ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 32


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 32#


Alberto masuk kedalam lift kusus CEO


pria itu kemudian menuju ruangannya, didalam ia sudah disambut oleh asisten Alvaro


"selamat datang tuan"


"apa jadwal kita hari ini"


"hari ini ada rapat penting dengan berbagai CEO dari beberapa negara, banyak yang mengajukan kerjasama salam pembangunan kantor pusat"


"apa ada berkas yang perlu aku tanda tangani?"


"ada tuan" kemudian Alvaro memberikan berkas nya pada Alberto.


"tuan, markas gangster mengajukan kerja sama untuk menyerang markas black lion"


"apa ia memiliki masalah dengan markas black lion"


"saya kurang tau tuan, bos mereka mengirim surat perjanjian ini pada anda" Alvaro memberikan berkas perjanjian yang di beri oleh tim gangster.


Alberto membaca hingga sedetail mungkin.


"menarik" ujarnya menyeringai dengan tajam.


"baiklah, aku terima"


"baik tuan, pesawat pribadi anda akan lepas landas jam 2 siang"


di mension alberto.

__ADS_1


Ariana kini duduk di sofa, mengayunkan kedua kakinya yang tak menyentuh lantai akibat sofa tersebut terlalu tinggi.


tampak gadis itu merasa bosan dengan keadaanya


ingin sekali ia bermain seperti anak gadis pada umumnya. namun kehidupannya tidak lah menyenangkan, jika ingin makan saja ia harus membersihkan seluruh dapur


"nona, makan siang anda sudah siap"


"terimakasih bi, tapi aku tak enak makan"


"anda harus makan nona, jika tidak anda bisa sakit dan tuan muda akan marah pada kami" ujar bi asih.


"baiklah bi, nanti aku akan menyusul keruang makan"


"baik, kalau begitu saya permisi Nona"


Ariana menganggukkan kepalanya dan tersenyum, ia mengambil buku di atas meja dan membukanya.


"apa ini milik tuan Alberto? ternyata dia lebih suka dunia bisnis" Ariana membuka satu persatu lembaran demi lembaran.


"aku minta maaf, membuat kalian terpisah" ujar Ariana sedih


bagaimana tidak, ia bisa mengingatnya dengan jelas waktu SMA. Alberto selalu mengejeknya kutu buku, dan mengatainya culun.


Alberto selalu membanding bandingkan dirinya dengan Elina sang kekasih


bahkan tak segan segan Alberto akan mengejeknya dengan kejam, terkadang pria itu mengejeknya orang miskin.


Ariana akan selalu melihat keromantisan alberto dengan Elina di lapangan basket.


Elina selalu mengusap keringat pria itu saat lelah bermain bola basket.


entah mengapa Ariana merasakan perih di dada, karna ia diam diam juga menyimpan rasa suka di balik itu semua.

__ADS_1


namun, Ariana berhenti menyukai Alberto dan berusaha melupakan pria itu di hatinya karena tau Elina dan ia menjalin hubungan.


membuat ia patah hati mendengarnya.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


kini Alberto berada di bandara.


ia menaiki pesawat pribadinya diikuti asisten Alvaro di belakangnya




pesawat tersebut lepas landas menuju negara Amerika.


"tuan, apa nona muda tidak mencari anda"


"katakan saja padanya jika aku keluar negri untuk mengurus beberapa hal penting yang tidak dia ketahui"


"baik tuan"


kemudian alvaro mengirim pesan pada pak Wisnu untuk memberitahukan Ariana tentang keberangkatan Alberto


dimension Alberto.


"nona muda,selama seminggu tuan tidak kembali untuk melakukan beberapa bisnis"


"benarkah" ujar Ariana berbinar, ia merasa bebas sekarang meski hanya seminggu.

__ADS_1


"baiklah pak, terimakasih atas informasinya"


Ariana pun mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Lisa untuk memberitahukan alasan mengapa ia tidak bekerja hari ini, sebab sedari tadi sahabatnya itu selalu mengkhawatirkan dirinya


__ADS_2