
๐น๐น๐น
#part 124#
setalah pertengkaran kecil itu usai, kini mereka makan malam seperti biasa.
Ariana mengacuhkan suaminya dan tidak menghiraukan pria itu yang sedari mengajaknya bicara.
"sayang aku mau nasi goreng itu" ucap Alberto.
Ariana mengambilkannya tanpa berbicara apapun, wajahnya terlihat dingin, namun tiba tiba seroang wanita cantik menuju kearah mereka.
tanpa rasa malu wanita itu duduk di pangkuan Alberto.
"sayang mis you"
jesslyn apa yang kau lakukan disini" tanya alberto terkejut.
Ariana hanya diam dan melanjutkan makannya, jesslyn yang melihat Ariana pun tersenyum ramah.
"hai calon adik ipar apa kabar" tanya nya dengan ramah dan dibalas senyuman oleh Ariana.
"dimana suamimu? mengapa hanya kau dengan Alberto" tanyanya dengan curiga kearah ariana.
"suamiku? itu suamiku sedang berjalan kearah sini" tunjuknya yang melihat asisten Alvaro berjalan membawa berkas di tangannya.
__ADS_1
sejenak jesslyn terpaku, bukankah itu pria yang ikut dengan calon suaminya kemarin saat bertemu dengan nya.
"oh jadi dia suamimu"
Ariana memanggil Alvaro untuk mendekatinya,Alvaro yang tidak tau apa apa menurut dan berjalan menuju Ariana.
saat hendak membungkukkan badan, Ariana segera berdiri dan menahan tubuh Alvaro.
"sayang apa yang kau lakukan, duduklah aku sudah memasakkan makanan kesukaanmu" ucap Ariana membuat Alvaro terkejut sekaligus bingung.
Ariana menatap alvaro menggunakan isyarat mata maksud darinya. alvaro yang melihat jesslyn berada di sana seolah olah mengerti dan ia pun menjalankan rencana.
Alberto yang melihat nya ingin sekali membunuh Alvaro saat ini juga, hatinya terasa panas dan tatapannya tajam.
Ariana menyuruh Alvaro duduk disampingnya, Alvaro sedikit gugup apalagi kini tuannya menatapnya dengan tatapan maut, membuat ia semakin canggung.
jesslyn terlihat cerewet, sok dekat dan sangat manja pada alberto. rasanya Ariana ingin sekali memukul wajah wanita itu.
dan ia juga rasanya ingin berteriak jika alberto suaminya.
"mengapa Alberto selalu menatap adiknya? tidak mungkin kan adik kakak saling menyukai, apalagi wanita ini sudah memiliki seorang suami, namun mengapa sedari tadi alberto mengapa kearahnya?" batinnya sedikit tak suka saat melihat Alberto selalu menatap Ariana.
dia tidak suka saat melihat lelaki miliknya melirik orang lain.
"sayang,aku punya hadiah loh" jesslyn mengeluarkan kalung yang ia beli dengan berliontin huruf A.
__ADS_1
ia ingin mengalihkan perhatian Alberto kepadanya, jujur ingin sekali ia mengatakan jika Alberto miliknya.
"apakah bagus"
"sangat bagus, terimakasih" ucap alberto tersenyum dipaksakan.
Ariana yang melihatnya ingin sekali ikut memukul wajah suaminya yang tampak menikmati sandiwara nya.
'tak apa, akan tunjukkan rasa sakit hati ini' benak Ariana
"sayang apa kau tidak suka sup salmon? aku memasaknya untuk mu" ucap Ariana menuangkan sup itu kedalam mangkuk Alvaro.
Alvaro juga ikut merasa kasihan nona nya di perlakukan oleh tuannya seperti itu,meski ia tahu jika tuannya hanya bersandiwara.
"terimakasih" balas Alvaro tersenyum kearah Ariana.
agar tidak semakin menegang, Ariana mengajak Alvaro berbincang bincang untuk mencairkan suasana.
namun berbeda dengan alberto, pria itu tak suka melihat istrinya tertawa dengan asistennya.
ia melirik pak Wisnu yang tak jauh berdiri dari meja makan.
seolah olah mengerti, pak Wisnu membawakan jus yang sudah dicampur oleh obat tidur.
"ini minuman anda nyonya"
__ADS_1
pak Wisnu memberikannya pada jesslyn, wanita itu menerimanya dan berusaha terlihat ramah dihadapan calon suaminya.