ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 40


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 40#


Ariana terkejut mendengar perkataan Lisa, dengan cepat ia menggelengkan kepalanya karna Engan untuk menemui suaminya.


"tapi aku takut"


"ck, kau takut apa? memangnya tuan alberto akan memakanmu" ujar Lisa menggelengkan kepalanya.


Lisa menarik paksa tangan sahabatnya dan mengantar Ariana ke meja alberto. "dah sana layani dengan baik ya" ujar Lisa tersenyum dan meninggalkan Ariana


ariana berjalan mendekati Alberto dengan menundukkan kepalanya menghindari tatapan mengerikan suaminya


"mengapa anda mencari saya tuan"


"hooh, berpura pura tidak mengenalku di hadapan orang lain? bagus gadis kecil" gumam Alberto membuat Ariana merasa bingung


"maksud anda tuan?" Ariana tak mengerti perkataan pria itu, bukankah pria itu yang meminta agar merahasiakan hubungannya.


"sudahlah tak penting, aku ingin makan steak daging dan aku mau 5 menit harus sudah ada di sini, jika tidak aku akan membuatmu di pecat dari pekerjaan ini"


"apa 5 menit? tapi tuan, proses memanggang membutuhkan beberapa menit untuk matang"


"aku tidak mau tau, 5 menit dari sekarang"

__ADS_1


Ariana berlari dengan cepat menuju dapur membuat Alberto tertawa puas melihat nya. namun berbeda dengan Alvaro pria itu menganga tak percaya melihat tuannya yang tertawa begitu lepas.


"apa tuan benar benar mencintai nona Ariana?"


sementara itu, kini Ariana membuat para chef tergopoh gopoh menyiapkan steak daging untuk alberto.


"aku mohon lebih cepat, jika tidak tuan alberto akan memarahi diriku"


"Ariana ini saja waktunya sisa 3 menit dan dagingnya masih belum di panggang"


"ohh ya tuhan, mengapa nasibku begitu sial"


...โ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธ...


setelah kejadian menyebalkan itu selesai.


Ariana pun hanya bisa pasrah yg terpenting nanti ia harus memohon pada alberto agar tidak membuatnya keluar dari pekerjaannya ini.


"telat 6 menit"


"tapi tuan bukankah sudah aku katakan proses memanggang itu lama"


"apa aku peduli? aku minta 5 menit kesini namun mengapa menjadi 11 menit? apa kau disini bos nya"


"maafkan saya tuan, mohon jangan buat saya kemari dari pekerjaan ini" Ariana menundukkan kepalanya dan berdiri di samping suaminya.

__ADS_1


Alberto merasa puas dengan rencananya.


"apa kau pikir aku memaafkan mu begitu saja?"


"maafkan saya tuan, saya berjanji akan melakukan apapun yang anda inginkan"


"hooh, menarik! menurutmu apa yang harus kau lakukan" ujar Alberto menatap seluruh tubuh Ariana dengan tatapan sensual.


Ariana yang merasa tubuhnya di telanjangi segera menutup kedua dadanya.


Alberto tertawa keras membuat Ariana bersemu merah.


sungguh ia merasa terhibur sekarang, namun tanpa mereka sadari alberto kini sedang menahan gairahnya karna bayangan Ariana tanpa pakaian melintas di pikirannya.


"cihh siap atau tidak kau harus memberikannya padaku"


Ariana hanya diam, karna perkataan yang dikatakan Alberto benar apa adanya. sebab Alberto berhak mengambilnya karna pria itu suaminya


namun, Ariana belum siap memberikan mahkotanya pada pria yang tidak mencintainya.


"apa yang kau lakukan, cepat kembali ke tempatmu" ujarnya pada ariana membuat gadis itu terkejut.


"baik, saya permisi tuan" Ariana membungkuk hormat dan hendak meninggalkan Alberto


"tunggu, apa kau ingin membiarkan aku mati tersedak karna makan tanpa minum" ujar Alberto dengan kesal

__ADS_1


"baik tuan saya akan segera membuatkan minuman anda, dan minuman apa yang anda inginkan"


"terserah asalkan tidak ada racunnya" cueknya membuat Ariana mengepalkan tangannya berusaha menahan emosi.


__ADS_2