
🌹🌹🌹
#part 137#
2 hari berlalu, setelah pertemuan Ivan dengan Aurora.
hari ini adalah pernikahan Aurel dengan Alvaro, tampak kedua pasangan itu tersenyum merekah, terpancar raut kebahagiaan di wajah mereka.
tanpa mereka sadari, seorang wanita bersembunyi di balik pillar besar menatap mereka dengan deraian air mata.
setelah ucapana janji suci dilaksanakan, mereka melaksanakan resepsi pernikahan langsung.
Aurel dan Alvaro menyalami para tamu undangan, dan terus menunjukkan senyumannya.
dan juga, sky secara tidak langsung menyerahkan perusahaan nya pada putranya, mom Luna menangis bahagia, akhirnya putranya itu menikah.
ia juga berbesan dengan Olivia.
"dimana Aurora?"
"Aurora bilang dia ingin makan karna dia lapar"
Luna hanya menganggukkan kepalanya mendengar jawaban Olivia, sementara granpa Kenzo, sibuk bermain dengan twins cucunya hingga tak perduli dengan tamu undangan.
Aurora sudah tak memiliki pilihan lain,selain menerima Alvaro sebagai kakak iparnya. kali ini ia harus merelakan cintanya hilang begitu saja.
Aurora keluar dari acara pernikahan kakak kembarnya. Aurora duduk di kursi taman menatap bintang² di langit.
ya, tuhan memang adil karna selama ini ia selalu bersikap sekenanya pada Aurel, dan gadis itu selalu mengalah, maka dari itu tuhan memberi Aurel kebahagian yaitu seseorang yang ia cintai dan mencintainya.
__ADS_1
sementara Aurora? gadis itu mungkin mendapatkan apa yang ia inginkan, namun ia tidak akan mudah mendapatkan cinta.
tiba tiba, seorang pria duduk membuatnya sedikit terkejut.
"kau!"
"hai, kita bertemu lagi"
"Ivan, kau membuatku terkejut"
"benarkah? mengapa kau terlihat sedih seperti itu?"
"aku? sedih? haha, tentu saja tidak, ini adalah hari paling bahagia ku, karna kakakku menikah"
jadi yang menikah itu kakakmu?"
"benar"
"tidak Ivan, aku lagi ingin sendiri, jika kau ingin masuk, maka masuk saja, aku tidak keberatan"
Ivan Menaruh rasa curiga, ia yakin jika Aurora menyembunyikan sesuatu darinya. "sudahlah tak penting lebih baik aku menemanimu disini"
Aurora hanya tersenyum menatap Ivan, dan juga tak ada gunanya ia memikirkan seorang pria yang kini menjadi suami sah kakaknya.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
setelah acara selesai.
keluar Alberto dan sky Alexander kini berkumpul setelah kepulangan para tamu undangan.
Alvaro duduk di depan alberto yang kini menjadi kakak iparnya.
"mulai besok dan seterusnya kau bukan lagi asisten ku, aku memecatmu karna kau menikahi adikku, apalagi kau juga akan menjadi seorang pemimpin perusahaan"
"lalu bagaimana dengan kau???"
"tidak usah pedulikan aku, aku masih memiliki asisten kedua, Lucas." Alvaro hanya menganggukkan kepalanya.
"jangan lukai adikku, jika tidak habis kau" ancam alberto tak main main. Ariana menyenggol pelan lengan suaminya.
namun pria itu tak peduli, dan malah semakin menatap tajam Alvaro.
"Deddy, tak mungkin asisten Alvaro menyakiti Aurel" ujar Ariana berusaha mengontrol suaminya.
"mau membela nya..???" kali ini alberto yang marah padanya.
"bu-bukan begitu maksudku Deddy, hanya saja aku-"
"sudahlah, tak penting"
Alberto berlaku begitu saja, Ariana hanya menatap bingung suaminya, mengapa Alberto menjadi marah? padahal Ariana hanya mengatakan demikian, dan tak bermaksud menyinggung suaminya.
Alberto tampak acuh tak memperdulikan istrinya, namun apakah Ariana peduli? Ariana memilih untuk diam, takut emosi suaminya menjadi jadi.
entah mengapa suaminya menjadi pencemburu berat.
__ADS_1
Ariana hanya diam menatap suaminya yang bermain dengan Beby twins tanpa memperdulikan istrinya.