ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 30


__ADS_3

🌹🌹🌹


#part 30#


dokter dony masuk kedalam dengan 2 perawat yang membawa beberapa alat periksa.


"apa gadis cantik ini yang akan diperiksa?" tanya dony membuat alberto semakin kesal.


"bukan! tapi yang harus kau periksa Lucy singa peliharaan milikku..!!!" geram Alberto.


"apa? tidak² aku tidak ingin memeriksa binatang itu bisa bisa hilang masa depanku menikah dengan kekasihku" ujar Dony terkekeh pelan.


"bisa tidak kau tidak usah main main! cepat periksa dia atau aku akan memberikan dirimu kepada Jakson" teriak Alberto marah membuat dong terdiam seketika.


bagaimana tidak, Dony tau jika Jakson adalah beruang ganas yang seperti tidak dikasih makan.


Dony memeriksa Ariana dengan teliti, namun saat ia ingin membuka pakaian gadis itu, Alberto langsung mencekal tangannya.


"mengapa kau membuka baju istriku..!!!" bentaknya membuat Dony terkejut


"ck, aku hanya ingin memeriksa denyut jantungnya" uajr Dony kesal pada temannya itu.

__ADS_1


"tidak perlu, biarkan perawat wanita itu yang melakukannya, aku tidak ingin istriku disentuh oleh dokter cabul seperti mu" ketusnya.


"tapi ini sudah tugasku" bantah Dony


"kau mau ku pecat hah!!!" lagi lagi dong harus mengalah, ia pun memberikan stetokop pada perawat tersebut.


"kau tidak akan mengerti, sebaiknya kau tempelkan alat itu biar aku yang mendengarkan"


perawat itu menurut apa yang diperintahkan oleh Dony, sementara Alberto mengamati setiap inci apa yang dilakukan kedua orang tersebut.


"istrimu baik baik saja, namun ia mengalami Hipotermia dan tidak boleh bersentuhan dengan suhu dingin yang berlebihan karna akan menyebabkan jantung nya berhenti berdetak" jelasnya.


Alberto diam mendengarkan, ia menatap wajah teduh yang belum siuman itu. membuat ia mengingat seseorang yang ia kenal.


setelah Dony dan perawat tersebut keluar dari kamarnya, Alberto duduk di samping Ariana.


tatapan matanya tertuju pada bibir merah muda yang sangat manis dirasakannya.


tiba tiba pikiran mesum terlintas di benaknya,


perlahan pria itu mendekati wajah Ariana, dengan tatapan sayu dan penuh nafsu.

__ADS_1


hampir saja bibirnya menempel, gadis itu sudah siuman dari pingsannya.


"eungh" lenguhan nya dan memegang kepalanya yg terasa sangat sakit.


"aku dimana..???" ia menoleh kesamping dan menatap tubuhnya, ia sudah berpakaian rapi dan kini ia berada diatas ranjang.


ia terkejut saat melihat wajah suaminya yang sangat dekat dengannya, reflek ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"tu-tuan Alberto"


"apa kau sudah gila, berada didalam bet up lama lama? untung saja aku sudah menyelamatkan dirimu, jika tidak kau akan mati!!!" ujar Alberto dengan marah.


"tu-tuan, mengapa anda marah?? bukankah Anda sangat suka jika aku mati?" tanya Ariana dengan bingung.


Alberto menjadi tergugup, ia bingung dengan dirinya sendiri, mengapa ia mesti marah?


"kau jangan salah paham dulu, aku marah karna kau merepotkanku dan aku tidak ingin kau mati dengan cepat, aku ingin menyiksa mu dengan puas" ketusnya dan kemudian memalingkan wajahnya yang kini bersemu merah.


"saya paham tuan" ujar Ariana menundukkan kepalanya dan menahan tangisnya, Alberto yang melihatnya kembali merasa bersalah.


"malam ini kau boleh tidur seranjang denganku karna kau sedang sakit"

__ADS_1


Ariana yang mendengarnya lantas membulatkan matanya, ia tidak ingin satu ranjang dengan suami iblis nya, bisa bisa jika ia menyentuh salah satu bagian tubuh suaminya ia akan terkena masalah lagi.


"ti-tidak perlu tuan, saya tidur di sofa saja"


__ADS_2