ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 52


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 52#


merasa penasaran Ariana pun memberanikan diri untuk bertanya. "siapa tuan?" tanya nya membuat Alberto dan Alvaro menatap kearahnya dan membuatnya tak enak hati.


"nanti kau akan tau, sekarang kau makan aku akan membawamu ke suatu tempat" ujar Alberto menurunkan istrinya dari pangkuannya.


"tapi tuan, aku ingin makan dengan Lisa saja di restauran"


"makan atau kau tidak berangkat ke restauran" ancamnya membuat Ariana mau tidak mau harus makan.


tapi, ini pertama kalinya Ariana makan bersama suaminya biasanya ia akan makan jika suaminya telah berangkat kerja.


Alvaro diam diam tersenyum.


ia merasa jika Alberto telah menyukai Ariana dengan cara tersendiri.


"kau sudah menyukai nona muda tuan, namun kau enggan untuk mengakuinya" batinnya menertawakan Alberto.


*


*


*


*


di ruang bawah tanah.

__ADS_1


tampak bela dan Laura berusaha memberontak dari rantai yang mengikat tangan dan kakinya, ia diperlakukan seperti hewan oleh para pengawal Alberto.


"apa kalian pikir aku ini keledai hah!!" teriaknya marah memenuhi isi ruangan.


sementara, Bili sedari tadi hanya diam, karna ia juga diikat sekarang.


"nyonya, anda berhak untuk diam" ujar pengawal berbadan besar itu menatap tajam Laura, membuat wanita itu langsung terdiam.


tiba tiba, terdengar langkah kaki mendekat.


mereka semua menatap kearah sumber suara tersebut.


"tu-tuan..mengapa kau membawamu kesini, aku mohon maafkan aku tuan aku berjanji akan menuruti semua perkataan mu" ujar Ariana bergetar ketakutan, sebab ia pernah di kurung di ruangan basemant ini.


Alberto yang mendengarnya langsung memiliki rencana licik, ia tersenyum nakal kearah istrinya dan menguncinya di dinding basemant, hingga kini wanita itu tak dapat bergerak, sebab suaminya memegang tangannya keatas.


"kau janji akan menuruti perkataan ku hmm?" bisiknya dan dibalas anggukan oleh wanita itu.


Alberto tertawa kecil dan menarik dagu istrinya agar menatap kearahnya


"kau tidak perlu malu sayang, aku sudah melihatnya bahkan merasakannya" bisiknya semakin menggoda istrinya


"jika tidak maka kau harus ikut denganku masuk kedalam"


"baik tuan, aku akan memberikannya padamu" ujar ariana pasrah dan mengalah membaut alberto tersenyum senang


"baiklah, aku pegang kata katamu"


Alberto membawa istrinya masuk kedalam membuat wanita itu terkejut.

__ADS_1


"tuan, bukankah kau sudah berjanji"


"diamlah, aku tidak menghukummu aku hanya menunjukan sesuatu padamu" ujarnya membungkam mulut Ariana.


Ariana pun diam.


hingga kini mereka sampai di depan wanita yang dirantai


Ariana yang melihatnya langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya. tubuh ketakutan.


"i-ibu.."


"Ariana...tolong maafkan ibu, ibu mohin lepaskan ibu"


Ariana pun langsung memegang lengan suaminya yang hanya terdiam menatap tajam kearah ibunya.


"tuan..aku mohon lepaskan ibuku..aku mohon tuan" ujar Ariana menangis.


sementara bela, wanita itu hanya diam menatap benci kearah Ariana, sudha cukup semalam ia dan ibunya mendapat tamparan berkali kali dari anak buah Alberto.


membuat ia enggan untuk meminta maaf pada wanita itu.


Alberto memeluk tubuh istirnya dari belakang dan menaruh wajahnya di tengkuk gadis itu.


Ariana hanya membiarkan apa yang suaminya lakukan.


"kau sungguh bodoh sayang, bisa bisanya kau menolong orang yang menyakiti mu padahal jelas jelas dia menyakiti semalam"


"dan kau bisa saja memintaku untuk membunuh mereka" ujar Alberto dengan santai

__ADS_1


"aku mohon tuan, aku sudah memaafkan mereka tolong lepaskan mereka"


__ADS_2