ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA

ISTRI PENGGANTI BOS MAFIA
Chapter 80


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


#part 80#


tak lama mobil itu pun sampai di sebuah ruang yang tidak terlalu mewah.


Alvaro menemui security yang berjaga di depan gerbang.


"hello may i meet the owner of the house" ucap Alvaro pada penjaga itu.


"is there a need..??"


"ya"


security membuka gerbang dan menyuruh penjaga untuk memberitahukan kepada bibinya Lisa.


Alberto dan Alvaro di persilahkan masuk kedalam


Lisa yang melihat kedatangan seseorang yang sangat penting terkejut. ia mempersilakan mereka duduk dan menyambutnya dengan hormat. "apa ada yang bisa saya bantu tuan" ujarnya sesopan mungkin.


"dimana istriku" ujarnya to the point


"maksudnya tuan"


"tuan alberto bertanya tentang nona Ariana nyonya, apakah anda tahu"


vila yang mengerti jika ini adalah suaminya ariana terkejut. "Ariana tadi pergi tuan, sejak tadi pagi ia belum pulang sampai sekarang, dan kata Lisa dia mencari pekerjaan" ujar vila.

__ADS_1


Alberto yang mendengarnya menjadi geram. bisa bisanya istrinya itu membawa anaknya bekerja.


Alberto menatap kearah Alvaro dan dibalas anggukan oleh pria itu.


tak butuh waktu berapa lama, akhirnya Alvaro menemukan keberadaan Ariana. dan hal itu membuat Alvaro terkejut.


"tuan, saya sudah menemukan keberadaan nona Ariana" ujar Alvaro membuat vila terkejut.


"baik nyonya kalau begitu saya permisi"


"jika nanti istriku kemari maka perlakukan dia dan anakku dengan sangat baik, dan jika anakku dan istriku terluka, maka kalian yang mempertanggungjawabkan" ancam alberto membuat vila sedikit takut.


"baik tuan"


kemudian alberto dan Alvaro pun meninggalkan rumah vila. mereka menuju kantor yang saat kini Ariana berada.


mereka langsung masuk kedalam seolah olah perusahaan ini milik mereka sendiri. hingga seorang security mengejar mereka.


"maaf tuan, anda dilarang masuk" ujarnya menghadang.


"apa kau tidak mengenali ku" tanya alberto dengan dingin dan di balas gelengan kepala oleh pria tua itu.


"dia adalah kakaknya tuan Daniel" ucap Alvaro membuat security itu langsung membungkukkan badan.


"maafkan saya tuan, silahkan masuk"


kemudian alberto langsung melangkahkan kakinya memasuki ruangan. pria itu mengedarkan seluruh pandangannya hingga kini ia menemukan sosok wanita yang selama ini ia rindukan.

__ADS_1


"Ariana" panggilnya membuat wanita itu menoleh.


Ariana yang merasa dipanggil, ia pun langsung menoleh kearah sumber suara tersebut. Ariana terpaku, baru saja ia dapat melupakan pria yang menjadi suaminya namun, kini pria itu berada tepat di depan matanya.


"tu-tuan"


Ariana merasa kaku, seolah olah ia sulit bergerak dari tempatnya. kemudian Ariana langsung berlari dari ruangannya menuju toilet untuk bersembunyi, satu satunya tempat yang ada di ruangan bawah.


tanpa pikir panjang, Alberto langsung mengejar langkah istrinya, membuat para karyawan menatap nya.


Alberto terus mengejar langkah istrinya.


ariana mengunci dirinya didalam toilet, hingga kini membuat alberto tidak bisa menyentuhnya


"Ariana ku mohon maafkan aku" ujarnya sembari terus menerus menggedor pintu.


"pulanglah tuan, aku sudah tidak ingin bersama mu" ujar Ariana dengan tegas.


"aku tau aku bersalah, Ku mohon kembalilah kepadaku"


"kita sudah tidak memiliki hubungan apapun tuan, jadi aku harap kau jangan mengganggu kehidupan ku"


"Ariana aku mohon jangan pisahkan aku dengan anakku" ujar alberto membuat wanita itu terkejut. bagiamana bisa tau jika kini ia tengah mengandung buah hatinya.


"maaf tuan, akan tetapi sudah tidak ada ikatan apapun di antara kita berdua, kembalilah sebelum aku bertambah membencimu"


"jika kau tidak keluar, maka aku akan menghancurkan keluargamu" ucap alberto kini mengancam

__ADS_1


"aku tidak perduli dengan mereka, bagiku semuanya sudah impas, aku tidak ingin kebahagiaan milikku kembali hilang karna kalian semua" setelah mengucapkan kalimat itu, Ariana menutup kedua telinganya tidak ingin mendengarkan perkataan Alberto sama sekali.


__ADS_2