto.
__ADS_1
tampak pria itu terbangun dari tidurnya, ia kesiangan karna tidak ada yang membangunkannya, biasanya Ariana membangunkannya.
Alberto mencari keberadaan Ariana, namun ia segera menggelengkan kepalanya sebab baru teringat jika gadis itu telah pergi dari mension miliknya.
Alberto menoleh kesamping, ia melihat Elina masih tertidur pulas di ranjang.
Alberto turun dari ranjang dan hendak membersihkan diri untuk pergi ke kantor.
semetara itu Alvaro kini sedang menunggu Alberto di meja makan, ia menunggu kedatangan pria itu sudah sedari tadi pagi.
Alvaro mengingat Ariana m, biasanya pagi pagi sekali wanita itu akan memasak di dapur menyiapkan sarapan alberto.
namun kini terasa tampak hampa, Alvaro merasa sangat ingin melihat keberadaan wanita itu.
tak lama, Alberto turun dengan wajah dingin nya, ia melangkah ke arah asistennya dan kemudian ia duduk di kursi.
"apa jadwal kita hari ini" ujarnya dengan dingin membuat suasana menjadi mencekam.
"hmm, terima semuanya dan katakan pada mereka, aku tidak menerima kecurangan"
"baik tuan"
"dan suruh Lucas untuk memberi pelajaran pada ayah Elina, cabut seluruh saham yang aku berikan, aku akan mengembalikan nya sampai mereka berlutut meminta maaf padaku" ujarnya.
"baik tuan, apa ada lagi"
"ohh ya, urus surat perceraian ku dengan Ariana aku tidak ingin masih ada tali ikatan di antara kita"
__ADS_1
"baik tuan"
Alvaro menghembuskan nafasnya dengan gusar, hari ini ia sangat memiliki banyak pekerjaan.
mau tidak mau ia harus menjalani kehidupan.
sementara di kamar Alberto.
tampak wanita cantik itu terbangun karna merasa terganggu oleh sinar matahari yang masuk melalui kaca jendela besar.
Elina, wanita cantik itu terbangun dari tidurnya ia meraba raba sampingnya namun tak menemukan keberadaan suaminya.
ia turun dari ranjang dan melangkah kan kakinya keluar dari kamar.
saat ia membuka pintu, ia melihat seorang pelayan yang lewat di depannya dan ia pun memanggilnya.
"hei kau"
"iya ada apa nyonya m" ujarnya membungkuk hormat.
"Dimana suamiku"
"tuan alberto berada di ruang makan nyonya" ucap pelayan tersebut membuat Elina menyunggingkan senyumannya.
"baik kau kembali bekerja, suamiku tidak mau membayar orang yang males malesan dalam bekerja" ujarnya dan meninggalkan pelayan tersebut.
dengan hati berbunga bunga ia mendekati suaminya dan langsung duduk di pangkuannya.
__ADS_1
meski ini membuat Alberto sedikit risih namun Alberto tak mempermasalahkan karna takut istirnya akan marah padanya.
"kau sudah bangun" tanyanya dan di balas anggukan oleh wanita itu.