
๐น๐น๐น
#part 132#
di mension Alberto.
Ariana mengajak anaknya bermain di taman menggunakan stroller, sehingga bayi itu selalu berada didalam pengawasan ibunya.
Alberto juga sudah mencarikan 2 Beby sister sekaligus untuk anaknya agar Ariana tidak terlalu lelah.
baru saja tadi setelah Alberto berangkat pak Wisnu pun mengenalkan mereka pada Ariana.
mereka pun mulai bekerja menjalankan tugasnya setelah perkenalan diri.
sehingga Ariana bisa menyuruh mereka melakukan apapun yang ia mau, namun Ariana tidak menyuruh mereka apapun, sehingga mereka hanya berdiri disamping nyonya nya menemani sekaligus menjaga nyonya dan tuan muda mereka dari bahaya.
Zanetta tertawa saat melihat ada burung melintas di atas nya, sementara Mateo hanya diam dan tak banyak bicara ataupun tertawa.
"Mateo ada apa hmm"
bayi kecil itu yang memang belum bisa berbicara hanya menatap wajah Ariana, tangan mungilnya menyentuh wajah Ariana dan membuat wanita itu tersenyum.
"nyonya ada yang bisa kami bantu? kami tidak ingin makan gaji buta nyonya siapa tau ada yang anda butuhkan, tolong suruhlah kami apa saja, agar kami bisa melakukan pekerjaan"
Ariana tampak terdiam sejenak, ia pun berfikir hingga akhirnya ia pun buka suara. "baiklah bisakah kalian membutakan bubur untuk Beby twins, jangan lupa pada susu mereka"
"baik nyonya akan segera kami laksanakan"
__ADS_1
setelah itu, Ariana kembali bermain dengan Beby twins, hingga tanpa sadar ia melewatkan sambungan telfon dari Alberto, karna memang ponselnya ia terus di atas nakas dalam kamar.
Alberto pun menjadi cemas dan tidak fokus dalam bekerja. ia pun menelfon Maxim pengawalnya untuk mencari Ariana.
"dimana istriku"
"nyonya berada di taman bersama tuan muda dan nona muda tuan"
"berikan ponselmu padanya, aku ingin berbicara"
"baik tuan"
Maxim pun segera berlari menghampiri Ariana yang sedang bermain di taman dengan Beby twins.
"nyonya, tuan ingin berbicara dengan anda"
"halo"
"sayang aku menghubungimu berkali kali mengapa kau tidak mengangkat telfonnya"
"maaf Deddy, aku berada di taman bersama Beby twins, aku tidak membawa ponsel ku"
"sayang apa kau lupa untuk membawakan ku makan siang"
"ihh ya ampun, baiklah aku akan kesana"
"baiklah aku akan menyuruh Alvaro dan Maxim mengantarmu kesini"
__ADS_1
"iya Deddy alberto sabar" ketus Ariana membuat Alberto tertawa kecil.
Ariana mematikan sambungan telfonnya, hingga tak lama kedua Beby sister itu datang membawa pesanan Ariana.
"nyonya ini bubur dan susu yang anda minta"
"kalian berilah kepada anakku, nanti aku akan membawanya kekantor suamiku, aku akan menyiapkan makan siang suamiku dulu"
"baik nyonya"
mereka yang mendengarnya tentu saja tersenyum senang, akhirnya mereka menjalankan tugas yang sesungguhnya, karna memang sedari tadi Ariana yang menjaga Beby twins hingga mereka tidak melakukan apapun.
Ariana menuju dapur, ia melihat bi asih menyiapkan makan siang, ia pun mengambil makan siang yang ada di meja saja, karna waktunya tidak cukup.
"bibi Ariana akan pergi ke kantor alberto"
:baik nyonya hati hati dijalan"
"iya bi"
setelah itu Ariana segera bersiap siap, dan ia pun keluar membawa anaknya masuk kedalam mobil hitam mewah.
Ariana berangkat bersama Alvaro dan Maxim.
karna mereka hanya orang kepercayaan alberto yang bisa menjaga anak dan juga istrinya dari marabahaya.
Beby twins berada di pangkuan Ariana dan bermain. Maxim ingin sekali menggendong Beby Mateo yang wajahnya memang lucu dan lebih diam dari Zanetta yang banyak tingkah.
__ADS_1