ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 59


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 59#


Alberto terkejut melihat kedatangan wanita itu, apalagi pakaiannya itu sungguh membuat matanya sakit.


"Alberto malam ini boleh kan aku tidur di sini"


Alberto tak menjawab, pria itu hanya menatap tajam kearah wanita itu. sementara Ariana ia hanya bersikap biasa saja dan tidak berkomentar sedikitpun.


Ariana meninggalkan Alberto dan Zoya di ruangan itu namun, alberto mencekal tangannya agar tidak pergi.


Zoya yang melihatnya merasa marah, ingin rasanya ia menjambak rambut Ariana dan menyeretnya untuk keluar.


Ariana menatap suaminya, pria itu menatapnya sekilas dan kembali menatap Zoya.


"tidak baik wanita menginap di rumah pria beristri apa kata orang lain nanti" ujar Alberto pada wanita itu, namun Zoya hanya tertawa sinis ke arah tangan Alberto yang memegang tangan Ariana.


"apa kau kini sudah bodoh? siapa yang melihatnya, bukankah mensionmu sangat luas dan tidak ada orang yang bisa masuk gerbang mu bukan" ujar Zoya tertawa keras


Alberto yang mendengar menjadi geram, ia mengepalkan tangannya membuat Ariana ikut merasa kesakitan.

__ADS_1


Ariana hanya diam menahan rasa sakit takut suaminya malah marah kepadanya


"ohh ayolah Alberto aku ini sahabat istrimu, dan dia! dia yang membunuh sahabat ku" ujar Zoya dengan marah.


Alvaro yang melihatnya merasa ada kejanggalan, namun ia berusaha bersikap tidak mengetahui apa apa. " nona, tuan sedang tidak ingin diganggu nona"


"aku tidak akan mengganggunya, aku hanya ingin menjaganya dari wanita ular ini"


"siapa yang kau katakan wanita ular?" ucap Ariana kini buka suara.


"kau! siapa lagi, aku yakin dulu ibumu seorang jal*ng di club" ujar Zoya dengan sinis. Ariana tak terima ibunya di hina, ia pun mendekati pria itu dan menamparnya dengan keras.


plak!


"kau berani menamparku..!!!" teriak Zoya marah.


Alberto hanya diam, ia ingin melihat sejauh mana istrinya Berani bertindak.


"itu tamparan sebab kau berani menghina ibuku" ujar Ariana dengan marah, ia tidak perduli suaminya akan menghukumnya, yang jelas ia sudah lelah di rendah kan oleh orang orang kalangan atas.


ia tau ia hanya gadis miskin tak berguna, yang akan digunakan jika saat dibutuhkan dan akan di buang jika telah merasa bosan.

__ADS_1


saat Zoya hendak membalas perbuatan Ariana, tiba tiba tangannya di cekal oleh wanita itu. meski Zoya lebih tinggi dan Ariana hanya se dada wanita itu, namun Zoya kalah telak oleh Ariana.


"lepaskan tanganku" ujar Zoya dengan marah namun Ariana malah mencengkram nya dengan kuat


"aku peringatkan sekali lagi padamu, kau mungkin boleh menghinaku tapi jangan harap kau bisa menghina ibuku" Ariana pergi meninggalkan mereka di ruangan itu.


Ariana kini sudah dipenuhi amarah, ia tidak perduli dengan dirinya sendiri.


Alberto menatap asistennya dan di balas anggukan pria itu. Alberto mengejar istrinya yang berlalu menuju kamarnya.


ia kini yakin, jika istrinya itu sangatlah berbeda dari yang lainnya.


dan itu menarik perhatian Alberto dan mulai menyukai wanita itu. Alberto tidak akan pernah membiarkan Ariana pergi dari hidupnya.


*


*


*


di kamar Alberto.

__ADS_1


kamar bernuansa abu abu yang menarik itu, terlihat wanita cantik yang duduk di atas ranjang.


dengan pipi chubby dan wajahnya cemberut itu membuat siapapun yang melihatnya pasti ingin menciumnya.


__ADS_2