ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 29


__ADS_3

🌹🌹🌹


#part 29#


"aku tau, aku hanyalah wanita miskin yang tidak memiliki apapun tetapi tidak sepantasnya kalian bersikap seenaknya kepadaku"


Alberto tak memperdulikan Ariana, pria itu menarik kasar tangan istrinya dan memasukkannya kedalam mobil.


ia yang menyetir mobilnya dan melakukannya dengan sangat kencang.


sementara asisten Alvaro kini ikut dengan pengawal Alberto, sebab ia di tinggal sekarang.


Alberto melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga tak butuh berapa lama ia sampai di depan mension.


"turun" ujarnya dengan dingin.


Ariana segera turun dari mobil dan mengikuti langkah pria itu, sebenarnya ia malas dan enggan untuk berdekatan dengan pria itu, namun apa boleh buat suaminya pasti akan menghukum nya.


Alberto melemparkan jasnya kearah Ariana, wanita itu segera menangkapnya dan menaruhnya di kotak pakaian kotor.


Alberto menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Ariana duduk di sofa menunggu Alberto selesai, karna ia juga ingin membersihkan diri.


pikiran Ariana terus tertuju pada Alfian dan bela, ada rasa tak rela melepas pria itu begitu saja.

__ADS_1


"dulu kau berjanji akan membahagiakanku, tapi sekarang kau malah menyakitiku"


"sungguh! perkataan mu hanyalah palsu dan hanya untuk menenangkan hatiku" gumam Ariana meneteskan air mata.


"mengapa aku harus hidup seperti ini, mengapa tidak ada keadilan yang menghampiriku, apakah aku tidak pantas untuk merasakan kebahagiaan?" Ariana segera mengusap air matanya kala mendengar suara pintu kamar mandi terbuka.


Ariana segera berdiri dari duduknya dan menundukkan kepala. sebisa mungkin ia menahan Air mata.


"ini pakaian anda tuan, saya ingin membersihkan diri" Ariana segera menuju kamar mandi, Alberto hanya membiarkan Ariana berjalan melewatinya biasanya ia akan membentaknya dan memakinya membuat Ariana diam di tempat.


namun, perkataan ariana tadi membuatnya sedikit bersalah dan akhirnya membiarkan Ariana meninggalkannya.


Alberto mengambil ponselnya untuk menghubungi Alvaro.


"cari asal usul hubungan Ariana dan pria itu" ujar Alberto dan segera mematikan ponselnya.


"Elina aku harap kau bahagia disana"


...----------------...


...----------------...


...----------------...


3 jam berlalu.

__ADS_1


Alberto kembali masuk kedalam kamar, namun ia tidak melihat istrinya membuatnya bingung.


"apa yang dilakukannya di dalam kamar mandi? mengapa bisa selama itu" Alberto melangkahkan kakinya dan menggedor pintu itu dengan kuat.


"hei!! apa yang kau lakukan didalam, cepat buka pintunya"


tak ada sahutan dari dalam, pria itu kemudian menendang pintu dengan keras dan akhirnya pintu tersebut terbuka dengan lebar.


Alberto menyusuri setiap sudut kamar mandi besar itu, dan tatapannya pun tertuju pada bet up besar.


seorang wanita cantik yang terpingsan di dalam bet up tersebut


Alberto masuk kedalam bet up dan menggendong tubuh mungil Ariana keluar dari bet up.


ia menaruh gadis itu diranjang tak memperdulikan ranjangnya yang kini basah.


ia menelfon pak Wisnu agar menyuruh beberapa pelayan membawakan makan malam dan pakaian ganti Ariana.


dan tak lupa Alberto menelfon dokter dony untuk segera ke mensionnya.


"apa dia sudah gila!!! apa kau sudah bosan hidup, jika kau bosan hidup katakan padaku maka dengan senang hati aku mengakhiri hidup mu" lirih alberto pelan.


tak lama beberapa pelayan masuk dengan masing masing apa yang di perintahkan alberto padanya.


"tuan dokter dony diluar kamar" ujar pak Wisnu menunduk hormat.

__ADS_1


"apa yang kau tunggu² cepat suruh masuk!!!" bentak alberto marah dengan kebodohan temannya itu


__ADS_2