
๐น๐น๐น
Alberto menembak kaki Dirga hingga kini pria itu terduduk lemas dilantai.
dan kebetulan kini Lucas dan Alvaro sampai di ruangan dimana alberto berada.
Dirga berteriak kesakitan, kedua kakinya di tembak eh pria itu
"tuan, kami sudah melumpuhkan anak buah red bat"
"bagus, sekarang bawa dia ke markas kita dan kita pulang sekarang" ujar alberto pada Lucas.
jasnya kini dipenuhi oleh darah dan ia memutuskan untuk membersihkan dirinya nanti.
"hey!! lepaskan aku!" Dirga berusaha memberontak kini ia di seret paksa oleh anggota alberto dan di bawa langsung ke pesawat pribadi Alberto.
pria itu memutuskan untuk pulang.
ia kira ia akan pulang untuk beberapa hari, ternyata melumpuhkan anggota red bat tidak sesulit yang ia bayangkan.
ia hanya membutuhkan waktu satu hari dan memutuskan langsung pulang ke Indonesia.
"kau cari keberadaan istriku sekarang" ujar alberto pada Alvaro.
"baik tuan"
"dan Zoya, bawa dia ke ruang penyiksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan aku akan melepaskan Ariana, aku tidak akan terus mengikatnya di sampingku"
"anda salah mengambil langkah tuan, aku yakin kau akan sangat menyesal telah melepaskan nona muda"
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...
keesokan harinya.
Ariana terbangun dari tidurnya.
ia menatap kearah ranjang luas itu, namun belum ada tanda tanda suaminya.
Ariana melangkahkan kakinya menuju kamar mandi, ia membersihkan diri.
"mengapa tuan Alberto belum pulang"
"Ariana mengapa kau merindukan pria itu? lupakan Ariana kau hanya pemuas nafsunya" ujar Ariana menggelengkan kepalanya.
setalah membersihkan diri, kini Ariana turun menuju meja makan untuk sarapan.
namun saat ia sudah berada di tangga, pria yang ia rindukan muncul di hadapannya membuat hatinya berbunga bunga.
Alberto tak menjawab, ia langsung meninggalkan gadis itu menuju kamar. entah mengapa ada rasa sakit di hati Ariana namun gadis itu tetap tersenyum berusaha untuk tegar.
"mungkin dia lagi lelah, sudahlah Ariana mungkin tuan Alberto lelah" Ariana melangkahkan kakinya menuju dapur untuk membuatkan sarapan pria itu.
di negara lain.
seorang wanita cantik kini sedang berdiri memandangi jalanan kota dengan anggun.
wajahnya yang cantik itu membuat pria yang melihatnya pasti akan terpesona.
"sayang"
"yes mom"
__ADS_1
"are you ok"
"Yes, I am doing okay"
wanita itu itu tersenyum senang.
ia memeluk putri tercintanya, sekian lamanya ia terbaring lemah di brankar kini sudah kembali pulih.
"mom, dimana Alberto?"
"mengapa kau masih mencarinya? dia tidak setia dan Javier yang sudah sekian menunggumu"
"mom, aku masih mencintai alberto dia suamiku"
gadis cantik itu adalah Elina.
istri seorang Alberto sang penguasa, istri yang selama ini di cari.
flashback off.
setelah hari pernikahan selesai, kini keluarga Alberto dan keluarga Valentina sedang merayakan pesta.
di gedung yang megah itu, 2 pasang sejoli sedang bermesraan di atas pelaminan dan menyalami para tamu kolega bisnis tertinggi dan tidak ada satupun orang kalangan bawah bisa menghadiri undangan acara pernikahan.
"sayang setelah ini aku akan membuatmu merasa puas" ujar Elina tersenyum genit membuat Alberto tersenyum nakal
"kamu nakal sayang"
di parkiran
tampak banyak orang berjas hitam sedang tertawa bersama wanita cantik yang berdiri.
"kerja bagus aku tidak akan membiarkan mereka bahagia" ujarnya tertawa sinis.
__ADS_1
"ingat! ini semua tidak gratis"
"baik, aku akan memuaskan mu malam ini" bisiknya di telinga pria itu, hingga pria itu tersenyum mesum