
๐น๐น๐น
#part 61#
Ariana mendorong tubuh suaminya agar menjauh darinya, namun Alberto semakin mengeratkan pelukannya.
"aku akan melepaskanmu akan tetapi dengan satu syarat, kau harus menyuapiku dulu"
"tuan, anda sudah besar apa pantas makan masih di suapi?" tanya Ariana dengan kesal, sebab suaminya itu selalu mengganggunya.
"baiklah kita akan terus berada disini sampai malam hari" ujar Alberto dengan ketus, membuat Ariana mau tidak mau menuruti perintahnya.
Ariana menyendok kan nasi itu dan menyuapkan nya pada pria itu.
Alberto tersenyum puas, kali ini ia berhasil mengerjai istrinya. baginya, mengerjai Ariana adalah sebuah hiburan untuknya yang sangat lelah karna bekerja, ditambah sifat polos Ariana membuatnya semakin tertarik.
berbeda dengan Ariana, gadis itu kini sedang menahan rasa kesal. segala umpatan di hatinya ia keluarkan dan mencoba menunjukkan ekspresi yang menyenangkan untuk pria itu.
Alberto tau jika kini istirnya sedang kesal, ia pun semakin membuat Ariana kesal dengan mencium wanita itu berkali kali.
"tuan, jika anda terus menciumku maka aku tidak akan bisa menyuapimu" ujar Ariana kesal pada pria itu.
Alberto hanya tertawa dan menarik hidung Ariana dengan gemas, membaut Ariana semakin kesal.
Alberto pun menghentikan aktivitasnya dan kembali melanjutkan makanan yang di sodorkan gadis itu.
"tuan"
"hmm?"
"bolehkah aku meminta pekerjaan" ujar ariana memohon membuat Alberto mengernyitkan keningnya.
"mengapa meminta pekerjaan padaku? apa pria itu berani memecatmu" ujar Alberto kini marah.
__ADS_1
"bukan begitu tuan, arka akan keluar negri untuk memegang perusahaan ayahnya dan ia akan menutup tokonya, aku ingin meminta pekerjaan padamu untuk lisa"
"tidak! jika kau yang bekerja sebagai sekretaris ku aku mau" ujar Alberto tersenyum nakal.
Ariana menatap jengah pada suaminya, jujur ia merasa sangat kesal pada pria itu.
"aku akan menyuruh asisten Alvaro untuk membeli restoran itu untuk mu" ucap Alberto dengan enteng.
Ariana membulatkan matanya, dengan santainya pria itu akan membelikan untuknya. restoran mewah milik arka akan dibeli olehnya? sungguh suaminya itu sangat membuang buang uang.
"tidak tuan, aku tidak membutuhkan restoran itu, sebaiknya kau membelikannya untuk Lisa saja"
" baiklah aku akan menyuruh Alvaro membelinya dan membalikkan menjadi atas nama lisa" ujar Alberto membuat Ariana tersenyum senang.
"terimakasih tuan"
"tidak gratis sayang" ujar Alberto sembari mengedipkan matanya.
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
di negara Italia.
__ADS_1
tampak seorang pria tampan duduk di kursi kebesarannya.
ia tertawa sembari menyalakan batang rokoknya, menatap bintang bintang yang bertaburan di langit malam, melalui kaca besar transparan.
"jadi gadis cantik itu istirnya, sungguh menawan aku akan merebutnya darimu Alberto aku tak perduli meski bekasmu sekali pun" ujarnya tertawa keras.
Dirga.
adik seorang pria yang Kenzo bunuh di markas black lion, dan itu membuat Dirga menyimpan dendam amat dalam.
ia ingin menghancurkan Alberto dengan cara melakukan pengkhianatan bersama istirnya Ariana.
ia akan mendapatkan kehancuran dan disitulah kelemahan alberto dan memudahkan nya untuk membunuh pria itu.
"Ariana Delania, sebentar lagi kau akan menjadi milikku sayang" ujarnya dengan sombong dan menyilangkan kedua kakinya.
ia sudah tak sabar melihat penderitaan Alberto.
"tuan, nona Hana ingin memaksa masuk kemari"
"biarkan gadis itu masuk"
"baik tuan"
pengawal itu keluar dan mempersilahkan wanita itu masuk. wanita berambut pirang dengan mata berwarna hijau itu membuatnya terlihat cantik.
"honey, Miss you" ujarnya duduk di pangkuan Dirga dan mengecup bibir pria itu.
"ada apa kau kemari"
"apa kau tidak merindukanku?" tanyanya dengan sedih
"aku merindukanmu" Dirga melingkarkan tangannya di pinggang ramping itu, hingga kini mereka melakukan malam panas
__ADS_1