
๐น๐น๐น
#part 25#
kini Ariana kembali bekerja.
sisa 3 hari lagi pernikahan bela dengan Alfian segera diadakan di rumah ayahnya. Ariana bingung, apakah suaminya akan mengizinkannya nanti.
"dorr" teriak Lisa membuat Ariana terkejut.
"Lisa, kau membuatku terkejut" ujar Ariana kesal dan melemparkan kain lap namun Lisa segera menghindar.
"lagian kau melamun"
"aku tidak melamun, hanya saja aku bingung saja"
"kau bingung masalah apa?"
"huft..3 hari lagi kakakku akan menikah"
"lalu? kau bingung karna apa?"
"tidak ada"
mereka kembali melanjutkan pekerjaannya, dan melayani pelanggannya dengan baik.
kantor Albert.group
Alberto kini duduk di kursi kebesarannya seperti biasa ia akan melamun memikirkan istirnya.
__ADS_1
"Elina aku merindukanmu" lirihnya pelan.
ingatannya berputar pada sekolah SMA dimana ia menikmati hari harinya dengan Elina.
flashback off
"Alberto....!!!" teriak seorang gadis cantik dan berlari kearahnya
gadis itu memeluk tubuh tinggi Tegal Alberto dan pria itu membalasnya dan mencium nya dengan lembut.
"aku merindukanmu kau dari mana saja"
"maafkan aku, aku ikut kenegara Paris bersama ayahku"
"tetapi kau kan bisa menghubungiku, kau sudah tidak menghubungiku selama seminggu ini" ujarnya dengan mata berkaca kaca.
"maafkan aku Elina tapi ayahku tidak memperbolehkan aku memegang ponsel, aku harus fokus dengan pekerjaan ku, agar aku bisa menjadi seperti ayahku"
"kau sudah tidak mencintaiku, apa ada wanita lain di hidupmu" ujar Elina salah paham.
"itu tidak benar Elina, jaya kau yang ada di hatiku"
"kau sudah berjanji akan menikahiku nanti, jika sudah lulus"
"kau benar Elina, tapi aku harus kuliah dulu dan membangun perusahaan agar aku bisa mencukupi kebutuhanmu"
"apa aku bisa memegang kata katamu" ujarnya mengusap air matanya.
"aku berjanji, jika aku berbohong kau boleh memukulku" ujar Alberto menarik gemas hidung milik gadis itu.
__ADS_1
Alberto mengajak Elina ke restoran untuk mengisi perutnya karna kini perutnya sangat lapar.
namun, tiba tiba seorang gadis berkaca mata menabrak Elina hingga membuat wanita itu terjatuh.
sementara ponsel ditangan Elina ikut terjatuh dan kini ponsel itu menjadi pecah.
"maaf kak, aku tidak sengaja" uajr gadis berkacamata itu menunduk ketakutan.
"apa kau tidak punya mata hah!!! lihatlah, kau menghancurkan ponselku" teriak Elina marah dan hendak memukul gadis itu
namun dengan segera Alberto memeluk tubuh kekasihnya agar tidak memukul gadis cupu itu
"sayang, aku akan membelikannya yang baru untukmu, sudahlah ia tidak sengaja"
Elina yang mendengar perkataan Alberto kini berubah menatap kearahnya dan tersenyum. "benarkah?" Alberto menganggukan kepalanya dan tersenyum kemudian Elina memeluknya dengan erat
"terimakasih sayang, aku sangat mencintaimu"
"aku juga"
gadis cupu itu hanya diam menunduk, mendengar perkataan dia pasang sejoli yang sedang bermesraan di hadapannya.
..."apa ini kak Alberto, anak dari seorang tuan Kenzo ternyata dia sangat tampan" batin gadis itu ...
"apa yang kau lakukan! cepat sana pergi, selamat kau hari ini namun tidak untuk lain kali" ketus Elina menatap sinis kearah nya, merasa derajatnya lebih tinggi karna ia lebih cantik dan anggun ketimbang gadis cupu itu.
gadis itu mengangguk kan kepalanya dan segera meninggalkan tempat itu. ia harus segera pulang karna ia harus membantu ibunya untuk membereskan barang barang menuju kota E untuk jalan jalan.
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...